Aplikasi keuangan. (foto: Freepik)

Tren Pengguna Aplikasi Keuangan Memasuki Fase Baru

31 October 2025   |   11:30 WIB
Image
Fajar Sidik Hypeabis.id

Industri aplikasi keuangan global memasuki babak baru menuju pertumbuhan berkualitas. Laporan The Finance App Insights Report 2025 dari Adjust menunjukkan bahwa meski laju unduhan mulai melambat di beberapa kawasan, keterlibatan pengguna justru melonjak dan basis pengguna yang lebih aktif.

Perusahaan pengukuran dan analitik, Adjust, merilis The Finance App Insights Report: 2025 Edition, yang menemukan bahwa aplikasi keuangan global memasuki fase kematangan baru pada tahun 2025. Setelah ekspansi cepat, industri keuangan digital ini menuju pengembangan berkelanjutan yang berorientasi pada nilai.

Baca juga: Riset Populix Ungkap Gen Z dan Milenial Serius Rencanakan Keuangan dan Menabung

Pada kuartal ketiga 2025, instalasi aplikasi keuangan secara global meningkat 11 persen dibandingkan tahun sebelumnya (YoY). Demikian pula, jumlah sesi meningkat 16 persen pada kuartal yang sama, setelah sebelumnya tumbuh 24 persen secara tahunan pada 2024.

Meskipun kawasan Asia-Pasifik mengalami sedikit penurunan dalam jumlah instalasi, kawasan ini mencatat kenaikan sesi sebesar 35 persen pada paruh pertama 2025. Hal itu menegaskan adanya keterlibatan pengguna yang lebih dalam dan basis pengguna yang lebih aktif. Amerika Utara menunjukkan tren serupa, dengan peningkatan sesi 15 persen meski tingkat instalasi menurun.

“Layanan keuangan dibangun di atas kepercayaan dan prinsip yang sama berlaku untuk pertumbuhan aplikasi keuangan. Pertumbuhan yang berkelanjutan bergantung pada ketepatan, inovasi, dan pemahaman tentang dari mana nilai yang sebenarnya berasal,” ujar Tiahn Wetzler, Director of Marketing di Adjust, dalam publikasi resminya. 

Meskipun tingkat retensi hari pertama untuk aplikasi keuangan secara keseluruhan menurun secara global dari 13,8 persen pada 2023 menjadi 12,5 persen pada paruh pertama 2025, aplikasi perbankan mencatat tingkat tertinggi sebesar 20,6 persen, melampaui semua subvertikal lainnya. Secara regional, Jepang (18,6%), Prancis (17,4%), serta Inggris dan Irlandia (17,2%) menunjukkan tingkat retensi aplikasi keuangan terkuat pada paruh pertama 2025.

Aplikasi pembayaran juga didominasi aplikasi keuangan sejak 2024 hingga paruh pertama 2025 yang mencakup 58 persen dari seluruh sesi, dengan instalasi meningkat 4 persen dan sesi 26 persen secara tahunan pada paruh pertama 2025.

Selain itu, instalasi aplikasi kripto melonjak 90 persen pada periode tersebut, menandakan kepercayaan yang pulih setelah koreksi pasar kripto pada 2022, sementara jumlah sesinya tumbuh 2 persen.

Lalu, aplikasi perdagangan saham mencatat peningkatan kecil, namun stabil pada semester I/2025, dengan instalasi dan sesi naik masing-masing 1?n 8% secara tahunan. Namun, keterlibatan pengguna meningkat signifikan pada kuartal III, dengan sesi naik 34%  persen.

Rata-rata durasi sesi aplikasi keuangan tetap stabil di 6,59 menit, naik dari 6,29 menit pada 2023. Aplikasi kripto 11,9 menit, dan perdagangan saham 12,1 menit mencatat durasi sesi terpanjang. India mencapai 14,4 menit tertinggi secara global.

Akuisisi pengguna menjadi lebih efisien pada paruh pertama 2025, karena CPI aplikasi keuangan turun dari US$1,51 menjadi US$1,13. APAC mencatat rata-rata US$0,51, didorong oleh biaya lebih rendah di India (US$0,18) dan Filipina (US$0,25). APAC juga mencatat rasio berbayar terhadap organik tertinggi (1,35), dengan India (2,79), Indonesia (2,85), dan Filipina (3,10).

“Dengan data yang menunjukkan bahwa aplikasi keuangan beralih dari ekspansi cepat menuju pertumbuhan berkelanjutan yang berorientasi pada nilai, pemasar kini menghadapi tantangan baru, yaitu menjangkau pengguna paling bernilai pada momen yang tepat,” ujar April Tayson, Regional Vice President untuk INSEAU di Adjust.

Menurutnya, atribusi yang akurat, pengukuran yang transparan, dan wawasan real-time adalah kunci untuk mendorong hasil bisnis yang terukur. Solusi atribusi dan pengukuran canggih dari Adjust memungkinkan pemasar dan pengembang untuk memahami performa, mencegah penipuan, dan menghubungkan perjalanan pengguna secara mulus.

Tools seperti TrueLink untuk deep linking dan wawasan real-time bertenaga AI dari Adjust Growth Copilot membantu pemasar yang berorientasi pada kinerja untuk mengubah data menjadi tindakan dengan lebih cepat dari sebelumnya.
 

SEBELUMNYA

Waspada, Phising Makin Canggih dengan Menggunakan AI

BERIKUTNYA

AI Diperkirakan Konsumsi Lebih dari 50 Persen Energi Data Center

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga