Bad Bunny Rebut Gelar Global Spotify Wrapped 2025 dan Taylor Swift di Inggris (Sumber Gambar: Instagram/@badbunny)

Spotify Wrapped 2025: Tren Musik Didominasi Bad Bunny, Taylor Swift, hingga K-Pop Demon Hunters

08 December 2025   |   14:34 WIB
Image
Aira Shakuntala Wardhana Mahasiswa Universitas Bina Nusantara

Spotify kembali merilis rangkuman tahunan paling dinanti, Spotify Wrapped 2025, yang memperlihatkan kebiasaan mendengarkan musik jutaan pendengar di seluruh dunia. Tahun ini menghadirkan beberapa kejutan besar mulai dari dominasi Bad Bunny secara global hingga streaming musik terbanyak Taylor Swift di Inggris.

Secara global, Bad Bunny kembali membuktikan statusnya sebagai fenomena musik dunia. Dengan lebih dari 19,8 juta streaming sepanjang tahun, ia dinobatkan sebagai artis paling banyak didengarkan oleh pengguna.

Albumnya yang penuh pujian, Debí Tirar Más Fotos, yang merayakan warisan musik Puerto Riko, juga menjadi album terlaris tahun ini. Kesuksesan ini membuka jalan bagi penampilannya sebagai bintang utama di halftime show Super Bowl 2026.

Baca juga: Bad Bunny Resmi Jadi Headliner Halftime Show Super Bowl 2026

Namun, popularitas Bad Bunny ternyata tidak sepenuhnya menembus Inggris. Di wilayah tersebut, Taylor Swift menjadi artis nomor satu tahun 2025, melanjutkan gelombang kesuksesan besar semenjak dimulainya sejak The Eras Tour.

Di sisi lagu global, duet retro Lady Gaga dan Bruno Mars, Die With A Smile, menjadi lagu paling banyak diputar di dunia. Sementara itu, pendengar Inggris justru memilih Ordinary milik Alex Warren sebagai lagu favorit mereka—lagu yang menghabiskan 13 minggu di posisi puncak chart nasional.

Menariknya, banyak lagu lama justru mendominasi daftar tahunan. Hit rilisan 2020, Pink Pony Club milik Chappell Roan, muncul sebagai lagu keempat paling banyak diputar di Inggris pada 2025. Tren serupa terlihat pada Spotify global, Apple Music, dan YouTube

Di Inggris, album milik Sabrina Carpenter, Short'n'Sweet, menjadi album paling populer tahun ini, mendorong hits seperti Taste, Espresso, dan Please Please Please kembali meroket. Namun album terbarunya, Man's Best Friend, tidak masuk 10 besar.

Sementara itu, platform YouTube memiliki ciri khas tersendiri: obsesi besar terhadap animasi Netflix, K-Pop Demon Hunters. Empat lagu dari soundtrack-nya menembus 10 besar, dipimpin oleh Golden dari Huntr/x. Album tersebut bahkan menjadi album terlaris kedua di Spotify secara global pada 2025.

Spotify Wrapped, pertama kali hadir pada 2016, kini berkembang menjadi fenomena budaya dan alat pemasaran raksasa. Wrapped bukan hanya merangkum data tetapi juga membentuk perilaku pengguna.

Menurut Profesor Richard Whittle dari Universitas Salford, fitur papan peringkat dan kategori seperti "0,1% top listeners" membuat pengguna terdorong untuk “mengatur” kebiasaan mendengarkan demi hasil Wrapped yang lebih keren. “Wrapped adalah alat pemasaran yang sangat efektif, mengubah jutaan pengguna menjadi promotor antusias,” jelasnya.

Dengan ambisi streaming yang terus tumbuh dan budaya berbagi Wrapped yang makin kuat, tampaknya fenomena tahunan ini akan semakin mendominasi dunia musik digital di tahun-tahun mendatang.

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News

SEBELUMNYA

Pantone Tetapkan Cloud Dancer sebagai Color of the Year 2026

BERIKUTNYA

Festival Komik Shikisai 2025 Resmi Digelar, Event Seru Para Pencinta Komik Jepang

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga