Gemini, Album Baru Marion Jola yang Tangkap Fase dan Dinamika Perjalanan Cinta
15 December 2025 |
13:11 WIB
Marion Jola kembali menghadirkan karya terbaru melalui album keduanya bertajuk Gemini, yang resmi dirilis pekan ini. Album tersebut memuat delapan lagu, dengan lima di antaranya merupakan materi baru, termasuk single “BYE” yang lebih dulu meluncur pada November 2025.
Dalam proses kreatifnya, Marion berkolaborasi dengan sejumlah musisi dan penulis lagu seperti S/EEK, Dennis Talakua, Clara Riva, Tarapti Ikhtiar, Rizki Maulana Hidayat, dan Rezo Mesah. Kolaborasi ini memberikan warna dan karakter berbeda pada tiap lagu, memperkaya eksplorasi musik Marion di album keduanya.
Baca juga: Kembali ke Format Akustik, Begini Cerita Adhitya Sofyan Ramu Album Observasi Transisi
Secara konsep, Gemini menangkap berbagai fase dalam perjalanan cinta—dari rasa tergila-gila, momen patah hati, hingga keberanian untuk pergi dan memilih diri sendiri. Dalam keterangan yang diterima Rabu (10/12/2025), album ini disebut “Gemini banget”: penuh emosi, penuh perubahan, namun tetap karismatik dan jujur.
Tak hanya mengangkat dinamika percintaan, Gemini juga hadir sebagai bentuk empowerment, mendorong pendengar untuk lebih percaya diri dan berani mengakui perasaan apa adanya. Marion ingin albumnya menjadi ruang aman bagi siapa pun yang sedang menghadapi fase emosional tertentu.
Untuk memperkaya pengalaman mendengarkan, Marion turut merilis visualizer yang bisa dinikmati bersamaan dengan tiap lagu. Visual pendukung ini memberi dimensi tambahan pada suasana masing-masing track. Album Gemini kini sudah tersedia di seluruh platform musik digital.
Marion Jola adalah penyanyi pop-R&B asal Kupang yang dikenal lewat karakter vokal seksi, berwarna, dan penuh kepribadian. Ia mulai dikenal publik setelah mengikuti ajang pencarian bakat Indonesian Idol 2018, di mana suaranya yang khas langsung mencuri perhatian.
Debut resminya dimulai melalui single “Jangan” (feat. Rayi Putra), yang sukses besar dan mengukuhkan posisinya sebagai salah satu penyanyi muda paling menjanjikan di Indonesia. Lagu tersebut juga membawanya meraih penghargaan AMI Awards untuk kategori Pendatang Baru Terbaik.
Sejak itu, Marion terus merilis sejumlah hit seperti “So In Love,” “Pergi Menjauh,” “Favourite Girl,” dan “Overthinking.” Ia dikenal atas gaya musik yang konsisten di ranah pop, R&B, dan soul, serta persona panggung yang energik namun tetap elegan.
Album pertamanya, Marion (2019), memperkuat identitas musikalnya, sementara album keduanya, Gemini (2025), menunjukkan pendewasaan gaya, eksplorasi tema cinta yang lebih kompleks, dan pesan empowerment untuk pendengarnya.
Dengan suara yang unik, keberanian bereksperimen, dan kehadiran panggung yang kuat, Marion Jola kini menjadi salah satu figur penting dalam industri musik pop Indonesia.
Dalam proses kreatifnya, Marion berkolaborasi dengan sejumlah musisi dan penulis lagu seperti S/EEK, Dennis Talakua, Clara Riva, Tarapti Ikhtiar, Rizki Maulana Hidayat, dan Rezo Mesah. Kolaborasi ini memberikan warna dan karakter berbeda pada tiap lagu, memperkaya eksplorasi musik Marion di album keduanya.
Baca juga: Kembali ke Format Akustik, Begini Cerita Adhitya Sofyan Ramu Album Observasi Transisi
Secara konsep, Gemini menangkap berbagai fase dalam perjalanan cinta—dari rasa tergila-gila, momen patah hati, hingga keberanian untuk pergi dan memilih diri sendiri. Dalam keterangan yang diterima Rabu (10/12/2025), album ini disebut “Gemini banget”: penuh emosi, penuh perubahan, namun tetap karismatik dan jujur.
Tak hanya mengangkat dinamika percintaan, Gemini juga hadir sebagai bentuk empowerment, mendorong pendengar untuk lebih percaya diri dan berani mengakui perasaan apa adanya. Marion ingin albumnya menjadi ruang aman bagi siapa pun yang sedang menghadapi fase emosional tertentu.
Untuk memperkaya pengalaman mendengarkan, Marion turut merilis visualizer yang bisa dinikmati bersamaan dengan tiap lagu. Visual pendukung ini memberi dimensi tambahan pada suasana masing-masing track. Album Gemini kini sudah tersedia di seluruh platform musik digital.
Marion Jola adalah penyanyi pop-R&B asal Kupang yang dikenal lewat karakter vokal seksi, berwarna, dan penuh kepribadian. Ia mulai dikenal publik setelah mengikuti ajang pencarian bakat Indonesian Idol 2018, di mana suaranya yang khas langsung mencuri perhatian.
Debut resminya dimulai melalui single “Jangan” (feat. Rayi Putra), yang sukses besar dan mengukuhkan posisinya sebagai salah satu penyanyi muda paling menjanjikan di Indonesia. Lagu tersebut juga membawanya meraih penghargaan AMI Awards untuk kategori Pendatang Baru Terbaik.
Sejak itu, Marion terus merilis sejumlah hit seperti “So In Love,” “Pergi Menjauh,” “Favourite Girl,” dan “Overthinking.” Ia dikenal atas gaya musik yang konsisten di ranah pop, R&B, dan soul, serta persona panggung yang energik namun tetap elegan.
Album pertamanya, Marion (2019), memperkuat identitas musikalnya, sementara album keduanya, Gemini (2025), menunjukkan pendewasaan gaya, eksplorasi tema cinta yang lebih kompleks, dan pesan empowerment untuk pendengarnya.
Dengan suara yang unik, keberanian bereksperimen, dan kehadiran panggung yang kuat, Marion Jola kini menjadi salah satu figur penting dalam industri musik pop Indonesia.
Track List Album Gemini
- Bebal
- Serious
- Kawin Lari (ft. Rayi Putra)
- Sesaat di Dada
- Permisi
- Aku Takdirmu
- Bukan Manusia
- Bye
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.