Tren Living in Balance Jadi Gaya Hidup Baru di Tengah Kesibukan Kota
16 March 2026 |
17:07 WIB
Kesibukan kerja dan mobilitas tinggi membuat banyak masyarakat urban mulai mencari cara untuk menjaga keseimbangan hidup. Konsep living in balance lifestyle atau gaya hidup seimbang kian diperhatikan, terutama oleh masyarakat yang ingin menyeimbangkan pekerjaan, kesehatan, dan waktu bersama keluarga.
Konsep ini tidak hanya berkaitan dengan pola makan sehat atau olahraga. Di kota besar, tren ini terlihat dari meningkatnya minat terhadap aktivitas kebugaran, wellness, hingga perjalanan singkat seperti staycation.
Baca juga: Rawan Didera Stres, Psikolog Tekankan Pentingnya Work Life Balance Bagi Masyarakat Kota
Perubahan gaya hidup tersebut rupanya ikut memengaruhi industri perhotelan. Country Director Brand & Marketing Indonesia di The Ascott Limited Irene Janti mengatakan kebutuhan akan ruang yang mendukung keseimbangan aktivitas saat ini semakin meningkat, terutama di kawasan urban yang berkembang pesat.
“Sekarang orang datang ke hotel bukan hanya untuk tidur, tetapi juga sebagai bagian dari lifestyle. Mereka ingin olahraga, makan sehat, bertemu komunitas, atau sekadar bersantai,” ujarnya.
Konsep tersebut juga diterapkan pada salah satu hotel yang dikelola The Ascott Limited yakni Harris Hotel & Convention Serpong yang berada di kawasan Summarecon Serpong. Hotel yang terhubung langsung dengan Summarecon Mall Serpong ini, mengusung filosofi living in balance, menekankan keseimbangan antara produktivitas, relaksasi, dan aktivitas sosial selama tamu menginap.
General Manager Harris Hotel & Convention Serpong Lut Abader mengatakan konsep tersebut diwujudkan melalui fasilitas yang mendukung kebutuhan tamu. “Fasilitas konvensi yang luas serta konsep Living in Balance menjadi bagian dari pengalaman menginap yang ditawarkan,” ujarnya.
Konsep tersebut diterapkan, mulai dari desain interior, pemilihan warna, hingga furnitur dirancang untuk menghadirkan suasana yang lebih segar dan nyaman. Selain itu juga diwujudkan melalui fasilitas kebugaran, pilihan makanan yang lebih sehat, hingga ruang komunitas yang memungkinkan tamu berinteraksi.
Selain akomodasi dengan jumlah 282 kamar, hotel ini juga dilengkapi berbagai fasilitas lifestyle seperti spa, gym, fitness studio, kids club, dan executive lounge di lantai 19 dengan panorama kota. Terdapat juga berbagai fasilitas konvensi, rermasuk grand ballroom berkapasitas hingga 1.500 orang, tiga ballroom tambahan, serta 11 ruang pertemuan.
Salah satu fasilitas unik yang ditawarkan adalah live kitchen theatre studio, yang dapat digunakan untuk berbagai acara kuliner maupun kegiatan interaktif. Menurutnya, kombinasi fasilitas konvensi dan lifestyle membuat hotel ini menargetkan dua pasar utama, yakni tamu bisnis serta wisatawan keluarga yang datang ke Serpong.
Presiden Direktur PT Summarecon Agung Tbk Adrianto P. Adhi mengatakan kehadiran hotel tersebut merupakan bagian dari pengembangan kawasan Summarecon Serpong yang telah berlangsung sejak 2004.
“Kehadiran Harris Hotel & Convention Serpong berperan sebagai infrastruktur pendukung aktivitas bisnis yang memperkuat posisi Summarecon Serpong sebagai regional hub,” ujarnya.
Direktur PT Summarecon Agung Tbk Soegianto Nagaria menambahkan hotel ini dirancang terintegrasi dengan berbagai aktivitas di kawasan tersebut. “Dengan konsep lifestyle ecosystem experience, konektivitas antara mal dan hotel dibuat seamless sehingga kegiatan retail, lifestyle hingga staycation dapat dilakukan di satu tempat,” katanya.
Perkembangan kawasan yang terintegrasi dengan fasilitas hiburan, bisnis, dan akomodasi sejalan dengan perubahan gaya hidup masyarakat urban yang semakin mencari keseimbangan antara pekerjaan, rekreasi, dan kesehatan.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Konsep ini tidak hanya berkaitan dengan pola makan sehat atau olahraga. Di kota besar, tren ini terlihat dari meningkatnya minat terhadap aktivitas kebugaran, wellness, hingga perjalanan singkat seperti staycation.
Baca juga: Rawan Didera Stres, Psikolog Tekankan Pentingnya Work Life Balance Bagi Masyarakat Kota
Perubahan gaya hidup tersebut rupanya ikut memengaruhi industri perhotelan. Country Director Brand & Marketing Indonesia di The Ascott Limited Irene Janti mengatakan kebutuhan akan ruang yang mendukung keseimbangan aktivitas saat ini semakin meningkat, terutama di kawasan urban yang berkembang pesat.
“Sekarang orang datang ke hotel bukan hanya untuk tidur, tetapi juga sebagai bagian dari lifestyle. Mereka ingin olahraga, makan sehat, bertemu komunitas, atau sekadar bersantai,” ujarnya.
Konsep tersebut juga diterapkan pada salah satu hotel yang dikelola The Ascott Limited yakni Harris Hotel & Convention Serpong yang berada di kawasan Summarecon Serpong. Hotel yang terhubung langsung dengan Summarecon Mall Serpong ini, mengusung filosofi living in balance, menekankan keseimbangan antara produktivitas, relaksasi, dan aktivitas sosial selama tamu menginap.
General Manager Harris Hotel & Convention Serpong Lut Abader mengatakan konsep tersebut diwujudkan melalui fasilitas yang mendukung kebutuhan tamu. “Fasilitas konvensi yang luas serta konsep Living in Balance menjadi bagian dari pengalaman menginap yang ditawarkan,” ujarnya.
_Harris_Junior_Suite_at_Harris_Hotel_Convention_Serpong_crop.jpg)
Harris Junior Suit di Harris Hotel & Convention Serpong (sumber : Harris Hotel)
Konsep tersebut diterapkan, mulai dari desain interior, pemilihan warna, hingga furnitur dirancang untuk menghadirkan suasana yang lebih segar dan nyaman. Selain itu juga diwujudkan melalui fasilitas kebugaran, pilihan makanan yang lebih sehat, hingga ruang komunitas yang memungkinkan tamu berinteraksi.
Selain akomodasi dengan jumlah 282 kamar, hotel ini juga dilengkapi berbagai fasilitas lifestyle seperti spa, gym, fitness studio, kids club, dan executive lounge di lantai 19 dengan panorama kota. Terdapat juga berbagai fasilitas konvensi, rermasuk grand ballroom berkapasitas hingga 1.500 orang, tiga ballroom tambahan, serta 11 ruang pertemuan.
Salah satu fasilitas unik yang ditawarkan adalah live kitchen theatre studio, yang dapat digunakan untuk berbagai acara kuliner maupun kegiatan interaktif. Menurutnya, kombinasi fasilitas konvensi dan lifestyle membuat hotel ini menargetkan dua pasar utama, yakni tamu bisnis serta wisatawan keluarga yang datang ke Serpong.
Presiden Direktur PT Summarecon Agung Tbk Adrianto P. Adhi mengatakan kehadiran hotel tersebut merupakan bagian dari pengembangan kawasan Summarecon Serpong yang telah berlangsung sejak 2004.
“Kehadiran Harris Hotel & Convention Serpong berperan sebagai infrastruktur pendukung aktivitas bisnis yang memperkuat posisi Summarecon Serpong sebagai regional hub,” ujarnya.
Direktur PT Summarecon Agung Tbk Soegianto Nagaria menambahkan hotel ini dirancang terintegrasi dengan berbagai aktivitas di kawasan tersebut. “Dengan konsep lifestyle ecosystem experience, konektivitas antara mal dan hotel dibuat seamless sehingga kegiatan retail, lifestyle hingga staycation dapat dilakukan di satu tempat,” katanya.
Perkembangan kawasan yang terintegrasi dengan fasilitas hiburan, bisnis, dan akomodasi sejalan dengan perubahan gaya hidup masyarakat urban yang semakin mencari keseimbangan antara pekerjaan, rekreasi, dan kesehatan.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.