Ilustrasi obat (dok. Pexels)

AstraZeneca Klaim Obat Covid-19 Buatannya Kurangi Risiko Kematian

11 October 2021   |   20:05 WIB

Raksasa farmasi Inggris AstraZeneca mengklaim obat buatan mereka efektif mengurangi keparahan gejala hingga kematian dari infeksi Covid-19. Adapun hasil ini didapatkan melalui uji klinis fase 3 terhadap pasien Covid-19 dengan gejala ringan hingga sedang. 

"Hasil positif ini menunjukkan bahwa dosis intramuskular AZD7442 yang nyaman memainkan peran penting dalam membantu memerangi pandemi yang menghancurkan ini,” ujar Hugh Montgomery, peneliti utama dalam uji coba ini, Senin (11/10/2021). 

Dalam uji coba ini, AstraZeneca melibatkan 903 peserta dan 90 persen di antaranya adalah orang-orang yang berisiko tinggi terkena gejala Covid-19 parah, termasuk mereka yang memiliki penyakit penyerta.

Uji coba dilakukan di 96 lokasi di Brasil, Republik Ceko, Jerman, Hongaria, Italia, Jepang, Meksiko, Polandia, Federasi Rusia, Spanyol, Ukraina, Inggris, dan Amerika Serikat (AS).

Peserta yang merupakan pasien virus corona ini diberi dosis 600mg AZD7442 melalui injeksi intramuskular (IM). Hasilnya, obat ini mengurangi risiko mengembangkan Covid-19 yang parah atau kematian sebesar 50 persen dibandingkan peserta yang diberi plasebo.

Mene Pangalos, wakil presiden eksekutif BioPharmaceuticals R&D, AstraZeneca, mengatakan intervensi dini dengan antibodi buatan pihaknya dapat memberikan pengurangan yang signifikan dalam perkembangan penyakit parah, dengan perlindungan berkelanjutan selama lebih dari enam bulan.

Oleh karena itu, AstraZeneca pada 5 Oktober 2021, telah mengajukan permintaan kepada Badan Pengawas Obat dan Makanan AS untuk izin penggunaan darurat AZD7442 dalam penanganan Covid-19. 


Editor: Avicenna
SEBELUMNYA

Indomie Jadi Mi Goreng Instan Terenak versi NY Magazine

BERIKUTNYA

Novelis Tanzania, Abdulrazak Gurnah, Raih Nobel Sastra 2021

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: