Atlet tenis Janice Tjen (Sumber foto: Instagram/janicetjen)

Janice Tjen Masuk 50 Besar Dunia WTA, Capaian Bersejarah untuk Tenis Indonesia

03 February 2026   |   20:25 WIB
Image
Muhammad Shohibul Izar Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Petenis Indonesia Janice Tjen mencetak sejarah dengan menembus 50 besar dunia untuk pertama kalinya. Dalam pembaruan peringkat WTA pada 2 Februari 2026, atlet 23 tahun itu naik 12 peringkat dari posisi ke-59 ke peringkat ke-47 dunia, menandai pencapaian penting dalam karier profesionalnya.

Capaian tersebut menjadikan Tjen sebagai petenis putri Indonesia pertama di abad ke-21 yang berhasil menembus Top 50 dunia. Sejak sistem peringkat WTA diberlakukan pada 1975, belum ada lagi pemain Indonesia yang mencapai level ini dalam lebih dari dua dekade terakhir. Prestasi tersebut sekaligus menandai kebangkitan tenis putri Indonesia di panggung global.

Baca juga: Mengintip Pola Latihan Petenis Janice Tjen hingga Berprestasi Internasional

Berdasarkan catatan sejarah WTA, Tjen kini tercatat sebagai petenis putri Indonesia kedua yang pernah menembus Top 50 dunia. Sebelumnya, hanya Yayuk Basuki yang menorehkan prestasi serupa pada era 1990-an. Basuki bahkan sempat mencapai peringkat tertinggi ke-19 dunia pada Oktober 1997 dan bertahan di jajaran 50 besar selama hampir satu dekade.

Lonjakan peringkat Tjen tidak lepas dari performanya di Australian Open 2026. Mengacu pada data resmi WTA, ia meraih kemenangan terbesar sepanjang kariernya dengan menyingkirkan unggulan ke-23 Leylah Fernandez dari Kanada di putaran pertama. Hasil tersebut menjadi kemenangan Grand Slam paling prestisius yang pernah diraih Tjen sejauh ini.

Kemenangan atas Fernandez juga memiliki nilai historis tersendiri. Tjen menjadi petenis Indonesia pertama yang memenangkan pertandingan babak utama Australian Open sejak Yayuk Basuki pada 1998. Pencapaian ini menegaskan kemampuannya untuk bersaing dengan pemain papan atas dunia di turnamen terbesar.

Langkah Tjen memang terhenti di putaran kedua setelah kalah dari mantan petenis nomor satu dunia Karolina Pliskova. Meski demikian, pencapaian hingga babak kedua Grand Slam sudah memberikan tambahan poin yang sangat signifikan. Hasil tersebut menjadi faktor utama yang mendorong lonjakan peringkatnya ke posisi terbaik sepanjang karier.

Perjalanan Tjen menuju level elite juga tergolong unik. Pemain asal Jakarta ini lulus dari Pepperdine University pada 2024 sebelum memutuskan fokus penuh ke sirkuit profesional. Dari peringkat ke-411 dunia di awal 2025, ia melesat cepat dan menunjukkan progres konsisten sepanjang musim.

Puncak performanya pada 2025 datang pada November saat menjuarai turnamen WTA Chennai. Di partai final, Tjen mengalahkan petenis Australia Kimberly Birrell untuk meraih gelar WTA tunggal pertamanya. Gelar tersebut menjadi penanda transisi suksesnya dari level pengembangan ke kompetisi elite.

Kemenangan di Chennai juga mencatatkan nilai historis bagi tenis Indonesia. Tjen menjadi petenis Indonesia pertama yang menjuarai turnamen WTA sejak Angelique Widjaja di Pattaya City pada 2002. Capaian ini sekaligus mengakhiri penantian panjang Indonesia di level turnamen utama WTA.

Sepanjang musim 2025, Tjen menunjukkan konsistensi luar biasa dengan mengoleksi satu gelar WTA 125 di Jinan, enam gelar ITF, serta dua gelar ganda WTA di Guangzhou dan Chennai. Ia juga mencatatkan sejarah sebagai petenis Indonesia pertama yang memenangkan laga babak utama Grand Slam sejak Widjaja pada 2003. Salah satu kemenangan pentingnya diraih atas unggulan ke-24 Veronika Kudermetova di US Open.

Saat ini, Tjen melanjutkan perjuangannya di turnamen WTA 500 Abu Dhabi untuk mempertahankan momentum positif. Dengan peringkat ke-47 dunia, ia telah melampaui rekor tertinggi Angelique Widjaja dan kini menjadi petenis Indonesia dengan peringkat tertinggi kedua sepanjang masa, hanya berada di bawah Yayuk Basuki. Perjalanan ini membuka harapan baru bagi regenerasi tenis putri Indonesia di level dunia.

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News

SEBELUMNYA

Thailand Berencana Bangun Disneyland Pertama di Asia Tenggara

BERIKUTNYA

Serial Animasi Stranger Things: Tales From ’85 Tayang April, Hadirkan Monster Baru

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga