Acar peluncuran buku Selaras di Dia.Lo.Gue Jakarta, pekan lalu. (Sumber gambar: Pear Press)

Dee Lestari Luncurkan "Selaras", Buku Kolaborasi dengan Mendiang Reza Gunawan

21 September 2025   |   13:11 WIB
Image
Luke Andaresta Jurnalis Hypeabis.id

Penulis Dee Lestari meluncurkan karya buku anyar berjudul Selaras. Buku ini menjadi proyek menarik sekaligus punya makna mendalam lantaran merupakan hasil karya sang penulis dengan mendiang suami, Reza Gunawan, tepat pada momentum 1.000 hari berpulangnya praktisi kesehatan holistik itu.
 
Seperti judulnya, Selaras adalah buku nonfiksi pengembangan diri yang memadukan refleksi serta panduan praktis untuk mengajak pembaca menjadi lebih selaras dengan dirinya sendiri.
 
Buku ini membahas kesehatan batin secara konseptual hingga praktis, dengan contoh-contoh yang dekat dengan keseharian, mulai dari soal relasi dengan pasangan, parenting, karier, dan berbagai dinamika hidup sehari-hari.

Baca juga: Yuk Pelajari 4 Benang Merah dalam Metode Self Healing ala Reza Gunawan
 

Acara oelun

Acar peluncuran buku Selaras di Dia.Lo.Gue Jakarta, pekan lalu. (Sumber gambar: Pear Press)

Dee mengatakan buku dengan judul lengkap Selaras: Hidup Berkesadaran Menuju Harmoni Diri ini merangkum pemikiran-pemikiran Reza yang sempat dituangkannya di dalam tulisan. Dari cerita para sahabat dan kliennya, Reza yang dikenal sebagai praktisi kesehatan holistik, telah banyak membantu banyak orang untuk menjadi pulih atau hidup lebih berkesadaran.
 
Gagasannya pun menjadi tinggalan yang berharga, setelah raganya berpulang pada 6 September 2022. Dari tulisan-tulisan yang ada, Dee lalu meramu ulang, melengkapi, dan menambahkan tulisan baru untuk menjadikannya karya yang utuh. Buku ini diperkaya pula dengan catatan sejumlah orang yang menjadi klien tentang pengalaman mereka berproses bersama Reza Gunawan.
 
Di tengah riuh dinamika kehidupan, buku Selaras mengajak pembaca untuk berhenti sejenak, menyadari napas, dan menerima hidup apa adanya, dengan penuh kejernihan dan kebermaknaan. Selaras hadir menjadi teman perjalanan pembaca untuk kembali menemukan harmoni dengan diri sendiri, dunia, dan keilahian di dalam inti manusia.
 
“Buku ini memang semacam panduan untuk menuju hidup berkesadaran. Karena, ya, bisa dibilang itulah falsafah yang betul-betul dipegang oleh Reza dalam kesehariannya. Bagaimana dia mempraktikkan meditasi, pernapasan, kemudian kontemplasi. Termasuk bagaimana cara dia agar tidak mudah terjebak dalam emosi,” kata Dee.
 

V

Acar peluncuran buku Selaras di Dia.Lo.Gue Jakarta, pekan lalu. (Sumber gambar: Pear Press)

Diakui oleh Dee gagasan untuk menulis buku yang dibangun dari ragam tulisan Reza semasa hidupnya sudah lama hadir dalam benaknya. Akhirnya, momen 1.000 hari berpulangnya mendiang suami dipilih sebagai waktu yang tepat untuk merilis Selaras.
 
Adapun, buku ini diterbitkan lewat kerja sama Penerbit Buku Kompas (PBK) bersama Pear Press dan akan mulai tersedia di seluruh toko buku Gramedia di Indonesia mulai 1 Oktober 2025.
 
“Saya berharap buku Selaras ini dapat mengkristalkan kenangan tentang Reza. Tapi, lebih dari itu semua, tentu saya ingin buku ini bisa bermanfaat bagi orang banyak agar semua pembaca dapat menarik pelajaran serta manfaat dari beragam topik yang dibahas buku ini," ujarnya.
 
Redaktur Budaya Harian Kompas, Muhammad Hilmi Faiq, menuturkan kehadiran Selaras sekaligus menjadi penanda penting perjalanan Dee Lestari di ranah nonfiksi. Setelah dikenal luas melalui karya-karya fiksi yang selalu dekat di hati pembaca, kali ini Dee bersama mendiang Reza menghadirkan sebuah buku bergenre pengembangan diri. 
 
Menurutnya, Selaras bisa dibaca sebagai panduan praktis, refleksi batin, sekaligus catatan cinta. Dia menambahkan kolaborasi ini bukan hanya memperkaya khazanah literasi Indonesia, tetapi juga diharapkan menjadi teman perjalanan bagi pembaca untuk hidup lebih berkesadaran dan menjadi lebih selaras.
 
"Dee Lestari menyebutnya sebagai ‘relik’ yang lebih berharga daripada sisa jasad, sebuah warisan abadi yang bisa disentuh oleh siapa pun. Reza mengajarkan bahwa keselarasan bukanlah kondisi statis, melainkan perjalanan seumur hidup," katanya.
 
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News) 

SEBELUMNYA

Scorsese Satukan Lagi DiCaprio & Jennifer Lawrence Lewat Adaptasi Novel Horor

BERIKUTNYA

Ohige no Pon, Anjing Berkumis Penebar Humor Curi Perhatian di JICAF 2025

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga