Tampak depan dari Saka Kopi di bilangan Cijantung, Jakarta Timur (dok: Hypeabis/Rezha Hadyan)

Ketika Sushi dan Kopi Bersatu di Saka Kopi Jakarta

11 August 2021   |   15:43 WIB
Image
Rezha Hadyan Hypeabis.id

Mungkin tak pernah terlintas di benak kalian menikmati secangkir kopi ditemani sepiring sushi. Karena selama ini keduanya memang dianggap bukan pasangan yang ideal. Sushi dianggap sebagai pasangan ideal teh hijau atau ocha. Sementara kopi, dianggap menjadi pasangan tepat bagi kudapan manis seperti roti dan donat.

Dari banyaknya kedai kopi yang ada di ibukota dan sekitarnya, mungkin hanya sebagian kecil saja yang menghadirkan sushi di daftar menunya. Salah satu di antaranya adalah Saka Kopi di bilangan Cijantung, Jakarta Timur yang buka setiap hari mulai pukul 08.00-22.00 WIB.

Ide untuk menghadirkan sushi dan kopi di meja yang sama datang dari pengalaman pribadi sang pemilik, Caroline Samosir. Olin, demikian sapaan akrabnya mengaku selalu berkunjung ke kedai kopi usai menikmati sushi bersama keluarga atau teman-temannya.

Alasan utamanya adalah menghilangkan rasa tidak nyaman atau enek yang ditimbulkan oleh shoyu (kecap asin) dan isian sushi berupa daging ikan laut atau sayuran mentah. 

Selain itu, berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh peneliti dari Universitas Montreal, Kanada kopi mampu menurunkan kandungan metilmerkuri yang terkadang terkandung di dalam ikan mentah hingga 60 persen.

Kandungan zat yang berbahaya apabila dikonsumsi manusia ini pada dasarnya dapat dikurangi atau dihilangkan apabila ikan dimasak matang. Namun, sudah barang tentu bukan sushi namanya apabila ikan tersebut dimasak matang.

Berangkat dari hal tersebut, Olin akhirnya memutuskan untuk mengubah konsep Saka Kopi menjadi kedai kopi bernuansa Jepang yang menjual sushi dan makanan khas Jepang lainnya.  Suasana kedai juga dibuat layaknya kedai kopi modern di Negeri Matahari Terbit.
 
Salah satu menu sushi di Saka Kopi (dok: Hypeabis/Rezha Hadyan)



Alih-alih seperti kedai kopi, fasad atau kedai tersebut terkesan seperti sebuah restoran yang menjual makanan khas Jepang. Keberadaan ornamen kayu dan tanaman hias yang biasa ditemukan di rumah-rumah Jepang memperkuat kesan tersebut.

Beranjak ke dalam, kesan tersebut masih bisa dirasakan lewat tirai putih di pintu menuju dapur, keberadaan tanaman hias, dan aksesoris khas Jepang lainnya. Demikian halnya dengan penggunaan pintu geser di pintu utama dan pintu menuju area terbuka di bagian belakang.

Area terbuka di bagian belakang disiapkan untuk pengunjung yang ingin merokok. Tak begitu luas, tetapi area tersebut mampu menampung belasan orang sekaligus di meja panjang atau meja kecil untuk dua orang di sudut-sudutnya.

Di malam hari, area tersebut diterangi oleh sederetan lampu temaram yang membuat suasana menjadi makin hangat.

Terdapat delapan macam sushi yang dapat dipilih untuk menemani kopi kalian. Terbilang sedikit apabila dibandingkan dengan restoran khas Jepang pada umumnya. Menurut Olin dirinya sengaja tak menyediakan varian sushi terlalu banyak lantaran konsep Saka Kopi adalah kedai kopi, bukan restoran.

Varian yang sushi yang layak dicoba ketika berkunjung ke Saka Kopi adalah kani mentai sushi. Sushi dengan potongan daging salmon, rumput laut, dan berlumur saus mentai kekinian yang dihidangkan di atas nampan kayu khas Jepang.

Apabila terlampau lapar, ada empat menu nasi atau ricebowl yang bisa dijadikan pilihan, antara lain katsudon mentai/chilli mozza lava, creamy salmon mentai, dan Kyoto mozza don. Keempatnya dihidangkan dalam mangkuk berukuran cukup besar berdiameter sekitar 15 cm.
 
Menu selain sushi, yakni platter di Saka Kopi yang bisa dipesan untuk makan bersama (dok: Hypeabis/Rezha Hadyan)

Untuk makanan ringan, Saka Kopi menyediakan berbagai macam tempura atau gorengan ala Jepang, Takoyaki dengan isian cumi-cumi dan kepiting, serta macam-macam roti khas Jepang. Ada pula waffle dengan isian es krim yang siap menggoyang lidah kalian.

Sesuai namanya, tentu Saka Kopi menghadirkan berbagai macam varian kopi. Selain menu kopi yang umum ditemukan di kedai kopi seperti americano, cappuccino, caffe latte, macchiato, affogato, atau menu khas seperti kopi susu saka dan kopi susu kelapa.

Kopi Susu Saka adalah kopi susu yang diracik spesial oleh barista di Kopi Saka, sementara kopi susu kelapa adalah kopi susu yang diracik khusus dengan tambahan air kelapa untuk menambah kesegaran. Keduanya jelas lebih nikmat apabila dinikmati dalam kondisi dingin.
 
Menu selain sushi yang tersedia di Saka Kopi (dok: Hypeabis/Rezha Hadyan)
Menu-menu yang ditawarkan di Saka Kopi harganya cukup terjangkau. Dengan uang tak lebih dari Rp50.000 Anda sudah bisa menikmati satu set sushi atau tempura ditemani berbagai varian kopi atau minuman non-kopi seperti bermacam varian teh atau minuman dari buah segar.

Lokasi Saka Kopi berada di Jalan Pertengahan No.68, Cijantung, Jakarta Timur, akses masuk terdekat dari jalan utama atau Jalan Raya Bogor berada di dekat Mall Cijantung. Bagi kalian yang tak menggunakan kendaraan pribadi mungkin akan sedikit kesulitan untuk menjangkaunya.

Bagi kalian yang berkunjung menggunakan sepeda tak perlu khawatir dengan keamanan sepeda karena sudah disiapkan parkir khusus sepeda lengkap dengan rak atau tiang penyangga di sebelah selatan.

Editor: M R Purboyo
SEBELUMNYA

Sedang Menjalankan Diet? Ini Empat Makanan Pengganti Nasi

BERIKUTNYA

Lima Kunci Sukses Bisnis Warung Nasi Beromzet Puluhan Juta Rupiah

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: