Lactacyd Hadirkan Museum of Speaking Skin, Rayakan Perjalanan Merawat Kulit
20 November 2025 |
11:00 WIB
Merek produk perawatan kulit, Lactacyd menghadirkan Museum of Speaking Skin di Atrium Bintaro Jaya Xchange Mall 2. Pengalaman interaktif ini mengajak perempuan untuk berhenti sejenak dan mendengarkan kisah yang disampaikan oleh kulit mereka sendiri.
Mengusung tema “Skin Speaks, We Listen”, Museum of Speaking Skin menggabungkan seni, sains, dan pengalaman multisensori yang menyoroti hubungan emosional antara perempuan dan perjalanan kulit mereka.
Baca juga: 10 Kebiasaan K-Beauty yang Bikin Kulit Lebih Halus & Glowing
“Kami percaya bahwa kulit bukan hanya tentang penampilan, tapi juga tentang cerita, pengalaman, serta perjalanan yang dialaminya,” ungkap Quang Long Tran, Country Head Opella Healthcare Indonesia.
Museum of Speaking Skin melibatkan sepuluh seniman dan ilustrator perempuan Indonesia yang menampilkan 17 karya seni bertema “Skin speaks of womanhood, motherhood, and the beauty of self-care journey”. Karya tersebut menggambarkan kulit sebagai medium ekspresi, perjalanan, dan jati diri perempuan.
Para seniman tersebut antara lain Aliffia Safitri, Amiwitchy, Chenny Aviana, Claudia Clara, Elma Lucyana, Junissa Bianda, Riva Ambardina, Saskia Gita Sakanti, Tanya Eirina, dan Ummi Shabrina Dammas.
Lebih dari sekadar pameran seni, Museum of Speaking Skin menjadi ruang ekspresif untuk merayakan perjalanan merawat kulit, khususnya bagi para Perempuan, melalui kolaborasi antara seni, sains, dan makna di balik perjalanan merawat diri.
Momen ini juga sekaligus menjadi perayaan atas peluncuran berbagai inovasi terbaru dari Lactacyd, mulai dari formula LACTOBIOME+, hingga produk Body Wash yang menandai ekspansi mereka menuju segmen perawatan kulit tubuh secara menyeluruh.
“Melalui Museum of Speaking Skin, kami ingin menciptakan ruang yang merayakan perjalanan dalam merawat kulit, terutama bagi perempuan Indonesia, sekaligus memperkenalkan inovasi terbaru kami yang mendukung perawatan kulit di setiap tahap kehidupan,” tambah Quang Long.
Di area product experience, pengunjung dapat mengenal lebih dekat inovasi LACTOBIOME+, kombinasi Natural Lactoserum dan Organic Lactic Acid yang bekerja selaras dengan skin microbiome untuk menjaga keseimbangan pH alami kulit serta memperkuat skin barrier.
“Selain menjaga kesehatan kulit, kami juga ingin mendukung kepercayaan diri para konsunen di setiap tahap kehidupan mereka, mulai dari bayi, remaja, dewasa, hingga lansia. Karena setiap individu layak mendapatkan perawatan kulit terbaik,” ungkap Fatimah Pitaloca, Medical Lead, Opella Healthcare Indonesia.
Pameran ini juga menjadi momen peluncuran resmi Lactacyd Body Wash, inovasi terbaru yang memperluas segmen mereka dari produk perawatan area feminin menjadi solusi lengkap untuk kulit tubuh. Pengunjung dapat mencoba langsung dua varian utama merek, yakni:
“Dengan Body Wash ini, kami ingin membawa sains dan kelembutan khas Lactacyd ke tahap berikutnya dan menjadikan setiap momen mandi sebagai pengalaman perawatan diri yang lembut, nyaman, dan bermakna,” ujar Eka Puteri Widiyaningsih, Brand Manager Lactacyd Indonesia.
Selain pameran, pengunjung juga dapat menikmati berbagai aktivitas menarik seperti area bermain dan berkarya untuk anak-anak, skin check gratis, photobooth, serta Lactacyd Store hasil kolaborasi dengan Watsons yang menawarkan promo menarik, merchandise eksklusif, dan undian berhadiah.
Eka Puteri menambahkan, merawat kulit bukan hanya tentang tampilan luar, tapi juga tentang bagaimana kita merasa nyaman dan percaya diri dalam tubuh kita sendiri. Melalui Museum of Speaking Skin, semua perempuan termasuk para ibu diajak untuk merayakan setiap perjalan yang mereka lalui dalam merawat kulit, baik untuk diri sendiri maupun si Kecil tersayang.
"Tujuan merawat kulit lebih dari sekedar cantik secara visual, tetapi juga menjaganya tetap kuat dan sehat dari dalam,” tutup Eka.
Mengusung tema “Skin Speaks, We Listen”, Museum of Speaking Skin menggabungkan seni, sains, dan pengalaman multisensori yang menyoroti hubungan emosional antara perempuan dan perjalanan kulit mereka.
Baca juga: 10 Kebiasaan K-Beauty yang Bikin Kulit Lebih Halus & Glowing
“Kami percaya bahwa kulit bukan hanya tentang penampilan, tapi juga tentang cerita, pengalaman, serta perjalanan yang dialaminya,” ungkap Quang Long Tran, Country Head Opella Healthcare Indonesia.

Museum of Speaking Skin (Sumber Foto: Lactacyd)
Museum of Speaking Skin melibatkan sepuluh seniman dan ilustrator perempuan Indonesia yang menampilkan 17 karya seni bertema “Skin speaks of womanhood, motherhood, and the beauty of self-care journey”. Karya tersebut menggambarkan kulit sebagai medium ekspresi, perjalanan, dan jati diri perempuan.
Para seniman tersebut antara lain Aliffia Safitri, Amiwitchy, Chenny Aviana, Claudia Clara, Elma Lucyana, Junissa Bianda, Riva Ambardina, Saskia Gita Sakanti, Tanya Eirina, dan Ummi Shabrina Dammas.
Lebih dari sekadar pameran seni, Museum of Speaking Skin menjadi ruang ekspresif untuk merayakan perjalanan merawat kulit, khususnya bagi para Perempuan, melalui kolaborasi antara seni, sains, dan makna di balik perjalanan merawat diri.
Momen ini juga sekaligus menjadi perayaan atas peluncuran berbagai inovasi terbaru dari Lactacyd, mulai dari formula LACTOBIOME+, hingga produk Body Wash yang menandai ekspansi mereka menuju segmen perawatan kulit tubuh secara menyeluruh.
“Melalui Museum of Speaking Skin, kami ingin menciptakan ruang yang merayakan perjalanan dalam merawat kulit, terutama bagi perempuan Indonesia, sekaligus memperkenalkan inovasi terbaru kami yang mendukung perawatan kulit di setiap tahap kehidupan,” tambah Quang Long.

Produk-produk Lactacyd (Sumber Foto: Lactacyd)
Di area product experience, pengunjung dapat mengenal lebih dekat inovasi LACTOBIOME+, kombinasi Natural Lactoserum dan Organic Lactic Acid yang bekerja selaras dengan skin microbiome untuk menjaga keseimbangan pH alami kulit serta memperkuat skin barrier.
“Selain menjaga kesehatan kulit, kami juga ingin mendukung kepercayaan diri para konsunen di setiap tahap kehidupan mereka, mulai dari bayi, remaja, dewasa, hingga lansia. Karena setiap individu layak mendapatkan perawatan kulit terbaik,” ungkap Fatimah Pitaloca, Medical Lead, Opella Healthcare Indonesia.
Pameran ini juga menjadi momen peluncuran resmi Lactacyd Body Wash, inovasi terbaru yang memperluas segmen mereka dari produk perawatan area feminin menjadi solusi lengkap untuk kulit tubuh. Pengunjung dapat mencoba langsung dua varian utama merek, yakni:
- Healthy Bright, dengan Brightening Actipone Complex dan Niacinamide yang membantu mencerahkan kulit dalam tujuh hari, berpadu dengan aroma mewah Peony, Pear, dan Sandalwood.
- Ever Fresh, dengan Freshness Technology dan 7 Herbal Extracts yang memberikan sensasi segar hingga 24 jam, dengan aroma Apple, Berry, dan Freesia.
“Dengan Body Wash ini, kami ingin membawa sains dan kelembutan khas Lactacyd ke tahap berikutnya dan menjadikan setiap momen mandi sebagai pengalaman perawatan diri yang lembut, nyaman, dan bermakna,” ujar Eka Puteri Widiyaningsih, Brand Manager Lactacyd Indonesia.
Selain pameran, pengunjung juga dapat menikmati berbagai aktivitas menarik seperti area bermain dan berkarya untuk anak-anak, skin check gratis, photobooth, serta Lactacyd Store hasil kolaborasi dengan Watsons yang menawarkan promo menarik, merchandise eksklusif, dan undian berhadiah.
Eka Puteri menambahkan, merawat kulit bukan hanya tentang tampilan luar, tapi juga tentang bagaimana kita merasa nyaman dan percaya diri dalam tubuh kita sendiri. Melalui Museum of Speaking Skin, semua perempuan termasuk para ibu diajak untuk merayakan setiap perjalan yang mereka lalui dalam merawat kulit, baik untuk diri sendiri maupun si Kecil tersayang.
"Tujuan merawat kulit lebih dari sekedar cantik secara visual, tetapi juga menjaganya tetap kuat dan sehat dari dalam,” tutup Eka.
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.