Penyanyi Andien tampil dalam acara Jakarta International BNI Java Jazz Festival 2025 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Jumat (30/5/2025). (Sumber gambar: JIBI/Bisnis/Eusebio Chrysnamurti)

6 Penampil Paling Ditunggu di Java Jazz Festival 2025 Day 2, Tribute Titiek Puspa Hingga Tunde

31 May 2025   |   14:02 WIB
Image
Chelsea Venda Jurnalis Hypeabis.id

Java Jazz Festival 2025 kembali mengguncang Jakarta dengan ragam penampilan spektakuler dari musisi-musisi terbaik dunia. Memasuki hari kedua, antusiasme pengunjung makin membara seiring dengan deretan line-up artis apik yang sayang untuk dilewatkan begitu saja.

Dari legenda jazz, pop crossover, hingga bintang muda yang sedang naik daun, hari kedua ini menjadi ajang pembuktian bahwa Java Jazz tak hanya soal musik, tapi juga soal momen, kejutan, dan pengalaman yang tak terlupakan.

Kolaborasi lintas negara, interpretasi ulang lagu-lagu klasik, hingga eksplorasi jazz dengan nuansa etnik atau urban juga menjadi warna yang terus tumbuh di hari kedua ini.

Baca juga: 100 Menit Penuh Eksplorasi Bersama Jacob Collier di BNI Java Jazz Festival 2025

Berikut ini enam nama yang paling ditunggu di Java Jazz Festival hari kedua:


1. Kris Dayanti

Krisdayanti, yang akrab disapa KD, adalah salah satu diva pop Indonesia yang telah menorehkan perjalanan karier gemilang sejak usia muda. KD mulai dikenal setelah menjuarai ajang Asia Bagus di Jepang pada 1992. Sejak itu, ia merilis berbagai album sukses seperti Menghitung Hari dan Cahaya, serta menggelar konser-konser megah, termasuk Konser KD pada 2001 yang mengukuhkannya sebagai ikon musik Indonesia.
 
Meskipun dikenal sebagai penyanyi pop, KD menunjukkan fleksibilitas musikalnya dengan tampil di berbagai genre, termasuk jazz. Penampilannya di Reyog Jazz Ponorogo 2019 menjadi bukti kemampuannya dalam membawakan lagu-lagu dengan nuansa jazz yang kental.
 
Kehadirannya di Java Jazz Festival kali ini menambah warna dan memperkaya pengalaman penonton, sekaligus menegaskan bahwa KD bukan hanya diva pop, tetapi juga seniman serba bisa yang mampu menjelajahi berbagai ranah musik. KD dijadwalkan tampil di BNI Hall pada pukul 16.30-17.30 WIB.


2. Sing a Long Tribute to Titiek Puspa

Java Jazz Festival tahun ini kembali menghadirkan proyek musik spesial bertajuk Sing a Long. Tema musik yang diusung kali ini untuk memberi penghormatan bagi mendiang Titiek Puspa, ikon legendaris musik Indonesia. Dalam program ini, lagu-lagu karya Titiek Puspa akan diaransemen ulang dan dibawakan oleh deretan musisi lintas generasi, seperti Adikara, Bilal Indrajaya, Danilla, dan Kris Dayanti.
 
Penampilan para musisi ini menjadi bentuk apresiasi terhadap warisan musik yang ditinggalkan Titiek Puspa, sekaligus memperkenalkan karya-karyanya kepada generasi baru. Sesuai namanya, Sing a Long dirancang untuk melibatkan penonton secara langsung. Para penonton tidak hanya menonton, tetapi juga diajak menyanyikan lagu-lagu kenangan bersama-sama, menciptakan atmosfer hangat yang penuh kebersamaan dan rasa hormat.
 
Format interaktif ini akan membawa nuansa nostalgia yang menyentuh, menjadikan momen tersebut istimewa dalam rangkaian Java Jazz Festival 2025. Pertunjukan ini dapat disaksikan di panggung Teh Botol Sosro Hall pada pukul 19.30–20.30 WIB.


3. Tunde - The Voice of Lighthouse Family

Tunde Baiyewu, penyanyi dan penulis lagu asal Inggris berdarah Nigeria, dikenal luas sebagai vokalis dari duo Lighthouse Family yang meraih kesuksesan multi-platinum. Album debut mereka Ocean Drive, dengan singel "Lifted" masuk lima besar tangga lagu Inggris. Album ini meraih sertifikasi enam kali platinum dan menghabiskan 154 minggu di tangga album Inggris.
 
Kesuksesan itu berlanjut dengan album Postcards from Heaven dan Whatever Gets You Through the Day, menjadikan Lighthouse Family sebagai salah satu grup jazz-soul paling ikonik di Inggris, dengan penjualan lebih dari 15 juta album secara global. Selain bersama Lighthouse Family, Tunde juga aktif sebagai solois. Ia merilis album solo pertamanya pada 2004, diikuti oleh Diamond In A Rock pada 2013.
 
