ilustrasi (sumber : Andrea Piacquadio/pexels)

Wisata Kebugaran Kian Diminati, Wisman Korea Selatan Serbu Yogyakarta dan Surakarta

22 October 2025   |   06:16 WIB
Image
Dewi Andriani Jurnalis Hypeabis.id

Tren perjalanan saat ini mulai bergeser, tidak hanya sekedar menikmati pemandangan yang indah atau berburu kuliner yang menggoda selera. Makin banyak wisatawan yang tertarik berwisata untuk mencari pengalaman yang menyehatkan tubuh dan menenangkan pikiran.

Tak heran bila dalam beberapa waktu terakhir ini, tren wisata kebugaran (wellness tourism) dan pengalaman holistik kian berkembang di Indonesia. Tren ini tidak hanya dinikmati oleh wisatawan Nusantara (wisnus) tetapi juga dicari oleh wisatawan mancanegara, terutama wisman asal Korea Selatan.

Ini sejalan dengan data yang dirilis oleh Agoda bahwa jumlah wisatawan asal Korsel yang mencari akomodasi di Yogyakarta dan Surakarta sepanjang September 2025 melonjak lebih dari sebelas kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca Juga: Dongkrak Pariwisata, ASDP Bangun Amphiteater Berkapasitas 10.000 Penonton di Bakauheni Harbour City

Momen tersebut bertepatan dengan penyelenggaraan Wonderful Indonesia Wellness Festival yang menampilkan kekayaan warisan kebugaran Kerajaan Mataram, dengan memadukan tradisi Jawa dengan praktik kebugaran modern.

Festival ini menghadirkan dua agenda utama, yakni "Jogja Cultural Wellness Festival (JCWF) 2025" di Yogyakarta dan "Royal Surakarta Wellness Festival (RSWF)" di Surakarta.

Data Agoda menunjukkan bahwa festival ini menarik perhatian penggemar kebugaran dari berbagai negara, dengan peningkatan 15?lam pencarian akomodasi ke Yogyakarta dan peningkatan 119% ke Surakarta pada November, dibandingkan tahun sebelumnya.

Tiga negara utama yang menunjukkan minat tertinggi untuk berkunjung ke Yogyakarta dan Surakarta selama November adalah Korea Selatan, Malaysia, dan Singapura. Korea Selatan mencatat lonjakan tertinggi sebesar 1.121%, diikuti oleh Thailand (221%) dan Jepang (16%).

Temuan ini menunjukkan tren yang lebih luas, di mana wisatawan semakin memprioritaskan kesehatan dan kebugaran dalam agenda perjalanan mereka, dengan minat terbesar datang dari pasar Asia.

Meningkatnya minat wisatawan Korea Selatan juga sejalan dengan upaya pemerintah Indonesia untuk mempromosikan pariwisata kebugaran ke wisatawan Negeri Ginseng tersebut dalam kunjungannya ke Seoul bulan September lalu.

Dengan meningkatnya minat terhadap wisata kebugaran serta dukungan pemerintah dalam mengembangkan potensi kebugaran tradisional yang unik, Indonesia berpeluang besar menjadi salah satu pusat wisata kebugaran terkemuka di kawasan dan dunia.

Faktanya, menurut Global Wellness Institute, Indonesia kini berada di peringkat enam besar ekonomi kebugaran di kawasan Asia Pasifik dengan pertumbuhan ketiga tertinggi.

Gede Gunawan, Senior Country Director Agoda untuk Indonesia, mengatakan, potensi wisata kebugaran Indonesia sangat besar dan layak mendapatkan perhatian global.

“Selain destinasi populer seperti Bali, Yogyakarta, dan Surakarta, masih banyak wilayah lain yang memiliki potensi belum tergarap,” tuturnya.

Agoda berkomitmen membantu wisatawan menikmati kekayaan budaya dan tradisi kebugaran Indonesia melalui platform yang memudahkan mereka menemukan akomodasi, penerbangan, dan aktivitas untuk menyegarkan pikiran, tubuh, dan jiwa.

Baca Juga: 5 Wisata Seru di Depok untuk Warga Lokal

SEBELUMNYA

Resensi Novel Koloni: Refleksi Dunia Semut & Manusia Ala Ratih Kumala

BERIKUTNYA

Dari Soenarto hingga Danarto: Sanggarbambu dan Seni yang Menolak Diam di Pusat Arus

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga