Bandung Design Biennale 2025 Digelar, Cek Jadwal, Tema, dan Rangkaian Acaranya
04 October 2025 |
13:30 WIB
Pameran desain dua tahunan Bandung Design Biennale (BDB) kembali hadir dan berlangsung pada 3-25 Oktober 2025 di Laswi Heritage, Bandung. Kegiatan ini menjadi wadah bagi desainer, inovator, dan masyarakat untuk menelusuri jejak sejarah desain serta menggali inspirasi dari masa lalu untuk perkembangan desain pada masa depan.
BDB menjadi wadah bagi para pegiat dalam ekosistem desain untuk berkolaborasi, berinovasi, dan berbagi ide. Melalui pameran, diskusi, lokakarya, dan sejumlah kegiatan lainnya, BDB mendorong eksplorasi desain yang inklusif, berkelanjutan, dan relevan dengan tantangan zaman.
Ajang ini juga berperan penting dalam memperkuat posisi Bandung sebagai Kota Desain UNESCO. Seperti diketahui, Bandung terpilih oleh UNESCO sebagai City of Design atau Kota Desan Dunia pada 2015. Bandung dianggap telah memiliki pemahaman yang mendalam dan keahlian yang mapan dalam pengembangan kota kreatif.
Baca Juga: Food Monster Mangmoel Hadir dalam Duo Pameran Edible Dreams & Playful Bites
Dikutip dari UNESCO, Bandung dinilai merupakan pusat inovasi untuk kreativitas dan kewirausahaan. Dengan banyaknya inisiatif yang digagas oleh generasi muda, Bandung menyelenggarakan beragam lokakarya, konferensi, dan festival, yang semuanya mendorong perkembangan kreativitas khususnya prototipe dan desain produk.
Tahun ini, BDB mengusung tema Pengarsipan Inovasi (Archiving Innovation), sebuah topik yang dianggap krusial guna menjembatani warisan masa lalu dengan lompatan visi ke masa depan. Dikutip dari media sosial BDB, Kota Bandung sebagai episentrum kreativitas yang telah melahirkan beragam inovasi desain dan BDB 2025 menjadi gerbang literasi terhadap arsip desain yang akan memantik gagasan baru ke depannya.
BDB 2025 pun diharapkan berfungsi sebagai platform untuk lahirnya inovasi berkelanjutan dan kolaborasi, berkomitmen pada kesadaran desain, serta untuk membentuk masa depan kreatif yang bermakna.
Karyanya kerap memadukan karakter kartun, komik, mainan, simbol, dan elemen budaya populer. Salah satu gaya khasnya adalah warna-warna cerah, garis-garis detail, dan bentuk organik yang menyatu.
Selain ketujuh program utama, ada juga sebanyak 20 program kolaborasi lainnya yang bisa pengunjung akses selama Oktober 2025. Adapun, masyarakat yang ingin berkunjung bisa membeli tiketnya mulai dari Rp20.000 hingga Rp319.000 sesuai dengan acara yang ingin diakses. Tiketnya bisa dibeli di situs berikut ini.
Baca Juga: Cek Cara Beli Tiket Pameran Art Jakarta 2025, Digelar 3-5 Oktober 2025
BDB menjadi wadah bagi para pegiat dalam ekosistem desain untuk berkolaborasi, berinovasi, dan berbagi ide. Melalui pameran, diskusi, lokakarya, dan sejumlah kegiatan lainnya, BDB mendorong eksplorasi desain yang inklusif, berkelanjutan, dan relevan dengan tantangan zaman.
Ajang ini juga berperan penting dalam memperkuat posisi Bandung sebagai Kota Desain UNESCO. Seperti diketahui, Bandung terpilih oleh UNESCO sebagai City of Design atau Kota Desan Dunia pada 2015. Bandung dianggap telah memiliki pemahaman yang mendalam dan keahlian yang mapan dalam pengembangan kota kreatif.
Baca Juga: Food Monster Mangmoel Hadir dalam Duo Pameran Edible Dreams & Playful Bites
Dikutip dari UNESCO, Bandung dinilai merupakan pusat inovasi untuk kreativitas dan kewirausahaan. Dengan banyaknya inisiatif yang digagas oleh generasi muda, Bandung menyelenggarakan beragam lokakarya, konferensi, dan festival, yang semuanya mendorong perkembangan kreativitas khususnya prototipe dan desain produk.
Tahun ini, BDB mengusung tema Pengarsipan Inovasi (Archiving Innovation), sebuah topik yang dianggap krusial guna menjembatani warisan masa lalu dengan lompatan visi ke masa depan. Dikutip dari media sosial BDB, Kota Bandung sebagai episentrum kreativitas yang telah melahirkan beragam inovasi desain dan BDB 2025 menjadi gerbang literasi terhadap arsip desain yang akan memantik gagasan baru ke depannya.
BDB 2025 pun diharapkan berfungsi sebagai platform untuk lahirnya inovasi berkelanjutan dan kolaborasi, berkomitmen pada kesadaran desain, serta untuk membentuk masa depan kreatif yang bermakna.
Rangkaian Acara Bandung Design Biennale 2025
Selama gelarannya, BDB 2025 akan menghadirkan serangkaian kegiatan utama yang berfokus menghadirkan spektrum ekosistem desain yang luas, seperti eksplorasi media baru desain, diskursus wacana desain terkini, membuka jejaring, pasar desain, hingga piknik desain.1. .BDG Lights
.BDG Lights adalah festival cahaya berskala internasional yang menghidupkan ruang publik, dengan menghadirkan media baru (new media) sebagai pengalaman menyenangkan bagi warga Bandung. Festival cahaya berskala kota ini juga akan menghadirkan pengalaman melalui Facade Mapping, Immersive Room, instalasi media baru, gelar wicara, dan pertunjukan musik.2. Design Archive: Ourchetype x BDB '25
Pameran yang mengeksplorasi peran desain sebagai kekuatan penggerak peradaban melalui arsip, proses kreatif, dan warisan desain. Pameran arsip inovasi ini akan hadir dalam format pameran berbasis interaksi.3. Arkiv Vilmansa X BDB '25
Pameran tunggal seniman kontemporer asal Bandung Arkiv Vilmansa ini akan menampilkan hasil eksplorasi antara seni dan desain berbasis kolaborasi. Nama Arkiv Vilmansa dikenal sebagai seniman kontemporer dengan eksplorasinya yang dinamis pada berbagai medium yang terinspirasi budaya pop.Karyanya kerap memadukan karakter kartun, komik, mainan, simbol, dan elemen budaya populer. Salah satu gaya khasnya adalah warna-warna cerah, garis-garis detail, dan bentuk organik yang menyatu.
4. Design Forum: Idea to Invention
Program ini akan menghadirkan serangkaian acara konferensi dan diskusi tentang diskursus desain, melalui forum dan diskusi lintas disiplin desain.5. Bandung Design Market
Sebuah wadah yang mempertemukan kreator, kreasinya dan penikmatnya dalam wadah pasar desain.6. Design Picnic
Mengusung tajuk nLembah Riang: Back to Nature, kegiatan ini menggabungkan kegiatan luar ruangan (outdoor activity) seperti berkemah ringan dan yoga, menekankan hubungan manusia, kreativitas, dan lingkungan.7. UNESCO Cities of Design Subnetwork Meeting 2025
Sebuah pertemuan kolaboratif kota-kota anggota Jejaring Kota Kreatif UNESCO Bidang Desain, yang dibuat untuk menjaga reputasi Bandung sebagai salah satu Kota Desain.Selain ketujuh program utama, ada juga sebanyak 20 program kolaborasi lainnya yang bisa pengunjung akses selama Oktober 2025. Adapun, masyarakat yang ingin berkunjung bisa membeli tiketnya mulai dari Rp20.000 hingga Rp319.000 sesuai dengan acara yang ingin diakses. Tiketnya bisa dibeli di situs berikut ini.
Baca Juga: Cek Cara Beli Tiket Pameran Art Jakarta 2025, Digelar 3-5 Oktober 2025
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.