Best new cookbooks for hunkering down during the pandemic. Peloton recalls pedals on 27,000 exercise bikes after reported injuries

Indonesia YouTube Works Award 2021. (Dok. YouTube Indonesia)

Tips Memaksimalkan Konten Iklan di YouTube

17 October 2021   |   06:06 WIB

Genhype pasti sudah tidak asing lagi dengan konten iklan yang kerap muncul di awal video YouTube. Kalian tahu enggak? Klip 5 detik yang kalian tonton itu sebagian besar tayang atas personalisasi canggih yang dilakukan oleh YouTube. Keberadaan platform sejenis mengubah perilaku pemasaran selama 10 tahun terakhir.

Ada banyak iklan-iklan unik yang sering muncul di video YouTube dan untuk merayakan kreativitas itu, untuk pertama kalinya YouTube Indonesia menggelar YouTube Works Awards.

Dari 400 kiriman video, YouTube Indonesia bersama dengan Kantar dan Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia memilih 5 brand yang berhasil meraih penghargaan tertinggi.

Prosesnya menyenangkan tetapi juga membutuhkan ketelitian karena kami harus menjaga standar integritas dan ketidakberpihakan yang tinggi, sambil bekerja sama dengan pakar-pakar di industri untuk memilih yang terbaik dari yang terbaik,” ucap Nelson Loaiza, Head of Media, Analytics & Digital di Kantar.

Pemenang YouTube Works Award 2021 adalah:
  • Grand Prix - “Telkomsel Kuota Ketengan” 
  • Force for Good - “Rexona Unlimited Moves”
  • Best Collaboration: Brand & YouTube Creators - “Grab Siap Antar Ramadan”
  • Best Creative Effectiveness - “Telkomsel Kuota Ketengan”
  • The Unskippable - “Save 20 by Nyala OCBC NISP”
  • Best Creative Personalization - “Pond’s Men White Boost”
  • Best Media Orchestration - “Save 20 by Nyala OCBC NISP” 

Menurut Chief Strategy Officer TCP-TBWA Indonesia Henry Manampiring, YouTube Works 2021 menjadi langkah pertama bagi industri pariwara Indonesia untuk meningkatkan kemampuan digital, khususnya di platform YouTube.

Dia menambahkan, apa yang membuat konten iklan di YouTube unik adalah cara penyampaian (delivery) yang terpersonalisasi.

Iklan yang kita lihat di televisi memungkinkan mass reach tapi demografinya monolitik. Sedangkan iklan yang tayang di YouTube tersegmentasi berkat teknologi algoritma dan tentunya relevansi dan kedekatan brand dengan konsumen.

Nah, untuk Genhype yang ingin mencoba membuat konten iklan untuk di tayangkan di YouTube dan menginginkan hasil maksimal, berikut ini tips bermanfaat dari Head of Ads Marketing Google Indonesia Yolanda Sastra.
  • Attention: Pastikan konten, dari segi visual dan jalan cerita menarik perhatian penonton untuk menyaksikan video hingga akhir, tanpa skip.
  • Brand: Sisipkan brand ke dalam cerita. Genhype bisa mencoba pendekatan soft selling atau hard selling.
  • Connection: Pastikan konten iklan relevan dan memiliki kedekatan dengan konsumen. Kalian bisa melakukan riset terlebih dahulu tentang persepsi brand di mata konsumen.
  • Direct Action: Ini mungkin jadi bagian yang paling tricky, tapi ekspektasi dari konten iklan adalah menghasilkan aksi langsung dari konsumen. Konten yang memiliki karakter dan kedekatan unik dengan konsumen dapat dengan mudah mencapai hal ini.


Editor: Indyah Sutriningrum
 
SEBELUMNYA

Rocky & MJ ASTRO Punya Projek Individu Baru, Apa Saja?

BERIKUTNYA

Tegas, Facebook Akan Hapus Konten yang Melecehkan Figur Publik

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: