Danielle Marsh, mantan member NewJeans. (Sumber foto: YouTube/Danielle Marsh)

Klarifikasi Danielle Marsh: Ini Bukan Akhir dari Karierku

13 January 2026   |   14:07 WIB
Image
Denia Eryza Mahasiswa Universitas Multimedia Nusantara

Danielle Marsh, mantan member grup K-pop NewJeans, akhirnya angkat bicara melalui live streaming YouTube berdurasi 9 menit 16 detik pada 12 Januari 2026. Ini menjadi momen emosional pertama kalinya ia menyapa penggemar setelah pemutusan kontrak eksklusif dengan ADOR yang mengejutkan industri hiburan Korea Selatan.

Dalam siaran yang ditunggu-tunggu, Danielle menyampaikan pesan yang menyentuh hati para penggemar, yang dikenal sebagai Bunnies. Ia berusaha meluruskan berbagai spekulasi yang berkembang terkait sengketa hukumnya dengan ADOR dan menegaskan tekadnya untuk terus berkarier.

Baca juga: Konflik Kontrak NewJeans Berlanjut, Danielle Resmi Tinggalkan ADOR

"Ini bukan akhir dari karierku," ujar Danielle dengan suara bergetar penuh emosi, mencoba menenangkan jutaan penggemar yang khawatir akan masa depannya di industri musik.

Dilansir dari beberapa sumber media sosial, klarifikasi resmi disampaikan melalui firma hukum Hwawoo yang bertindak sebagai perwakilan hukum Danielle. Pihak hukum membahas secara rinci tuntutan ganti rugi dari ADOR yang mencapai miliaran won atas dugaan pelanggaran kontrak yang dilakukan sang idola.

Kontroversi ini merupakan puncak dari konflik panjang yang telah berlangsung sejak 2024 antara NewJeans dengan perusahaan induk HYBE dan label ADOR. Pemicu utamanya adalah pemecatan kontroversial mantan CEO ADOR, Min Hee-jin, atas tuduhan plagiarisme yang dilakukan oleh grup junior ILLIT.
 

NewJeans, sebagai grup yang dibentuk langsung di bawah arahan Min Hee-jin, tidak tinggal diam. Mereka secara terbuka menyatakan dukungan kepada mantan CEO mereka melalui live streaming YouTube sebelumnya, mengkritik keras perlakuan HYBE terhadap Min Hee-jin dan dinamika internal perusahaan.

Namun dari kelima member, Danielle menjadi target utama karena diduga melakukan aktivitas independen tanpa izin agensi, yang dianggap melanggar kontrak dan berpotensi merugikan grup secara keseluruhan.

ADOR secara resmi memutus kontrak eksklusif Danielle pada 29 Desember 2025, keputusan yang tidak berlaku untuk member lainnya seperti Hanni yang masih bertahan dengan agensi. Langkah ini menimbulkan pertanyaan besar di kalangan penggemar tentang alasan di balik perlakuan berbeda terhadap Danielle.

Situasi semakin rumit ketika ADOR tidak hanya menggugat Danielle, tetapi juga melibatkan keluarganya dan Min Hee-jin. Agensi menuduh pihak-pihak tersebut menyebarkan "informasi terdistorsi" yang merusak reputasi perusahaan dan grup.

ADOR sendiri menyatakan bahwa hubungan dengan Danielle sudah sulit untuk dilanjutkan karena hilangnya kepercayaan, baik dari sesama member maupun pihak agensi. 

Kasus Danielle memicu reaksi luar biasa dari komunitas penggemar global. Bunnies, sebutan untuk penggemar NewJeans, bahkan meminta bantuan YouTuber terkenal MrBeast untuk "menyelamatkan Danielle" dari situasi sulit yang dihadapinya.

Live streaming Danielle, alih-alih menyelesaikan kontroversi, justru memperpanjang perdebatan publik tentang dinamika kekuasaan dalam industri K-pop. Kasus ini mengangkat pertanyaan penting tentang hak-hak artis, keadilan kontrak, dan perlindungan idol dalam sistem agensi yang ketat.

Bagi Danielle sendiri, jalan ke depan penuh dengan tantangan hukum dan profesional. Meski ia menegaskan bahwa ini bukan akhir dari kariernya. Sementara itu, perpecahan yang terjadi dalam NewJeans menimbulkan pertanyaan tentang masa depan grup yang sempat menjadi salah satu fenomena terbesar K-pop dalam beberapa tahun terakhir. 

Satu hal yang pasti, mata dunia kini tertuju pada perkembangan kasus ini, menunggu bagaimana pengadilan akan memutuskan nasib Danielle dan bagaimana industri K-pop akan merespons tuntutan akan transparansi dan keadilan yang lebih besar dari para artisnya.

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News

SEBELUMNYA

Digital Therapeutics Getwell Padukan Layanan Metabolik dan Kesehatan Mental

BERIKUTNYA

Perfume Pop Market Vol. 2 Kembali, Hadirkan Ratusan Brand Parfum Lokal di Jakarta

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga