5 Alasan Jepang Jadi Destinasi Liburan Favorit Orang Indonesia
26 September 2025 |
19:19 WIB
Jepang masih menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan dari seluruh dunia, termasuk Indonesia. Setiap tahunnya, jutaan orang datang untuk merasakan kombinasi unik antara budaya tradisional yang kental dan modernitas kota-kota besar seperti Tokyo dan Osaka.
Data Japan National Tourism Organization (JNTO) mencatat lebih dari 24 juta wisatawan asing mengunjungi Jepang sepanjang Januari–Juli 2025, meningkat 18,4% dibandingkan tahun sebelumnya.
Dari jumlah itu, wisatawan Indonesia menempati posisi ke-11 dengan lebih dari 373.000 kunjungan. Tren positif ini sejalan dengan data internal Dwidayatour, yang mencatat kenaikan permintaan paket perjalanan ke Jepang sebesar 24?lam setahun terakhir.
Baca Juga: Jak-Japan Matsuri 2025 Hadir Lagi, Bawa Nuansa 15 Prefektur Jepang ke Jakarta
Lantas, apa yang membuat Jepang tetap menjadi destinasi liburan yang menarik:
Hokkaido menjadi favorit pecinta alam dengan pemandangan bunga lavender di Furano pada musim panas dan ski kelas dunia di Niseko pada musim dingin. Tak kalah menawan, Okinawa menghadirkan pantai tropis eksotis dengan budaya Ryukyu yang khas, sementara pegunungan Alpen Jepang seperti Nagano dan Toyama menawarkan jalur hiking menantang, onsen alami, serta panorama salju spektakuler.
Selain itu, setiap daerah memiliki identitas budaya unik, misalnya festival Nebuta di Aomori dengan parade lentera raksasa, atau budaya samurai dan ninja yang masih terjaga di Kanazawa dan Iga. Interaksi langsung dengan penduduk lokal—misalnya melalui penginapan ryokan—membuat pengalaman berkunjung terasa lebih autentik.
Selain perjalanan darat, wisata laut semakin populer, mulai dari kapal pesiar yang berlayar di sekitar Tokyo Bay hingga rute internasional ke Korea Selatan dan Taiwan. Beberapa operator kapal pesiar bahkan menawarkan pengalaman kuliner di atas kapal dengan menu khas Jepang, sehingga wisatawan bisa menikmati panorama laut sekaligus budaya gastronomi negeri ini.
Tak hanya itu, makanan musiman juga menjadi daya tarik, misalnya kastanye panggang di musim gugur atau es serut kakigori di musim panas. Pengalaman kuliner semakin istimewa dengan adanya restoran berlisensi Michelin, mulai dari kedai ramen sederhana hingga restoran kaiseki tradisional yang penuh seni penyajian.
Hendri Yapto, COO Dwidayatour, mengatakan, festival dan pameran wisata seperti Diwdayatour Travel Deals – Japan Festival 2025 membantu wisatawan mendapatkan informasi lengkap dan penawaran menarik untuk merencanakan perjalanan. “Kami menghadirkan promo wisata untuk kebutuhan liburan para traveler ke Negeri Sakura mulai dari tiket pesawat, paket tur, atraksi seperti Tokyo Disneyland, dan lainnya,” ujar Hendri.
Adapun promo liburan yang diberikan mulai dari diskon hingga Rp4 juta plus cashback Rp 6 juta untuk paket liburan, promo tiket pesawat ke Tokyo mulai dari Rp 5,1 juta hingga paket tur Jepang mulai dari Rp16,1 juta per orang.
Dengan kombinasi budaya, kuliner, atraksi modern, dan kemudahan transportasi, Jepang terus menjadi destinasi yang menarik untuk semua jenis wisatawan, baik yang baru pertama kali berkunjung maupun yang ingin kembali menjelajah.
Baca Juga: 6 Prinsip Warga Jepang untuk Menjalani Hidup Bahagia
Data Japan National Tourism Organization (JNTO) mencatat lebih dari 24 juta wisatawan asing mengunjungi Jepang sepanjang Januari–Juli 2025, meningkat 18,4% dibandingkan tahun sebelumnya.
Dari jumlah itu, wisatawan Indonesia menempati posisi ke-11 dengan lebih dari 373.000 kunjungan. Tren positif ini sejalan dengan data internal Dwidayatour, yang mencatat kenaikan permintaan paket perjalanan ke Jepang sebesar 24?lam setahun terakhir.
Baca Juga: Jak-Japan Matsuri 2025 Hadir Lagi, Bawa Nuansa 15 Prefektur Jepang ke Jakarta
Lantas, apa yang membuat Jepang tetap menjadi destinasi liburan yang menarik:
1. Destinasi Ikonik dan Beragam
Jepang dikenal dengan lanskap wisata yang menawarkan kontras unik. Di satu sisi, Tokyo menghadirkan hiruk pikuk metropolitan dengan distrik belanja Shibuya, Shinjuku, dan Harajuku yang dipenuhi tren mode, kuliner modern, hingga teknologi canggih. Di sisi lain, Kyoto menawarkan suasana tenang lewat kuil-kuil bersejarah seperti Kinkaku-ji dan Fushimi Inari Taisha.Hokkaido menjadi favorit pecinta alam dengan pemandangan bunga lavender di Furano pada musim panas dan ski kelas dunia di Niseko pada musim dingin. Tak kalah menawan, Okinawa menghadirkan pantai tropis eksotis dengan budaya Ryukyu yang khas, sementara pegunungan Alpen Jepang seperti Nagano dan Toyama menawarkan jalur hiking menantang, onsen alami, serta panorama salju spektakuler.
2. Budaya yang Otentik dan Menarik
Jepang kaya akan tradisi yang diwariskan lintas generasi. Wisatawan bisa menyaksikan festival musiman seperti Hanami (festival bunga sakura) di musim semi atau Gion Matsuri di Kyoto yang berlangsung sejak abad ke-9. Upacara minum teh (chanoyu) dan seni taman zen memberi pengalaman spiritual dan reflektif, berbeda dari kesibukan kota modern.Selain itu, setiap daerah memiliki identitas budaya unik, misalnya festival Nebuta di Aomori dengan parade lentera raksasa, atau budaya samurai dan ninja yang masih terjaga di Kanazawa dan Iga. Interaksi langsung dengan penduduk lokal—misalnya melalui penginapan ryokan—membuat pengalaman berkunjung terasa lebih autentik.
3. Transportasi Praktis dan Wisata Laut
Salah satu keunggulan Jepang adalah sistem transportasinya yang efisien. Japan Rail Pass menjadi tiket andalan wisatawan untuk menjelajahi berbagai kota besar, dengan shinkansen (kereta peluru) yang mampu melaju lebih dari 300 km/jam. Transportasi lokal seperti bus kota, subway, hingga kereta regional juga terkenal tepat waktu.Selain perjalanan darat, wisata laut semakin populer, mulai dari kapal pesiar yang berlayar di sekitar Tokyo Bay hingga rute internasional ke Korea Selatan dan Taiwan. Beberapa operator kapal pesiar bahkan menawarkan pengalaman kuliner di atas kapal dengan menu khas Jepang, sehingga wisatawan bisa menikmati panorama laut sekaligus budaya gastronomi negeri ini.
4. Kuliner yang Memikat Selera
Jepang adalah surga kuliner dengan variasi makanan yang mencerminkan kekayaan daerahnya. Sushi dan sashimi di Tsukiji Market Tokyo atau ramen khas Hakata di Fukuoka menjadi magnet bagi pencinta makanan. Osaka terkenal dengan jajanan kaki lima seperti takoyaki dan okonomiyaki, sementara Hokkaido menawarkan seafood segar seperti kepiting raja dan uni (landak laut).Tak hanya itu, makanan musiman juga menjadi daya tarik, misalnya kastanye panggang di musim gugur atau es serut kakigori di musim panas. Pengalaman kuliner semakin istimewa dengan adanya restoran berlisensi Michelin, mulai dari kedai ramen sederhana hingga restoran kaiseki tradisional yang penuh seni penyajian.
5. Tren Wisata dan Penawaran Menarik
Tren perjalanan ke Jepang semakin meningkat di kalangan wisatawan Indonesia. Menurut data Dwidayatour, permintaan paket liburan ke Jepang naik 24?lam setahun terakhir. Faktor pendorongnya antara lain pembukaan rute penerbangan baru, penawaran paket hemat, serta festival pariwisata bertema Jepang.Hendri Yapto, COO Dwidayatour, mengatakan, festival dan pameran wisata seperti Diwdayatour Travel Deals – Japan Festival 2025 membantu wisatawan mendapatkan informasi lengkap dan penawaran menarik untuk merencanakan perjalanan. “Kami menghadirkan promo wisata untuk kebutuhan liburan para traveler ke Negeri Sakura mulai dari tiket pesawat, paket tur, atraksi seperti Tokyo Disneyland, dan lainnya,” ujar Hendri.
Adapun promo liburan yang diberikan mulai dari diskon hingga Rp4 juta plus cashback Rp 6 juta untuk paket liburan, promo tiket pesawat ke Tokyo mulai dari Rp 5,1 juta hingga paket tur Jepang mulai dari Rp16,1 juta per orang.
Dengan kombinasi budaya, kuliner, atraksi modern, dan kemudahan transportasi, Jepang terus menjadi destinasi yang menarik untuk semua jenis wisatawan, baik yang baru pertama kali berkunjung maupun yang ingin kembali menjelajah.
Baca Juga: 6 Prinsip Warga Jepang untuk Menjalani Hidup Bahagia
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.