The Night Agent Musim Ketiga Hadirkan Konflik Lebih Kompleks
24 January 2026 |
11:30 WIB
Serial thriller mata-mata populer Netflix, The Night Agent, resmi kembali lewat perilisan trailer Musim 3 pada Rabu (21/1/2026). Cuplikan tersebut memberi gambaran konflik baru yang akan dihadapi agen FBI Peter Sutherland. Musim terbaru dijadwalkan tayang secara global pada 19 Februari 2026.
Mengutip Variety, pada musim sebelumnya, Sutherland berhasil menggagalkan rencana berbahaya seorang mata-mata CIA yang berniat menghancurkan Manhattan. Kini, misinya menjadi jauh lebih kompleks. Ia memburu seorang agen Departemen Keuangan Amerika Serikat yang membunuh atasannya dan melarikan diri ke luar negeri dengan membawa data rahasia negara.
Baca juga: Penjelasan Ending The Price of Confession, Drama Korea Thriller yang Tayang di Netflix
Dalam perjalanannya, Sutherland terseret ke dalam jaringan pendanaan gelap berskala besar. Ia juga harus berhadapan dengan para pembunuh bayaran yang memburunya, sambil bekerja sama dengan seorang jurnalis yang terus mengejar kebenaran. Kerja sama mereka membuka tabir rahasia lama dan dendam tersembunyi yang dapat mengguncang pemerintahan, sekaligus mengancam nyawa keduanya.
Aktor Gabriel Basso kembali memerankan Peter Sutherland. Ia didukung jajaran pemain lama seperti Louis Herthum, Stephen Moyer, Callum Vinson, David Lyons, Fola Evans-Akingbola, Jennifer Morrison, Albert Jones, Ward Horton, serta Genesis Rodriguez.
Sejak debutnya pada 2023, The Night Agent mencatatkan kesuksesan besar di Netflix. Berdasarkan laporan Variety, musim keduanya langsung menduduki peringkat teratas Netflix Top 10 dengan 13,9 juta penonton hanya dalam empat hari penayangan.
Serial ini diadaptasi dari novel thriller politik karya Matthew Quirk yang terbit pada 2019. Shawn Ryan, yang juga dikenal lewat The Shield dan S.W.A.T., bertindak sebagai kreator sekaligus showrunner. Ia turut menjadi produser eksekutif bersama sejumlah nama dari berbagai rumah produksi. Sony Pictures Television menjadi studio yang menaungi serial ini.
Serial ini mengikuti kisah Peter Sutherland, seorang agen FBI berpangkat rendah, bertugas menjaga telepon darurat rahasia di Gedung Putih, sebuah jalur yang hanya aktif saat krisis besar terjadi. Ketika telepon itu akhirnya berdering, hidupnya berubah drastis.
Ia terseret ke dalam jaringan konspirasi berbahaya yang melibatkan mata-mata di lingkaran tertinggi pemerintahan. Bermula dari panggilan Rose Larkin, CEO perusahaan teknologi, yang baru saja kehilangan bibi dan pamannya akibat pembunuhan misterius.
Dalam pelarian dari pihak-pihak yang ingin membungkam mereka, Peter dan Rose terpaksa saling bergantung satu sama lain. Perlahan, mereka mengungkap skema besar yang terhubung dengan insiden pemboman metro yang sebelumnya berhasil digagalkan Peter.
Mereka berdua juga dihadapkan pada rencana yang mengancam stabilitas negara dan keselamatan presiden. Di tengah intrik dan pengkhianatan, mereka harus belajar untuk tidak mudah percaya pada siapa pun sambil mempertaruhkan nyawa melawan musuh yang berkuasa.
Mengutip Variety, pada musim sebelumnya, Sutherland berhasil menggagalkan rencana berbahaya seorang mata-mata CIA yang berniat menghancurkan Manhattan. Kini, misinya menjadi jauh lebih kompleks. Ia memburu seorang agen Departemen Keuangan Amerika Serikat yang membunuh atasannya dan melarikan diri ke luar negeri dengan membawa data rahasia negara.
Baca juga: Penjelasan Ending The Price of Confession, Drama Korea Thriller yang Tayang di Netflix
Dalam perjalanannya, Sutherland terseret ke dalam jaringan pendanaan gelap berskala besar. Ia juga harus berhadapan dengan para pembunuh bayaran yang memburunya, sambil bekerja sama dengan seorang jurnalis yang terus mengejar kebenaran. Kerja sama mereka membuka tabir rahasia lama dan dendam tersembunyi yang dapat mengguncang pemerintahan, sekaligus mengancam nyawa keduanya.
What began with a call, became a calling.
— Netflix (@netflix) January 21, 2026
THE NIGHT AGENT RETURNS FEBRUARY 19 pic.twitter.com/p64tK83V5m
Aktor Gabriel Basso kembali memerankan Peter Sutherland. Ia didukung jajaran pemain lama seperti Louis Herthum, Stephen Moyer, Callum Vinson, David Lyons, Fola Evans-Akingbola, Jennifer Morrison, Albert Jones, Ward Horton, serta Genesis Rodriguez.
Sejak debutnya pada 2023, The Night Agent mencatatkan kesuksesan besar di Netflix. Berdasarkan laporan Variety, musim keduanya langsung menduduki peringkat teratas Netflix Top 10 dengan 13,9 juta penonton hanya dalam empat hari penayangan.
Serial ini diadaptasi dari novel thriller politik karya Matthew Quirk yang terbit pada 2019. Shawn Ryan, yang juga dikenal lewat The Shield dan S.W.A.T., bertindak sebagai kreator sekaligus showrunner. Ia turut menjadi produser eksekutif bersama sejumlah nama dari berbagai rumah produksi. Sony Pictures Television menjadi studio yang menaungi serial ini.
Serial ini mengikuti kisah Peter Sutherland, seorang agen FBI berpangkat rendah, bertugas menjaga telepon darurat rahasia di Gedung Putih, sebuah jalur yang hanya aktif saat krisis besar terjadi. Ketika telepon itu akhirnya berdering, hidupnya berubah drastis.
Ia terseret ke dalam jaringan konspirasi berbahaya yang melibatkan mata-mata di lingkaran tertinggi pemerintahan. Bermula dari panggilan Rose Larkin, CEO perusahaan teknologi, yang baru saja kehilangan bibi dan pamannya akibat pembunuhan misterius.
Dalam pelarian dari pihak-pihak yang ingin membungkam mereka, Peter dan Rose terpaksa saling bergantung satu sama lain. Perlahan, mereka mengungkap skema besar yang terhubung dengan insiden pemboman metro yang sebelumnya berhasil digagalkan Peter.
Mereka berdua juga dihadapkan pada rencana yang mengancam stabilitas negara dan keselamatan presiden. Di tengah intrik dan pengkhianatan, mereka harus belajar untuk tidak mudah percaya pada siapa pun sambil mempertaruhkan nyawa melawan musuh yang berkuasa.
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.