5 Aktivitas Outdoor yang Bikin Hubungan Ayah dan Anak Makin Dekat
18 November 2025 |
15:42 WIB
Ayah memiliki peran penting dalam tumbuh kembang anak. Namun, data Mikro Susenas BPS Maret 2024 menunjukkan masih banyak anak Indonesia yang tidak mendapatkan kehadiran ayah secara utuh.
Dari 79,4 juta anak di bawah 18 tahun, 20,1 persen atau 15,9 juta anak tergolong fatherless, baik karena tidak tinggal bersama ayah, maupun karena ayah bekerja lebih dari 60 jam per minggu sehingga jarang hadir di rumah.
Baca juga: 9 Langkah Awal Menjadi Calon Ayah
Pakar parenting Jennifer E. Lansford mengatakan bahwa ayah yang terlibat berpengaruh besar pada perkembangan fisik, kognitif, emosional, dan sosial anak. Aktivitas sederhana bersama ayah dapat membangun kepercayaan diri, keberanian, hingga kecerdasan emosional si kecil.
Untuk membantu mempererat hubungan, berikut lima aktivitas outdoor yang bisa menjadi inspirasi ayah dan anak menghabiskan waktu berkualitas bersama.
1. Jalan Sore atau Jalan Pagi di Taman Kota
Jalan santai adalah kegiatan sederhana tetapi sangat efektif untuk membangun kedekatan. Aktivitas ini memungkinkan ayah dan anak mengobrol ringan, mengamati lingkungan sekitar, dan merasakan kebersamaan tanpa distraksi layar.
Bagi anak, rutinitas berjalan bersama ayah membantu mereka memahami ritme tubuh, mengenali lingkungan, dan merasa aman karena kehadiran ayah yang penuh perhatian.
2. Main Bola atau Aktivitas Fisik di Ruang Hijau
Bermain bola, kejar-kejaran, lompat tali, atau permainan sederhana lainnya dapat memperkuat bonding sekaligus memperkenalkan anak pada nilai sportivitas, mengatur emosi, dan kemampuan bersosialisasi.
Ruang terbuka memberi kesempatan anak untuk berlari bebas, bereksperimen, dan belajar batas kemampuan tubuhnya. Bagi ayah, ini adalah momen untuk memberi dukungan positif secara langsung.
3. Bersepeda Santai Bareng
Bersepeda menjadi aktivitas favorit banyak keluarga karena menggabungkan olahraga, eksplorasi, dan percakapan spontan.
Walau sesederhana mengitari kompleks atau taman kota, momen ini menciptakan rasa percaya diri pada anak, terutama ketika mereka merasakan dukungan ayah saat mengayuh atau mencoba jalur baru.
4. Eksplorasi Alam dan Edukasi Outdoor
Jika ingin suasana yang lebih lengkap, ayah bisa mengajak anak ke ruang terbuka seperti Scientia Square Park (SQP Park) di Summarecon Serpong yang menawarkan berbagai aktivitas seru mulai dari Velocity Skatepark, Adventure Ropes, Water Playground, hingga berbagai area hijau untuk piknik dan bermain.
Alese Sandria, Center Head SQP Park mengatakan, fasilitas di taman ini dirancang untuk menjadi tempat rekreasi sekaligus ruang tumbuh bersama. “Dengan suasana asri dan fasilitas lengkap, taman ini bukan hanya tempat rekreasi, tapi juga ruang untuk membangun kenangan keluarga yang bermakna,” ujarnya.
Di era gawai, ruang luar seperti ini membantu ayah dan anak kembali terhubung tanpa distraksi layar.
5. Berinteraksi dengan Hewan di Petting Zoo
Interaksi dengan hewan terbukti dapat meningkatkan empati dan kepercayaan diri anak. Di SQP Park, anak bisa bertemu langsung dengan Alpaca, Mini Horse, hingga Domba Merino dalam area petting zoo yang luas dan aman.
Selain itu juga ada SQP Express Mini Train, kereta keliling untuk berpetualang sambil mengenal satwa baru seperti rakun, otter, meerkat, dan prairie dog, serta menikmati pemandangan taman bunga dan sawah, pemandangan langka di tengah kota.
Aktivitas seperti ini memberi pengalaman sensorik dan emosional yang kuat sekaligus menambah topik obrolan seru antara ayah dan anak.
Apa pun aktivitasnya, yang paling penting adalah kehadiran ayah secara utuh mendampingi, berkomunikasi, dan menunjukkan perhatian. Rutinitas kecil yang konsisten jauh lebih bermakna daripada waktu panjang tanpa keterlibatan.
Dengan menyisihkan sedikit waktu untuk beraktivitas di luar ruang, ayah dan anak dapat membangun hubungan yang hangat, kuat, dan menjadi bekal penting untuk masa depan.
Dari 79,4 juta anak di bawah 18 tahun, 20,1 persen atau 15,9 juta anak tergolong fatherless, baik karena tidak tinggal bersama ayah, maupun karena ayah bekerja lebih dari 60 jam per minggu sehingga jarang hadir di rumah.
Baca juga: 9 Langkah Awal Menjadi Calon Ayah
Pakar parenting Jennifer E. Lansford mengatakan bahwa ayah yang terlibat berpengaruh besar pada perkembangan fisik, kognitif, emosional, dan sosial anak. Aktivitas sederhana bersama ayah dapat membangun kepercayaan diri, keberanian, hingga kecerdasan emosional si kecil.
Untuk membantu mempererat hubungan, berikut lima aktivitas outdoor yang bisa menjadi inspirasi ayah dan anak menghabiskan waktu berkualitas bersama.
1. Jalan Sore atau Jalan Pagi di Taman Kota
Jalan santai adalah kegiatan sederhana tetapi sangat efektif untuk membangun kedekatan. Aktivitas ini memungkinkan ayah dan anak mengobrol ringan, mengamati lingkungan sekitar, dan merasakan kebersamaan tanpa distraksi layar.
Bagi anak, rutinitas berjalan bersama ayah membantu mereka memahami ritme tubuh, mengenali lingkungan, dan merasa aman karena kehadiran ayah yang penuh perhatian.
2. Main Bola atau Aktivitas Fisik di Ruang Hijau
Bermain bola, kejar-kejaran, lompat tali, atau permainan sederhana lainnya dapat memperkuat bonding sekaligus memperkenalkan anak pada nilai sportivitas, mengatur emosi, dan kemampuan bersosialisasi.
Ruang terbuka memberi kesempatan anak untuk berlari bebas, bereksperimen, dan belajar batas kemampuan tubuhnya. Bagi ayah, ini adalah momen untuk memberi dukungan positif secara langsung.
3. Bersepeda Santai Bareng
Bersepeda menjadi aktivitas favorit banyak keluarga karena menggabungkan olahraga, eksplorasi, dan percakapan spontan.
Walau sesederhana mengitari kompleks atau taman kota, momen ini menciptakan rasa percaya diri pada anak, terutama ketika mereka merasakan dukungan ayah saat mengayuh atau mencoba jalur baru.
4. Eksplorasi Alam dan Edukasi Outdoor
Jika ingin suasana yang lebih lengkap, ayah bisa mengajak anak ke ruang terbuka seperti Scientia Square Park (SQP Park) di Summarecon Serpong yang menawarkan berbagai aktivitas seru mulai dari Velocity Skatepark, Adventure Ropes, Water Playground, hingga berbagai area hijau untuk piknik dan bermain.
Alese Sandria, Center Head SQP Park mengatakan, fasilitas di taman ini dirancang untuk menjadi tempat rekreasi sekaligus ruang tumbuh bersama. “Dengan suasana asri dan fasilitas lengkap, taman ini bukan hanya tempat rekreasi, tapi juga ruang untuk membangun kenangan keluarga yang bermakna,” ujarnya.
Di era gawai, ruang luar seperti ini membantu ayah dan anak kembali terhubung tanpa distraksi layar.
5. Berinteraksi dengan Hewan di Petting Zoo
Interaksi dengan hewan terbukti dapat meningkatkan empati dan kepercayaan diri anak. Di SQP Park, anak bisa bertemu langsung dengan Alpaca, Mini Horse, hingga Domba Merino dalam area petting zoo yang luas dan aman.
Selain itu juga ada SQP Express Mini Train, kereta keliling untuk berpetualang sambil mengenal satwa baru seperti rakun, otter, meerkat, dan prairie dog, serta menikmati pemandangan taman bunga dan sawah, pemandangan langka di tengah kota.
Aktivitas seperti ini memberi pengalaman sensorik dan emosional yang kuat sekaligus menambah topik obrolan seru antara ayah dan anak.
Apa pun aktivitasnya, yang paling penting adalah kehadiran ayah secara utuh mendampingi, berkomunikasi, dan menunjukkan perhatian. Rutinitas kecil yang konsisten jauh lebih bermakna daripada waktu panjang tanpa keterlibatan.
Dengan menyisihkan sedikit waktu untuk beraktivitas di luar ruang, ayah dan anak dapat membangun hubungan yang hangat, kuat, dan menjadi bekal penting untuk masa depan.
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.