Wakili Indonesia, Kris Dayanti Siap Berlaga di 10th World Kungfu Championships
14 October 2025 |
07:25 WIB
Aktris sekaligus penyanyi Kris Dayanti akan berpartisipasi dalam 10th World Kungfu Championships di Imeishan, China, yang berlangsung pada 14–20 Oktober 2025. Mantan anggota DPR periode 2019–2024 itu tengah menjalani latihan intensif sebagai persiapan sebelum berangkat ke ajang tersebut.
Kabar mengenai keikutsertaannya disampaikan langsung melalui akun Instagram @krisdayantilemos. “Berlatih layaknya bertanding,” tulisnya dalam unggahan yang menampilkan dirinya sedang berlatih. Ia menyebutkan bahwa latihan tersebut merupakan simulasi terakhir sebelum berangkat ke China untuk mengikuti pertandingan internasional.
Baca juga: Menpora Targetkan Wushu Ikut Berlaga di Olimpiade 2032
Kris Dayanti juga meminta doa dan dukungan dari masyarakat agar tim wushu Indonesia bisa meraih hasil terbaik. Doa itu pun disambut positif oleh banyak pengguna Instagram yang membanjiri kolom komentarnya dengan harapan agar Indonesia keluar sebagai juara.
Dalam foto dan video yang diunggah, penyanyi yang dijuluki diva pop Indonesia itu tampak mengenakan jaket tim nasional wushu Indonesia dan berlatih bersama para atlet lain.
Dikenal luas sebagai penyanyi, aktris, sekaligus politikus, Kris Dayanti kini menambah satu lagi catatan dalam kariernya melalui dunia olahraga. Sejak 2021, ia memang konsisten membagikan momen latihan wushu di media sosialnya.
Meski disibukkan berbagai agenda politik dan publik, ia tetap menyempatkan diri berlatih secara rutin, membuktikan semangatnya untuk terus berkembang di berbagai bidang.
Dikutip dari laman International Wushu Federation, asal usul wushu dapat ditelusuri dari zaman manusia purba atau zaman perunggu pada ke manusia purba dan 3000-1200 SM, atau bahkan lebih awal lagi. Kala itu, manusia kerap bertahan hidup dari hewan liar maupun manusia lainnya dengan mengembangkan teknik bela diri.
Penggunaan senjata saat itu pada akhirnya membentuk akar teknik berbasis senjata dalam wushu, dan adu kekuatan seperti teknik meningkatkan perkembangan sistem pertarungan tangan kosong.
Sementara itu, dari Dinasti Shang (sekitar 1556-1046 SM) hingga Warring States period (481-221 SM), wushu semakin mengembangkan metode pertarungan bersenjata dan tak bersenjata yang terspesialisasi, dan senjata canggih untuk berperang mulai bermunculan. Selama masa ini, wushu juga menjadi populer di kalangan masyarakat umum sebagai sarana bela diri dan peningkatan kesehatan, serta hiburan.
Singkat cerita, pada awal abad ke-20, berdirinya organisasi seperti Shanghai Jing Wu Physical Culture Society membuka jalan bagi perkembangan wushu menjadi olahraga populer. Pertunjukan publik, latihan, dan kompetisi menjadi hal yang umum, yang semakin memajukan praktik wushu.
Pada 1923, Pesta Olahraga Wushu Nasional China diadakan di Shanghai, dan pada 1936, sebuah delegasi wushu China melakukan demonstrasi di Olimpiade XI yang diadakan di Berlin, Jerman.
Wushu pun terus berkembang selama Era Republik dan setelah berdirinya Republik Rakyat China. Format dan aturan kompetisi wushu diterapkan, dan metode serta materi pengajaran distandarisasi. Pada 1985, Turnamen Wushu Undangan Internasional pertama diadakan di Xi'an, China, dan komite persiapan Federasi Wushu Internasional (IWUF) dibentuk. IWUF pun resmi berdiri pada 3 Oktober 1990.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Kabar mengenai keikutsertaannya disampaikan langsung melalui akun Instagram @krisdayantilemos. “Berlatih layaknya bertanding,” tulisnya dalam unggahan yang menampilkan dirinya sedang berlatih. Ia menyebutkan bahwa latihan tersebut merupakan simulasi terakhir sebelum berangkat ke China untuk mengikuti pertandingan internasional.
Baca juga: Menpora Targetkan Wushu Ikut Berlaga di Olimpiade 2032
Kris Dayanti juga meminta doa dan dukungan dari masyarakat agar tim wushu Indonesia bisa meraih hasil terbaik. Doa itu pun disambut positif oleh banyak pengguna Instagram yang membanjiri kolom komentarnya dengan harapan agar Indonesia keluar sebagai juara.
Dalam foto dan video yang diunggah, penyanyi yang dijuluki diva pop Indonesia itu tampak mengenakan jaket tim nasional wushu Indonesia dan berlatih bersama para atlet lain.
Dikenal luas sebagai penyanyi, aktris, sekaligus politikus, Kris Dayanti kini menambah satu lagi catatan dalam kariernya melalui dunia olahraga. Sejak 2021, ia memang konsisten membagikan momen latihan wushu di media sosialnya.
Meski disibukkan berbagai agenda politik dan publik, ia tetap menyempatkan diri berlatih secara rutin, membuktikan semangatnya untuk terus berkembang di berbagai bidang.
Dikutip dari laman International Wushu Federation, asal usul wushu dapat ditelusuri dari zaman manusia purba atau zaman perunggu pada ke manusia purba dan 3000-1200 SM, atau bahkan lebih awal lagi. Kala itu, manusia kerap bertahan hidup dari hewan liar maupun manusia lainnya dengan mengembangkan teknik bela diri.
Penggunaan senjata saat itu pada akhirnya membentuk akar teknik berbasis senjata dalam wushu, dan adu kekuatan seperti teknik meningkatkan perkembangan sistem pertarungan tangan kosong.
Sementara itu, dari Dinasti Shang (sekitar 1556-1046 SM) hingga Warring States period (481-221 SM), wushu semakin mengembangkan metode pertarungan bersenjata dan tak bersenjata yang terspesialisasi, dan senjata canggih untuk berperang mulai bermunculan. Selama masa ini, wushu juga menjadi populer di kalangan masyarakat umum sebagai sarana bela diri dan peningkatan kesehatan, serta hiburan.
Singkat cerita, pada awal abad ke-20, berdirinya organisasi seperti Shanghai Jing Wu Physical Culture Society membuka jalan bagi perkembangan wushu menjadi olahraga populer. Pertunjukan publik, latihan, dan kompetisi menjadi hal yang umum, yang semakin memajukan praktik wushu.
Pada 1923, Pesta Olahraga Wushu Nasional China diadakan di Shanghai, dan pada 1936, sebuah delegasi wushu China melakukan demonstrasi di Olimpiade XI yang diadakan di Berlin, Jerman.
Wushu pun terus berkembang selama Era Republik dan setelah berdirinya Republik Rakyat China. Format dan aturan kompetisi wushu diterapkan, dan metode serta materi pengajaran distandarisasi. Pada 1985, Turnamen Wushu Undangan Internasional pertama diadakan di Xi'an, China, dan komite persiapan Federasi Wushu Internasional (IWUF) dibentuk. IWUF pun resmi berdiri pada 3 Oktober 1990.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.