Pada 2019, Lighthouse Family kembali dengan album Blue Sky in Your Head, yang menjadi karya pertama mereka dalam 18 tahun dan disambut dengan tur yang ludes terjual di Inggris. Penampilan Tunde - The Voice of Lighthouse Family akan terjadi di BNI Hall pada pukul 20.30-21.45 WIB


4. Shakatak

Shakatak adalah grup musik jazz-funk asal Inggris yang didirikan pada tahun 1980 oleh Bill Sharpe (keyboard), Roger Odell (drum), George Anderson (bass), Keith Winter (gitar), dan Jill Saward (vokal). Mereka meraih popularitas internasional pada awal 1980-an melalui lagu-lagu seperti "Easier Said Than Done," "Night Birds," dan "Down on the Street," yang menjadi hits di tangga lagu Inggris.
 
Album Night Birds (1982) menjadi tonggak penting dalam karier mereka, meraih status emas dan memperkuat posisi Shakatak sebagai pelopor jazz-funk dengan sentuhan pop yang elegan. Daya tarik Shakatak terletak pada kemampuan mereka memadukan jazz, funk, soul, dan elemen dance menjadi musik yang mudah dinikmati, tetapi tetap kaya secara musikal. Mereka dikenal dengan aransemen yang halus, permainan keyboard yang khas, dan vokal yang memikat.
 
Kehadiran mereka di panggung selalu menghadirkan nuansa nostalgia yang menyenangkan, menjadikan setiap penampilan sebagai pengalaman yang berkesan bagi penonton dari berbagai generasi. Mereka dijadwalkan tampil di panggung BNI Hall pada pukul 18.30-19.30 WIB.


5. Papua Original

Papua Original adalah grup musik yang dikenal karena dedikasinya dalam melestarikan budaya Papua melalui karya-karya musik yang autentik dan penuh semangat. Didirikan oleh musisi-musisi berbakat seperti Etho (bassis dan direktur musik), Yeheskiel (drum), Yance Deda (saxophone), Zarteus Osok (keyboard), dan Niel (gitar), Papua Original memadukan instrumen modern dengan elemen tradisional Papua untuk menciptakan suara yang khas dan menggugah
 
Daya tarik utama Papua Original terletak pada kemampuannya menggabungkan musik tradisional Papua dengan genre jazz dan funk, menciptakan harmoni yang unik dan memikat. Lagu-lagu mereka sering kali menggunakan bahasa daerah Papua, seperti dalam "Amabusurya" yang ditulis dalam bahasa Waropen. Mereka dijadwalkan tampil di panggung Java Jazz Stage pukul 22.45-23.45 WIB.


6. Tony Monaco

Tony Monaco adalah pemain organ jazz asal Amerika Serikat yang dikenal luas sebagai salah satu maestro Hammond B3 modern. Kariernya mulai menanjak setelah ia bertemu dengan Joey DeFrancesco yang kemudian mendorongnya untuk merilis album debutnya, Burnin’ Grooves (2001), yang langsung mendapat sambutan hangat dari penggemar jazz dunia. Sejak itu, Monaco telah merilis sejumlah album solo dan rutin tampil di berbagai festival jazz internasional.
 
Daya tarik utama Tony Monaco terletak pada teknik bermainnya yang eksplosif, tapi penuh penuh rasa khas suara Hammond B3 yang hangat dan menggema. Ia dikenal mampu membangkitkan suasana energik di atas panggung dengan improvisasi yang lincah dan groove yang mendalam, menjadikannya favorit di kalangan penikmat jazz klasik dan kontemporer. Tony dijadwalkan manggung di Ascott Hall pukul 22.45-23.45 WIB.


7. Damez with Brian Simpson Band

Kolaborasi jazz antara musisi Indonesia dan internasional seperti Damez Nababan bersama Brian Simpson Band dan Keyon Harrold bakal menawarkan pengalaman musik yang menarik. Damez Nababan, saksofonis berbakat Indonesia yang dikenal dengan permainan penuh soul dan teknik improvisasi yang matang, bakal membawa semangat dan warna lokal yang kuat.
 
Saat tampil bersama Brian Simpson Band, grup yang dikenal akan alunan smooth jazz yang halus dan ritme yang kokoh, lahirlah perpaduan menarik antara atmosfer tropis dengan sentuhan lounge jazz modern khas Amerika. Ditambah lagi dengan kehadiran Keyon Harrold, trompetis jazz dan soul asal Amerika, maka kolaborasi ini makin kaya dengan warna emosi dan ekspresi musikal yang dalam. Mereka dijadwalkan tampil di Cimory Hall pada pukul 22.45-23.45 WIB
 

SEBELUMNYA

Profil dan Perjalanan Karier Anna Jobling, Model Malaysia yang Bintangi Film Indonesia

BERIKUTNYA

Sinopsis M3GAN 2.0 yang Tayang Juni 2025, Kembalinya Robot Gadis Kecil Mematikan

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga