Game Silent Hill f (Sumber Foto: Konami)

Jadwal Rilis Game Silent Hill f, Hadirkan Pengalaman Horor dengan Sentuhan Jepang

24 September 2025   |   13:22 WIB
Image
Kintan Nabila Jurnalis Hypeabis.id

Gim horor terbaru Silent Hill f siap meluncur pada 25 September 2025 di berbagai platform, termasuk PC (Windows), PlayStation 5, dan Xbox Series X/S. Bagi pemain yang membeli edisi Digital Deluxe, akses awal akan dibuka dua hari lebih cepat, yakni pada 23 September 2025. 

Silent Hill f adalah gim horor terbaru dalam seri Silent Hill yang dikembangkan oleh NeoBards Entertainment dan diterbitkan Konami. Berbeda dari seri Silent Hill sebelumnya yang mengambil latar kota berkabut di Amerika Serikat atau lokasi fiksi khas Barat, Silent Hill f memindahkan suasana ke Jepang tahun 1960-an, di kota fiksi bernama Ebisugaoka. 

Cerita gim ini ditulis oleh Ryukishi07, kreator visual novel horor terkenal Higurashi When They Cry, sehingga nuansanya lebih ditekankan pada horor psikologis, misteri, dan atmosfer mencekam. Kehadiran Ryukishi07 diharapkan mampu memberikan lapisan misteri yang menegangkan pada alur cerita. 

Tokoh utama yang diperkenalkan adalah Hinako Shimizu, seorang siswi SMA yang harus berhadapan dengan fenomena supranatural serta ancaman monster menakutkan di tengah kota yang penuh kabut. 

Baca juga: Pragmata 2026, Game Aksi Petualangan Capcom dengan Cerita Futuristik 

Mengutip The Verge, Silent Hill f hadir dengan sejumlah fitur baru. Misalnya mode pertarungan jarak dekat atau melee combat, di mana pemain tidak bisa menggunakan senjata api dan harus bertarung menggunakan pisau, pipa, hingga palu, yang semuanya memiliki ketahanan terbatas dan bisa rusak.

Sayangnya, senjata bisa rusak seiring pemakaian. Ini membuat pemain harus memperhitungkan dengan bijak dalam penggunaan repair kit untuk memperbaiki senjata yang jumlahnya langka.

Selain itu, ada tiga sumber daya penting yang wajib dikelola, yakni stamina, kesehatan, dan kewarasan mental (sanity). Stamina habis jika kita berlari, menyerang, menghindar terus-menerus.

Sanity sendiri bukan hanya indikator psikologis, tetapi juga berperan dalam sistem pertarungan. Kegunaannya untuk memperkuat serangan (Focus Strike), tapi juga bisa terganggu oleh serangan psikologis, efek lingkungan horor, dan lainnya. Jika sanity rendah, beberapa kemampuan menjadi terbatas dan bisa memengaruhi kesehatan. 
 

Sementara dari sisi gameplay, pemain diberi opsi untuk melakukan serangan ringan, serangan berat, menghindar, hingga melakukan counterattack dengan timing yang tepat. Mode Focus menjadi salah satu elemen baru, di mana pemain dapat menahan tombol tertentu untuk mengisi gauge dan melancarkan serangan mematikan. 

Selain aspek pertarungan, Silent Hill f menekankan eksplorasi kota fiksi Ebisugaoka di Jepang era 1960-an, lengkap dengan puzzle yang sarat simbolisme budaya, mulai dari kuil kecil hingga tradisi lokal. Gim ini juga menghadirkan shrine alias tempat-tempat suci sebagai titik pemulihan sanity dan sistem Faith yang memberi manfaat tambahan lewat item budaya Jepang seperti omamori atau papan ema.

Sebagai ciri khas seri Silent Hill, terdapat pula pergeseran menuju dunia alternatif menyerupai “Otherworld” yang penuh distorsi realitas, simbolisme, dan horor psikologis. Setiap keputusan pemain, kondisi mental karakter, serta cara menghadapi situasi dapat memengaruhi jalan cerita dan menghasilkan beberapa kemungkinan ending. 

Elemen replayability juga hadir melalui mode New Game Plus, sehingga pemain bisa mengulang cerita dengan perubahan dan keuntungan baru. Semua itu diperkuat oleh atmosfer visual yang suram, desain monster yang terinspirasi horor Jepang tradisional, serta musik dan efek suara yang dirancang untuk menciptakan ketegangan maksimal. 

Baca juga: Pecah Rekor, Game Roblox Dimainkan 47,3 Juta Pemain Secara Bersamaan  

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Editor:

SEBELUMNYA

7 Konser Musik di Indonesia Oktober 2025, Foo Fighters hingga Mariah Carey

BERIKUTNYA

Dari Liburan hingga Gadget, Experience Economy Jadi Tren Baru Konsumsi

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga