Krisdayanti Raih Medali Perak di World Kungfu Championships 2025
20 October 2025 |
15:05 WIB
Diva Indonesia, Krisdayanti, kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah internasional. Akan tetapi, kali ini bukan lewat suara emasnya, melainkan lewat dunia olahraga. Pelantun “Menghitung Hari” itu berhasil membawa pulang medali perak dari ajang World Kungfu Championships 2025 yang berlangsung di China.
Dalam ajang ini, Krisdayanti berlaga di kategori 40–59 tahun. Sang diva turun di nomor senjata individu. Dia menggunakan kipas lipat atau shanzi sebagai senjata utama yang melengkapi tekniknya di lapangan.
Kipas lipat sendiri dikenal sebagai salah satu senjata tradisional khas wushu yang menonjolkan keanggunan sekaligus ketepatan gerak. Melalui penguasaan teknik tersebut, Krisdayanti berhasil menampilkan performa impresif yang akhirnya mengantarkannya meraih prestasi membanggakan di ajang dunia.
“Raih peringkat kedua di nomor senjata tunggal putri-shanzi di Grup E,” tulis Krisdayanti di akun resmi Instagram-nya.
Baca juga: Hasil Drawing Cabor Sepak Bola di SEA Games 2025
Dalam momen itu, Krisdayanti juga memamerkan medali dan sertifikat penghargaan yang berhasil ia bawa pulang. Krisdayanti bisa ikut ke dalam kompetisi ini karena merupakan bagian dari kontingen Indonesia yang dikirim ke ajang yang berlangsung pada 14-20 Oktober 2025 tersebut. Total,ada sekitar 10 atlet wushu Indonesia yang dikirim dalam kejuaraan ini, termasuk Krisdayanti
Meski dikenal sebagai penyanyi, Krisdayanti ternyata telah lama menekuni dunia wushu. Dalam beberapa pekan terakhir sebelum pertandingan, isi unggahan Instagram miliknya juga banyak menampilkan momen saat dirinya melakukan sesi latihan.
Hal ini memperlihatkan keseriusannya mempersiapkan diri menghadapi kompetisi dunia. Dia bahkan melakukan simulasi yang ketat agar di dalam kompetisi bisa tampil lebih optimal. “Berlatih layaknya bertanding, hari ini kami melakukan simulasi latihan terakhir sebelum berangkat untuk pertandingan internasional,” tulisnya, dalam sebuah unggahan lain.
World Kungfu Championships merupakan bagian dari kompetisi wushu tradisional berskala global. Kejuaraan ini diselenggarakan oleh International Wushu Federation (IWUF) dan menjadi wadah bagi atlet dari berbagai negara untuk menampilkan kemampuan wushu klasik.
Kejuaraan dunia ini pertama kali digelar pada tahun 2004. Berbeda dengan kompetisi wushu modern, ajang ini membuka kesempatan bagi berbagai kelompok usia. Terdapat beberapa kategori peserta, mulai dari 11 tahun ke bawah, 12–14 tahun, 15–17 tahun, 18–39 tahun, 40–59 tahun, hingga 60 tahun ke atas.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Dalam ajang ini, Krisdayanti berlaga di kategori 40–59 tahun. Sang diva turun di nomor senjata individu. Dia menggunakan kipas lipat atau shanzi sebagai senjata utama yang melengkapi tekniknya di lapangan.
Kipas lipat sendiri dikenal sebagai salah satu senjata tradisional khas wushu yang menonjolkan keanggunan sekaligus ketepatan gerak. Melalui penguasaan teknik tersebut, Krisdayanti berhasil menampilkan performa impresif yang akhirnya mengantarkannya meraih prestasi membanggakan di ajang dunia.
“Raih peringkat kedua di nomor senjata tunggal putri-shanzi di Grup E,” tulis Krisdayanti di akun resmi Instagram-nya.
Baca juga: Hasil Drawing Cabor Sepak Bola di SEA Games 2025
Dalam momen itu, Krisdayanti juga memamerkan medali dan sertifikat penghargaan yang berhasil ia bawa pulang. Krisdayanti bisa ikut ke dalam kompetisi ini karena merupakan bagian dari kontingen Indonesia yang dikirim ke ajang yang berlangsung pada 14-20 Oktober 2025 tersebut. Total,ada sekitar 10 atlet wushu Indonesia yang dikirim dalam kejuaraan ini, termasuk Krisdayanti
Meski dikenal sebagai penyanyi, Krisdayanti ternyata telah lama menekuni dunia wushu. Dalam beberapa pekan terakhir sebelum pertandingan, isi unggahan Instagram miliknya juga banyak menampilkan momen saat dirinya melakukan sesi latihan.
Hal ini memperlihatkan keseriusannya mempersiapkan diri menghadapi kompetisi dunia. Dia bahkan melakukan simulasi yang ketat agar di dalam kompetisi bisa tampil lebih optimal. “Berlatih layaknya bertanding, hari ini kami melakukan simulasi latihan terakhir sebelum berangkat untuk pertandingan internasional,” tulisnya, dalam sebuah unggahan lain.
World Kungfu Championships merupakan bagian dari kompetisi wushu tradisional berskala global. Kejuaraan ini diselenggarakan oleh International Wushu Federation (IWUF) dan menjadi wadah bagi atlet dari berbagai negara untuk menampilkan kemampuan wushu klasik.
Kejuaraan dunia ini pertama kali digelar pada tahun 2004. Berbeda dengan kompetisi wushu modern, ajang ini membuka kesempatan bagi berbagai kelompok usia. Terdapat beberapa kategori peserta, mulai dari 11 tahun ke bawah, 12–14 tahun, 15–17 tahun, 18–39 tahun, 40–59 tahun, hingga 60 tahun ke atas.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.