ilustrasi bermain jazz (sumber gambar: Victor Freitas dari Pexels)

Wow, Tiket Jazz Gunung Bromo 2021 Habis Terjual!

23 September 2021   |   16:50 WIB
Image
Yudi Supriyanto Jurnalis Hypeabis.id

Genhype, penjualan tiket Jazz Gunung Bromo 2021 telah habis dipesan. Konser musik jaz yang diadakan di Gunung Bromo tersebut menyediakan 300 tiket untuk masyarakat pecinta jaz, yang akan menyaksikan agenda yang akan diselenggarakan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.  

Direktur Jazz Gunung Indonesia, Bagas Indyatmono, mengatakan bahwa pihaknya tidak melakukan penjualan tiket on the spot atau di tempat untuk konser musik Jazz Gunung Bromo yang akan digelar pada 25 September 2021. “Barusan aku cek ticketing, kita sudah sold out,” ujarnya dalam acara daring bertema Bergerak Beradaptasi, We Are Ready.

Menurutnya, jumlah penonton luring atau offline konser musik Jazz Gunung Bromo terus bertumbuh sejak 2009 sampai dengan 2019. Pada 2009, jumlah penonton Jazz Gunung Bromo sebanyak 300 penonton dan bertahan hingga 2010.

Jumlah penonton mengalami peningkatan menjadi 498 penonton pada 2011, dan terus mengalami peningkatan hingga 2019. Pada 2019, jumlah penonton konser Jazz Gunung Bromo menyentuh 2.000 orang.

Pada 2020, jumlah penonton daring hanya mencapai 200 orang. Sementara itu, pada tahun lalu jumlah penonton daring mencapai 5.502 orang. Pada tahun ini, tiket yang dijual oleh panitia sebanyak 300 tiket dan telah terjual habis.

Dalam laman jazzgunung.com, harga tiket Jazz Gunung Bromo mulai dari Rp750.000. Adapun artis yang akan tampil antara lain Janapati, yakni Dewa Budjana dan Tohpati. Janapati adalah proyek duo gitaris Dewa Budjana dan Tohpati. Meski sering tampil bersama namun proyek terbaru mereka dalam Janapati ini agak berbeda.

Mereka menampilkan komposisi full akustik yang juga direkam dengan menampilkan string orchestra, the Budapest Scoring Symphonic Orchestra and the Czech Symphony Orchestra, serta basist Adhitiya Pratama dan drumer Demas Narawangsa.

Jazz Gunung 2021 adalah penampilan perdana mereka dan akan menjadi sangat spesial karena komposisi Janapati pastinya akan didukung dengan suasana di Amphiteater Jiwa Jawa

Kemudian ada Ring of Fire Project feat Fariz RM. Fariz Rustam Munaf atau dikenal dengan Fariz R.M adalah seorang penulis lagu, musisi dan komposer kenamaan Indonesia yang populer dengan karyanya seperti Selangkah ke Seberang, Sakura, Barcelona, nada kasih, dan lain-lain serta telah merilis 21 album Solo.

Selama perjalanan karirsnya Fariz R.M telah berkolaboirasi dengan musisi-musisi ternama lainnya seperti Dian Praman Poetra, Indra Lesmana, Candra Darusman, Deddy Dhukun hingga musisi-musisi muda masakini seperti Barry Likumahuwa, Sandy Sondoro, Angel Pieters dan masih banyak lagi.

Jazz Gunung 2021 pertama kalinya menampilkan seorang musisi senior Fariz R.M yang akan berkolaborasi dengan Ring Of Fire. Artis lainnya adalah The Jam's, yakni Yance Manusama & Otty Jamalus.

Yance Manusama membenamkan dirinya dalam funk dan jiwa dari hari-hari awal karir musiknya. Saat bertemu dengan Otti Jamalus, seorang penyanyi/pianis swing jazz klasik, keduanya benar-benar menggabungkan kedua pengaruh tersebut.

Dengan suara dan warna khas mereka sendiri, Otti Jamalus dan Yance Manusama adalah duo segar dan menarik yang melampaui genre musik tertentu, memberikan pendengar mereka lagu-lagu yang tak terduga namun menyenangkan.

Dalam Pagelaran Jazz Bromo ini kedua nya menggandeng musisi muda Dezca Anugrah - Drum dan Yoseph Sitompul – Keyboard. Dalam pagelaran ini keduanya sepakat untuk meleburkan diri dalam sebuah nama yaitu the JAM’S. Satu brand baru dan segar untuk lebih mendekatkan dan memperkenalkan diri kepada pencinta musik jaz saat ini.

Dengan konsep yang lebih muda, the JAM’S siap untuk kembali membuar segar pertunjukannya dengan konsep yang lebih muda tanpa kehilangan ciri khas dari kedua musisi tersebut, Funk & Swing.

Artis Dua Empat, yakni dua pasangan gitaris jazz Alvin Ghazalie dan Misi Lesar yang dikenal dengan nama Dua Empat menjadi pelengkap line up Jazz Gunung Bromo 2021. Duo pasangan gitaris yang sangat produktif ini telah merilis 3 album, yakni Two of A Kind, Swinging Down The Chimney, dan Head in the Clouds.

Meskipun Dua Empat berformat duo, mereka nanti akan tampil dalam format combo (kuartet). Lagu-lagu original mereka yang bernuansa swing dan ballad akan menjadi pengantar suasana romantis di Amphiteater Jiwa Jawa.

Surabaya Pahlawan Jazz, yakni Komunitas seluruh Jazzer-Jazzer se-Surabaya. Komunitas ini terdiri
dari berbagai kalangan profesi, seperti guru, dosen, profesional player, dan pencipta lagu yang tetap dalam koridor jaz. Adapun repertoar Surabaya Pahlawan Jazz adalah segala macam dan karakter jaz, mainstream, fusion, modern, etnik, lagu-lagu ciptaan sendiri, dan sebagainya.



Editor: Roni Yunianto


 

SEBELUMNYA

Samsung Beberkan Fitur Sensor Gambar 200MP Isocell

BERIKUTNYA

Chanyeol EXO Akan Debut di Drama 'The Meisa’s Song'

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: