Pengunjung mengamati buku di booth Gramedia Pustaka Utama saat pameran Indonesia International Book Fair (IIBF) 2025 di Jakarta, Rabu (24/9/2025). (Sumber foto: Hypeabis.id/Arief Hermawan P)

Festival Buku Terbesar Tanah Air, IIBF 2025 Suguhkan 150 Acara Literasi

24 September 2025   |   17:58 WIB
Image
Dewi Andriani Jurnalis Hypeabis.id

Buku selalu punya cara untuk menghadirkan inspirasi dan membuka wawasan. Di tengah derasnya arus digitalisasi, pameran buku tetap menjadi ruang perjumpaan yang Istimewa antara penulis, penerbit, pembaca, hingga pelaku industri kreatif lintas bidang.

Tahun ini, Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) kembali menghadirkan Indonesia International Book Fair (IIBF) ke-45 pada 24–28 September 2025 di Assembly Hall, Jakarta Convention Center (JCC).

Baca juga: Dee Lestari Luncurkan "Selaras", Buku Kolaborasi dengan Mendiang Reza Gunawan

Mengusung tema Exploring Content, Enlightening Mind, IIBF 2025 tak hanya menjadi ajang belanja buku, tetapi juga festival literasi, budaya, dan kolaborasi kreatif berskala internasional.

Ketua IIBF 2025, Wahyu Renato, menyampaikan bahwa kehadiran penerbit internasional, penulis, ilustrator, hingga komunitas kreatif menjadi bukti posisi IIBF sebagai ajang penting bagi dunia literasi dan bisnis kreatif di Asia Tenggara.

“Kami ingin agar IIBF tidak hanya menjadi pameran buku, tetapi juga ruang kolaborasi lintas sektor, pertukaran gagasan, serta wadah untuk memperkuat ekosistem industri kreatif Indonesia,” ujarnya.

Ketua Umum Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) Arys Hilman Nugraha mengatakan kehadiran pameran buku ini menjadi salah langkah strategis untuk meningkatkan literasi masyarakat Indonesia yang hingga saat ini masih menghadapi banyak masalah dan tantangan.

“Namun tantangan ini bukanlah hambatan yang tidak terpecahkan melainkan panggilan utnuk berinovasi, berkolaborasi, dan bertransformasi,” ucapnya.

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Fadli Zon menekankan bahwa IIBF bukan hanya sekadar pameran, melainkan juga ruang diplomasi budaya. Menurut Fadli Zon, dengan memperkuat literasi, kita juga dapat membangun identitas, memperluas pengaruh, dan memperkuat jejaring internasional.

“Kehadiran puluhan peserta Indonesia Rights Fair dari 17 negara membuktikan bahwa sastra dan penerbitan Indonesia makin diperhitungkan di tingkat global,” ujarnya.

Sejumlah duta besar negara sahabat turut hadir dalam pembukaan, termasuk perwakilan dari Palestina, Uni Emirat Arab, Turki, Yordania, Qatar, Tunisia, Oman, Irak, Aljazair, hingga Afghanistan. Kehadiran mereka memperkuat citra IIBF sebagai panggung diplomasi kultural yang melampaui batas-batas negara.

Selama lima hari penyelenggaraan, terdapat lebih dari 125 peserta dari 20 negara akan memeriahkan pameran dengan lebih dari 150 acara literasi dari 160 narasumber. Selain dapat melihat atau membeli beragam buku dari berbagai genre dengan harga khusus, di sini juga terdapat berbagai program menarik dari IIBF 2025:


1. Indonesia Rights Fair (IRF)

Ajang transaksi hak cipta buku yang berlangsung pada 24–26 September 2025, diikuti 80 penerbit dan agen naskah dari Indonesia maupun mancanegara mulai dari Malaysia, Korea, Jepang, India, China, Iran, Mesir, Thailand, Turki, Hong Kong, Singapura, Pakistan, Britania Raya, hingga Uni Emirat Arab. IRF membuka peluang besar bagi karya Indonesia untuk menembus pasar global.


2. IKAPI Awards 2025

Ikapi akan mempersembahkan Ikapi Awards untuk para insan penerbitan yang telah berkontribusi baik bagi perbukuan di Indonesia. Ikapi Awards 2025 akan memberikan penghargaan untuk Writer of the Year, Literacy Promoter, dan Children’s Book of the Year.

Tim juri secara khusus menyeleksi para pemenang dari rekomendasi-rekomendasi yang masuk dan juga data perbukuan di Indonesia. Penganugerahaan Ikapi Awards dilaksanakan dalam rangkaian pembukaan IIBF 2024 pada Rabu pagi tanggal 24 September 2005 di panggung utama IIBF 2025


3. Story Market

Story Market, program yang perdana diadakan tahun 2024 akan kembali diselenggarakan pada tahun ini. Story Market merupakan jejaring antarwahana hak cipta, yakni ajang untuk penerbit, studio, platform konten web, serta para pemegang hak kekayaan intelektual bertemu dengan para buyer dari kalangan production house (PH), produser, penyedia layanan streaming (overthe-top/OTT), dan lain-lain.

Program utama Story Market adalah Pitching Book to Screen dan Networking yang akan diadakan pada Sabtu, 27 September 2025.


4. Pameran & Bursa Ilustrasi

Dinding ilustrasi sepanjang 10 meter akan menampilkan karya ilustrator profesional maupun amatir. Panitia bekerja sama dengan Kelir Circle dan ilustrator Emte. Menariknya, beberapa atlet berprestasi internasional juga ikut memamerkan karya ilustrasinya.


5. Diskusi, Seminar, dan Temu Penulis

Deretan nama besar akan hadir seperti Tasya Kamila, Ratna Kumala, Ivan Lanin, Erros Djarot, Rianti Cartwright, Gia Pratama, hingga penulis internasional seperti Sumeyye Ceylan (Turki), Phil Thatham (UK), Farish A. Noor (Malaysia), dan masih banyak lagi.


6. Pertunjukan Musik

Pada Jumat, 26 September 2025 petang, pemusik Adhitia Sofyan, juga akan meramaikan panggung IIBF dengan karya-karya lagunya yang indah. Sementara pada Sabtu malam, 27 September 2025, penyanyi Maria G. Klau juga akan menambah kesemarakan dengan suara emasnya.


7. Program Anak dan Wisata Literasi

Program yang bisa diikuti anak-anak juga tidak kalah banyak, yaitu wisata literasi, mendongeng, readaloud, storytelling, dan lomba mewarnai. Wisata Literasi diikuti oleh sekolah-sekolah di Jabodetabek.

Ada lebih dari 60 sekolah yang akan mengunjungi IIBF sebagai bagian dari kegiatan Wisata Literasi, dengan jumlah murid dan santri lebih dari 2.000 peserta dan 300 orang guru.

Turut serta di ajang buku terbesar dan tertua ini adalah komunitas pembaca dan pecinta buku. Komunitas-komunitas tersebut adalah Indonesia Book Party, Indo Harry Potter, Read Aloud Academy, dan BacaBareng SilentBook Club. Komunitas-komunitasini sudah meramaikan IIBF dari acara-acara pre-event dengan berbagai kegiatan diskusi dan baca bareng


8. Cosplay Carnival Vol. 4

Di hari terakhir pameran akan diselenggarakan Cosplay Carnival Vol. 4, yakni coswalk contest dan cosplay competition. Acara ini mengundang para penggemar costum player untuk berkompetisi coswalk yang memperebutkan banyak hadiah hingga jutaan rupiah. Para penggemar karakter dalam buku dapat mengikuti kompetisi ini dengan mengenakan kostumkostum yang identik dengan tokoh dalam buku


9. Buku Impor dan Zona Kalap

Distributor besar seperti Kinokuniya, Water Lily Literary, dan Sinar Star Books membawa ribuan judul baru dari penerbit internasional seperti Penguin-Random House, HarperCollins, Scholastic, hingga Simon & Schuster. Jangan lewatkan juga Zona Kalap yang menghadirkan lebih dari 500.000 buku dengan harga terjangkau.


10. Lit Connect

Program kreatif yang menghubungkan industri buku dengan perfilman, gim, hingga pengembangan intellectual property (IP). Aktivis perbukuan dan industri kreatif yang akan hadir dalam Lit Connect antara lain Dee Lestari, Henry Manampiring, Abigail Limuria, Nadia Habibie, Cania Citta, Haidar Bagir, Yoris Sebastian, Adjie Santosoputro, Ali Zaenal Abidin, Tascha Liudmila, Wedha Stratesti, Claudia Kaisser, Hetih Rusli, Isa Alamsyah, Andrew Nicholas, Lenn Liu, Tyo Guritno, Putri Anindita, dan lainnya.

Selama dua hari, Sabtu-Minggu, 27-28 September 2025, mereka akan berbagi dan menginspirasi. Acara akan dilaksanakan di Nuri Room, Lower Lobby, JICC.


11. Indie Book Fest

Yang juga perdana diadakan pada IIBF 2025 adalah Indie Book Fest. IKAPI percaya, hadirnya penerbit independen (indie) memperkaya literatur sekaligus membuka akses bacaan yang lebih beragam untuk pembaca. Maka, IIBF menyediakan ruang bagi para penerbit independen yang telah berkontribusi menghadirkan karya-karya segar, unik, dan penuh warna untuk para pembaca.

Sekitar 15 penerbit indie hadir di area special Indie Book Fest selama berlangsungnya IIBF, yakni 24-28 September 2025

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News) 

SEBELUMNYA

15 Prompt Gemini Al untuk Ubah Potret Biasa Jadi Foto Profil Linkedin

BERIKUTNYA

JPPI Kritik Keras MBG 2026 Sedot Dana Pendidikan Rp233 Triliun

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga