Tampak depan Toko Kopi Maru (dok: Hypeabis/Rezha Hadyan)

Toko Kopi Maru, Kedai Kopi 'Hidden Gem' di Pasar Baru

24 November 2021   |   19:16 WIB
Image
Rezha Hadyan Hypeabis.id

Kafe atau kedai kopi biasanya berada dekat dengan keramaian atau paling tidak lokasinya mudah ditemukan. Alasannya, tentu saja untuk menarik banyak pengunjung. Namun, hal tersebut tak berlaku bagi Toko Kopi Maru yang berada di bilangan Pasar Baru, Jakarta Pusat.

Lokasinya, boleh dikatakan menjauh dari keramaian dan cenderung tersembunyi. Lokasi Toko Kopi Maru berada di sebuah rumah tua yang bersembunyi di belakang deretan toko penjual kain. Dari jalan utama, kedai kopi tersebut nyaris tidak terlihat.

Sebabnya, akses dari jalan utama menuju kedai kopi tersebut lebih mirip sebuah garasi atau gudang. Terlebih akses tersebut menjadi satu dengan bangunan ruko penjual kain.

Akses masuk

Akses masuk menuju Toko Kopi Maru dari Jalan Pintu Air Raya (dok: Hypeabis/Rezha Hadyan)

Jika kalian tidak jeli tentu saja akan sulit menemukan Toko Kopi Maru. Karena penanda keberadaan kedai kopi tersebut di jalan utama hanyalah sebuah plang dengan ukuran sangat kecil.

Ketika sampai di depan kedai kopi tersebut, kalian mungkin akan bingung sejenak dan bertanya-tanya. Toko Kopi Maru dikelilingi oleh rumah-rumah tua yang masih ditempati oleh pemiliknya.
 

Tampak depan dari Toko Kopi Maru (dok: Hypeabis/Rezha Hadyan)

Tampak depan dari Toko Kopi Maru (dok: Hypeabis/Rezha Hadyan)

Terdapat pula pohon pepaya dan pohon belimbing yang membuat suasana terasa teduh. Pohon-pohon tersebut yang juga menjadi payung bagi pengunjung Toko Kopi Maru di area luar ruangan (outdoor area).

Menurut pemilik dari Toko Kopi Maru Hendry Candra, pemilihan lokasi yang tersembunyi ini sebenarnya kebetulan saja. Dia mengaku tak punya niatan untuk membuat kedai kopi dengan konsep yang terbilang unik seperti ini.

d

Suasana di area luar ruangan (outdoor area) Toko Kopi Maru (dok: Hypeabis/Rezha Hadyan)

"Ini kan Toko Kopi Maru yang kedua setelah di Menteng. Kenapa yang kedua memilih lokasi seperti ini karena ya yang punya rumah ini masih keluarga. Harga sewanya juga murah. Konsepnya intinya ingin dibuat tenang dan nyaman, bukan tersembunyi, tetapi ya dapat lokasi ini jadi tersembunyi," katanya ketika ditemui Hypeabis baru-baru ini. 

ddd

Rumah tua yang digunakan oleh Toko Kopi Maru (dok: Hypeabis/Rezha Hadyan)

Siapa sangka, pemilihan lokasi tersebut justru menjadi daya tarik Toko Kopi Maru. Tak sedikit pecinta kopi di ibukota dan sekitarnya yang penasaran dengan kedai kopi tersebut, khususnya suasana yang ditawarkan.

Bahkan, beberapa pemilik kedai kopi ternama di Tanah Air sempat mengunjungi kedai kopi yang dibuka pertama kali pada Agustus 2021 itu. Ada pula pengunjung yang menghabiskan waktunya seharian penuh untuk bekerja di Toko Kopi Maru.

s

Pajangan yang ada di dalam bangunan Toko Kopi Maru (dok: Hypeabis/Rezha Hadyan)

"Banyak yang penasaran karena lokasinya, enggak menyangka juga di media sosial bisa viral. Banyak pekerja juga yang bekerja di sini karena mencari ketenangan. Karena tempatnya di sini juga memang kami buat setenang mungkin," ungkap Hendry.

Walaupun demikian, pemilihan lokasi tersebut bukan tanpa konsekuensi. Hendry menyebut Toko Kopi Maru tidak memungkinkan buka pada malam hari dan menampung banyak pengunjung karena berada di tengah permukiman.

Sebagai catatan, Toko Kopi Maru buka pukul 09.00 WIB-18.00 WIB setiap Selasa-Jumat dan pukul 07.00 WIB-18.00 WIB setiap Sabtu-Minggu. Ingat, setiap Senin kedai kopi tersebut tutup atau libur.

"Rumahnya juga masih ditempati yang lantai atas. Kalau buka sampai malam privasi yang tinggal di rumah itu dan tetangga-tetanggannya nanti terganggu," ujarnya.

a

Dinding-dinding terkelupas atau bata ekspos yang ada di bangunan Toko Kopi Maru (dok: Hypeabis/Rezha Hadyan)

Beralih ke bangunan rumah tua yang digunakan oleh Toko Kopi Maru, menurut Hendry pihaknya tak melakukan banyak ubahan. Kerusakan-kerusakan ringan seperti dinding yang terkelupas atau bata terekspos bahkan dibiarkan begitu saja.

Jendela dan pintu yang digunakan juga tak diubah oleh Hendry, termasuk juga dengan gagang pintunya. Uniknya lagi, papan atau plakat nama pemilik lama dari rumah tua tersebut juga masih terpasang di tempatnya.

"Kalau kafe-kafe lain kan sengaja temboknya dibuat seperti rusak atau belum jadi biar kesan industrial atau tuanya dapat. Kalau kita kan enggak, memang sudah tua dari sananya ini bangunan yang dipakai," selorohnya.

cv

Plakat nama pemilik rumah lama yang digunakan oleh Toko Kopi Maru (dok: Hypeabis/Rezha Hadyan)

Menu yang ditawarkan oleh Toko Kopi Maru cukup beragam, tentunya tidak hanya kopi. Kedai kopi ini menwarkan beberapa minuman non-kopi yang berbasis susu, coklat, dan teh.

Adapun, untuk menu kopi yang tersedia di kedai kopi tersebut juga beragam. Mulai dari kopi susu aren yang tren di kalangan anak muda hingga kopi olahan manual atau manual brew. 

"Biji kopi yang kita gunakan ini biji kopi Temanggung dan Priangan. Menunya ada manual brew hingga macam-macam jenis kopi susu seperti latte dan cappucino. Camilan juga ada, camilan tradisional seperti donat kampung, gorengan, [tempe] mendoan," paparnya.

d

Mesin kopi yang digunakan di Toko Kopi Maru (dok: Hypeabis/Rezha Hadyan)

Buat kalian yang penasaran, tunggu apa lagi, datang saja langsung ke Toko Kopi Maru yang lokasinya berada di Jalan Pintu Air Raya No. 33, Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat. Jika kalian bingung, patokan akses masuk ke kedai kopi ini adalah Isardas Tailor.

Berkunjung ke Pasar Baru, tentu saja jangan sampai melewatkan kuliner legendaris yang ada di sana. Tak jauh dari Toko Kopi Maru ada sejumlah kuliner legendaris seperti Bakmi Aboen, Bakmi Gang Kelinci, Cakwe Ko Atek, Soto Selan Semarang, Haka Restaurant, Tropic Ice Cream Palace, dan lain-lain.

Editor: Fajar Sidik
SEBELUMNYA

4 Perbedaan Retinol & Bakuchiol yang Perlu Kamu Ketahui

BERIKUTNYA

Yuk Simak Perbedaan Moonroof dan Sunroof, Jangan Sampai Keliru

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: