Grup Paduan Suara Anak-anak, Libera Persembahkan Konser Perdana di Indonesia
02 November 2025 |
15:50 WIB
Setelah bertahun-tahun dinantikan oleh para penggemar musik klasik di Indonesia, grup vokal anak laki-laki asal London, Libera, akhirnya menggelar konser perdananya di Indonesia. Bertajuk “Libera Live in Jakarta”, konser ini berlangsung pada Sabtu, 1 November 2025, di JIExpo Convention Center & Theatre, Kemayoran, Jakarta, dengan dua sesi pertunjukan pada pukul 16.00 WIB dan 19.30 WIB.
Dikenal sebagai “Voice of Angels”, Libera telah memikat hati pendengar di berbagai negara melalui harmoni lembut dan aransemen musik yang memadukan nuansa klasik dengan sentuhan kontemporer. Grup ini beranggotakan anak-anak berusia antara 7 hingga 16 tahun, yang tampil dengan busana putih menyerupai jubah liturgi.
Baca juga: Venue Konser ONE OK ROCK di Jakarta Pindah ke Indonesia Arena
Suasana konser penuh kehangatan dan menenangkan jiwa, seolah mengundang setiap penonton untuk berhenti sejenak dari hiruk-pikuk dunia dan tenggelam dalam harmoni suara anak-anak yang suci. Setiap nada yang mereka lantunkan terasa jernih dan tulus, mengalun dengan keindahan yang menggugah emosi tanpa perlu banyak kata-kata.
Libera membuka penampilannya dengan lagu bertajuk Angel yang mengisahkan tentang malaikat pelindung yang selalu ada untuk memberikan bimbingan, perlindungan, dan penghiburan di saat suka maupun duka. Penampilan mereka diiringi musik orkestra yang megah, seperti biola, cello, gitar, dan drum, yang menambah kedalaman musikal pada setiap lagunya.
Penonton memenuhi area tempat duduk, menyimak dalam suasana hening dan khidmat, sementara tata lampu menyorot tiap kelompok vokal secara bergantian. Panggungnya dibuat dengan pencahayaan minimalis yang menenangkan, supaya penonton fokus pada suara dan harmoni para penyanyi muda tersebut.
Adapun Libera didirikan oleh Robert Prizeman pada awal 1990-an. Grup ini bermula dari paduan suara gereja di South London yang kemudian berkembang menjadi grup rekaman profesional di bawah label EMI Classics.
Prizeman, yang juga seorang komposer dan arranger, berperan besar dalam membentuk identitas musikal Libera dengan memadukan unsur Gregorian chant, musik klasik, dan pop kontemporer.
Sejak wafatnya Prizeman pada 2021, kepemimpinan musikal Libera diteruskan oleh Sam Coates, yang tetap mempertahankan karakter khas grup sambil membawa warna baru dalam aransemen dan repertoar mereka.
Libera telah merilis lebih dari 20 album dan tampil di berbagai panggung bergengsi dunia, termasuk di Inggris, Amerika Serikat, Filipina, Jepang, dan Korea Selatan.
Mereka juga kerap tampil di acara kenegaraan dan perayaan Natal BBC, serta bekerja sama dengan orkestra ternama seperti The Philharmonia Orchestra dan The Royal Philharmonic Orchestra. Beberapa lagu andalan mereka yang paling dikenal antara lain Sanctus, Salva Me, Angel Voices, Far Away, Orinoco Flow, dan I Am the Day.
Konser di Jakarta menjadi momen istimewa karena Libera berkolaborasi dengan The Resonanz Children’s Choir (TRCC), paduan suara anak-anak Indonesia yang dibentuk oleh maestro Avip Priatna sejak 2007 dan kini dibina oleh konduktor Devi Fransisca.
Baca juga: Konser Alur Bunyi Hadirkan Ether Recurrence, Eksperimen Suara tentang Siklus & Kemanusiaan
TRCC telah mengukir prestasi gemilang di berbagai kompetisi internasional, mulai dari Bali International Choir Competition (2012), Hong Kong International Youth and Children’s Choir Competition (2013), hingga kemenangan di Hungaria (2014) dan Amerika Serikat (2015).
Puncaknya, TRCC berhasil meraih juara pertama di Tolosa Choral Competition, Spanyol (2017), serta memenangkan trofi bergengsi European Grand Prix for Choral Singing di Slovenia (2018).
Dikenal sebagai “Voice of Angels”, Libera telah memikat hati pendengar di berbagai negara melalui harmoni lembut dan aransemen musik yang memadukan nuansa klasik dengan sentuhan kontemporer. Grup ini beranggotakan anak-anak berusia antara 7 hingga 16 tahun, yang tampil dengan busana putih menyerupai jubah liturgi.
Baca juga: Venue Konser ONE OK ROCK di Jakarta Pindah ke Indonesia Arena
Suasana konser penuh kehangatan dan menenangkan jiwa, seolah mengundang setiap penonton untuk berhenti sejenak dari hiruk-pikuk dunia dan tenggelam dalam harmoni suara anak-anak yang suci. Setiap nada yang mereka lantunkan terasa jernih dan tulus, mengalun dengan keindahan yang menggugah emosi tanpa perlu banyak kata-kata.
Libera membuka penampilannya dengan lagu bertajuk Angel yang mengisahkan tentang malaikat pelindung yang selalu ada untuk memberikan bimbingan, perlindungan, dan penghiburan di saat suka maupun duka. Penampilan mereka diiringi musik orkestra yang megah, seperti biola, cello, gitar, dan drum, yang menambah kedalaman musikal pada setiap lagunya.
Penonton memenuhi area tempat duduk, menyimak dalam suasana hening dan khidmat, sementara tata lampu menyorot tiap kelompok vokal secara bergantian. Panggungnya dibuat dengan pencahayaan minimalis yang menenangkan, supaya penonton fokus pada suara dan harmoni para penyanyi muda tersebut.
Adapun Libera didirikan oleh Robert Prizeman pada awal 1990-an. Grup ini bermula dari paduan suara gereja di South London yang kemudian berkembang menjadi grup rekaman profesional di bawah label EMI Classics.
Prizeman, yang juga seorang komposer dan arranger, berperan besar dalam membentuk identitas musikal Libera dengan memadukan unsur Gregorian chant, musik klasik, dan pop kontemporer.
Sejak wafatnya Prizeman pada 2021, kepemimpinan musikal Libera diteruskan oleh Sam Coates, yang tetap mempertahankan karakter khas grup sambil membawa warna baru dalam aransemen dan repertoar mereka.
Libera telah merilis lebih dari 20 album dan tampil di berbagai panggung bergengsi dunia, termasuk di Inggris, Amerika Serikat, Filipina, Jepang, dan Korea Selatan.
Mereka juga kerap tampil di acara kenegaraan dan perayaan Natal BBC, serta bekerja sama dengan orkestra ternama seperti The Philharmonia Orchestra dan The Royal Philharmonic Orchestra. Beberapa lagu andalan mereka yang paling dikenal antara lain Sanctus, Salva Me, Angel Voices, Far Away, Orinoco Flow, dan I Am the Day.
Konser di Jakarta menjadi momen istimewa karena Libera berkolaborasi dengan The Resonanz Children’s Choir (TRCC), paduan suara anak-anak Indonesia yang dibentuk oleh maestro Avip Priatna sejak 2007 dan kini dibina oleh konduktor Devi Fransisca.
Baca juga: Konser Alur Bunyi Hadirkan Ether Recurrence, Eksperimen Suara tentang Siklus & Kemanusiaan
TRCC telah mengukir prestasi gemilang di berbagai kompetisi internasional, mulai dari Bali International Choir Competition (2012), Hong Kong International Youth and Children’s Choir Competition (2013), hingga kemenangan di Hungaria (2014) dan Amerika Serikat (2015).
Puncaknya, TRCC berhasil meraih juara pertama di Tolosa Choral Competition, Spanyol (2017), serta memenangkan trofi bergengsi European Grand Prix for Choral Singing di Slovenia (2018).
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.