Legenda Bertuah (Sumber: Instagram/officialTrans7)

 Sinetron AI Pertama di Indonesia Tayang di Trans7

24 January 2026   |   10:30 WIB
Image
Denia Eryza Mahasiswa Universitas Multimedia Nusantara

Industri pertelevisian Indonesia mencatat sejarah baru dengan hadirnya program televisi pertama yang sepenuhnya menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI). Trans7 meluncurkan Legenda Bertuah, sebuah program yang seluruh proses produksinya mulai dari penulisan naskah hingga pembuatan visual dikerjakan dengan bantuan AI.

Program yang tayang perdana pada 17 Januari 2026 ini disiarkan setiap akhir pekan, Sabtu dan Minggu, pada pukul 18.00 WIB. Kehadirannya menandai babak baru dalam pemanfaatan teknologi AI di dunia hiburan Tanah Air.

Baca juga: Baifern Pimchanok & Mario Maurer Reunian di Film AI Love You

Legenda Bertuah menghadirkan kembali kisah-kisah klasik Nusantara seperti Malin Kundang, Sangkuriang, Timun Mas, dan legenda populer lainnya. Program ini dikemas dalam format sinematik menyerupai film pendek dengan genre fantasi-drama, memberikan nuansa berbeda dari sinetron konvensional.

Setiap episode menampilkan dua cerita legenda yang berbeda, memungkinkan penonton menikmati ragam cerita rakyat dalam satu tayangan. Pendekatan ini memberikan variasi dan menjaga program tetap segar dari minggu ke minggu.

Melansir dari media Trans7 yang merancang program ini dengan tujuan melestarikan kearifan lokal sekaligus menyajikan konten edukatif bagi generasi muda. Dengan memanfaatkan teknologi AI, stasiun televisi ini berupaya membuat cerita-cerita tradisional lebih menarik dan dapat diterima oleh audiens masa kini, khususnya generasi digital yang tumbuh dengan teknologi.

Trans7 menyebut Legenda Bertuah sebagai tayangan televisi full AI pertama di Indonesia. Namun, inovasi ini tidak luput dari sorotan publik. Di media sosial, sejumlah netizen memberikan kritik terhadap kualitas visual program tersebut dan mempertanyakan aspek kreativitas dalam produksi yang sepenuhnya bergantung pada AI.

Kehadiran Legenda Bertuah membuka kemungkinan baru bagi industri televisi Indonesia. Program ini dapat menjadi preseden bagi stasiun TV lain untuk bereksperimen dengan teknologi serupa, terutama dalam menghadirkan konten yang lebih beragam dengan biaya produksi yang mungkin lebih efisien.

Kesuksesan jangka panjang program ini akan sangat bergantung pada respons pemirsa dan kemampuan Trans7 untuk terus menyempurnakan kualitas produksi. Seiring perkembangan teknologi AI yang semakin canggih, tidak menutup kemungkinan kualitas visual dan narasi akan terus mengalami peningkatan.
 

SEBELUMNYA

Single’s Inferno Season 5 Kembali Membuat Panas Penggemar Dating Show

BERIKUTNYA

The Night Agent Musim Ketiga Hadirkan Konflik Lebih Kompleks

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga