Bernadya Bakal Rilis Toys Spesial di JICAF 2025
18 September 2025 |
21:40 WIB
1
Like
Like
Like
Jakarta Illustration & Creative Arts Festival (JICAF) 2025 kembali menjadi panggung bagi para seniman lintas medium untuk mengekspresikan kreativitas mereka. Ajang ini tidak hanya menampilkan karya visual, tetapi juga menghubungkan seni dengan musik, desain, hingga produk kreatif sehari-hari.
Salah satu daya tarik utama tahun ini adalah keterlibatan sejumlah musisi ternama yang berani mengekspresikan diri lewat medium baru. Mereka akan hadir di JICAF bukan untuk menyanyi, melainkan unjuk kebolehan di bidang lain, yakni seni visual.
Baca juga: JICAF 2025, Ketika Seni Hadir Sebagai Pelipur Lara
Co-Founder dan Fair Director JICAF, Sunny Gho, menjelaskan bahwa sejak awal JICAF memang dirancang sebagai ruang eksplorasi. Dia ingin seni di Indonesia bisa dinikmati melalui berbagai cara, termasuk dengan meleburkan diri ke benda-benda aplikatif.
“Setiap tahun kami mencoba meleburkan diri dengan berbagai ekspresi seni di medium lain. Tahun ini akan banyak kolaborasi seni visual dengan musisi besar Indonesia,” ujarnya.
Nama Bernadya menjadi salah satu yang paling ditunggu. Musisi muda ini akan menghadirkan karya seni visual spesial hasil kolaborasinya dengan seniman Wickana. Wickana dikenal sebagai ilustrator sekaligus seniman visual yang kerap menghadirkan citra metaforis dengan nuansa indah sekaligus mengusik perasaan di karya-karyanya.
Dengan permainan palet hitam-putihnya, dia menggali tema dualitas, memadukan sisi manis dengan menyeramkan, serta keceriaan dengan kesuraman. Karya-karyanya bergerak di ruang antara pesona dan kegelisahan. Kehadiran karya kolaborasi ini pun patut ditunggu.
"Bernadya akan mengeluarkan toys. Dia nanti akan bekerja sama dengan seniman Wickana," ujar Sunny.
Meski sudah dipastikan akan menghadirkan karya baru, Sunny belum menguraikan lebih lanjut mengenai konsep toys yang digarap Bernadya. Peluncuran resmi produk tersebut akan dilakukan di JICAF. Sementara itu, agenda kolaborasi Bernadya x Wickana akan terselenggara pada 24 September 2025.
Tidak hanya Bernadya, Hindia juga ikut memberikan kejutan. Ia akan merilis CD eksklusif yang digarap bersama empat seniman JICAF, tiga di antaranya berasal dari Indonesia dan satu dari Malaysia. Rilisan ini tidak sekadar menghadirkan musik, tetapi juga dikemas dengan sentuhan seni visual yang memperkaya nilai artistiknya
Selain dua nama tersebut, JICAF juga menghadirkan kolaborasi unik antara grup musik Lomba Sihir dengan salah satu seniman di JICAF. Kolaborasi ini juga diperkirakan akan menghasilkan karya segar yang menggabungkan energi musik alternatif dengan kekuatan visual kontemporer.
Tidak ketinggalan, ada pula karya mendiang Gustiwiw dengan kolektif Kedubes Bekasi bersama seniman JICAF lainnya, yang menjadikan pameran ini sekaligus ruang mengenang jejak kreatifnya.
Rangkaian kolaborasi ini menegaskan identitas JICAF sebagai festival yang terus mendorong batas-batas seni. Pengunjung tidak hanya diajak menikmati karya visual, tetapi juga mengalami bagaimana seni dapat berpadu dengan musik dan diwujudkan dalam bentuk yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Jakarta Illustration & Creative Arts Fair (JICAF) mulai dibuka untuk publik selama tiga pekan penuh, dari 18 September hingga 5 November 2025 di The Space, Senayan City.
JICAF merupakan festival sekaligus pameran seni visual yang menampilkan ilustrasi serta karya kreatif dari seniman dalam maupun luar negeri. Ajang ini dirancang sebagai ruang interaksi antara seniman dan publik, sekaligus kesempatan untuk memamerkan serta memperjualbelikan karya dalam konsep unik bernama "Supermarket Artwork".
Tahun ini, JICAF mengangkat tema New Heights, yang mengajak publik untuk menembus batas imajinasi, menghapus sekat antarindustri, serta mendorong kolaborasi yang berdampak jangka panjang bagi ekosistem kreatif. Selama 16 hari penyelenggaraan, publik akan disuguhkan beragam karya seni aplikatif berbagai medium dari 100 seniman Indonesia dan luar negeri.
Salah satu daya tarik utama tahun ini adalah keterlibatan sejumlah musisi ternama yang berani mengekspresikan diri lewat medium baru. Mereka akan hadir di JICAF bukan untuk menyanyi, melainkan unjuk kebolehan di bidang lain, yakni seni visual.
Baca juga: JICAF 2025, Ketika Seni Hadir Sebagai Pelipur Lara
Co-Founder dan Fair Director JICAF, Sunny Gho, menjelaskan bahwa sejak awal JICAF memang dirancang sebagai ruang eksplorasi. Dia ingin seni di Indonesia bisa dinikmati melalui berbagai cara, termasuk dengan meleburkan diri ke benda-benda aplikatif.
“Setiap tahun kami mencoba meleburkan diri dengan berbagai ekspresi seni di medium lain. Tahun ini akan banyak kolaborasi seni visual dengan musisi besar Indonesia,” ujarnya.

Jakarta Illustration & Creative Arts Festival (JICAF) 2025
Nama Bernadya menjadi salah satu yang paling ditunggu. Musisi muda ini akan menghadirkan karya seni visual spesial hasil kolaborasinya dengan seniman Wickana. Wickana dikenal sebagai ilustrator sekaligus seniman visual yang kerap menghadirkan citra metaforis dengan nuansa indah sekaligus mengusik perasaan di karya-karyanya.
Dengan permainan palet hitam-putihnya, dia menggali tema dualitas, memadukan sisi manis dengan menyeramkan, serta keceriaan dengan kesuraman. Karya-karyanya bergerak di ruang antara pesona dan kegelisahan. Kehadiran karya kolaborasi ini pun patut ditunggu.
"Bernadya akan mengeluarkan toys. Dia nanti akan bekerja sama dengan seniman Wickana," ujar Sunny.
Meski sudah dipastikan akan menghadirkan karya baru, Sunny belum menguraikan lebih lanjut mengenai konsep toys yang digarap Bernadya. Peluncuran resmi produk tersebut akan dilakukan di JICAF. Sementara itu, agenda kolaborasi Bernadya x Wickana akan terselenggara pada 24 September 2025.
Tidak hanya Bernadya, Hindia juga ikut memberikan kejutan. Ia akan merilis CD eksklusif yang digarap bersama empat seniman JICAF, tiga di antaranya berasal dari Indonesia dan satu dari Malaysia. Rilisan ini tidak sekadar menghadirkan musik, tetapi juga dikemas dengan sentuhan seni visual yang memperkaya nilai artistiknya
Selain dua nama tersebut, JICAF juga menghadirkan kolaborasi unik antara grup musik Lomba Sihir dengan salah satu seniman di JICAF. Kolaborasi ini juga diperkirakan akan menghasilkan karya segar yang menggabungkan energi musik alternatif dengan kekuatan visual kontemporer.
Tidak ketinggalan, ada pula karya mendiang Gustiwiw dengan kolektif Kedubes Bekasi bersama seniman JICAF lainnya, yang menjadikan pameran ini sekaligus ruang mengenang jejak kreatifnya.
Rangkaian kolaborasi ini menegaskan identitas JICAF sebagai festival yang terus mendorong batas-batas seni. Pengunjung tidak hanya diajak menikmati karya visual, tetapi juga mengalami bagaimana seni dapat berpadu dengan musik dan diwujudkan dalam bentuk yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Jakarta Illustration & Creative Arts Festival (JICAF) 2025
Jakarta Illustration & Creative Arts Fair (JICAF) mulai dibuka untuk publik selama tiga pekan penuh, dari 18 September hingga 5 November 2025 di The Space, Senayan City.
JICAF merupakan festival sekaligus pameran seni visual yang menampilkan ilustrasi serta karya kreatif dari seniman dalam maupun luar negeri. Ajang ini dirancang sebagai ruang interaksi antara seniman dan publik, sekaligus kesempatan untuk memamerkan serta memperjualbelikan karya dalam konsep unik bernama "Supermarket Artwork".
Tahun ini, JICAF mengangkat tema New Heights, yang mengajak publik untuk menembus batas imajinasi, menghapus sekat antarindustri, serta mendorong kolaborasi yang berdampak jangka panjang bagi ekosistem kreatif. Selama 16 hari penyelenggaraan, publik akan disuguhkan beragam karya seni aplikatif berbagai medium dari 100 seniman Indonesia dan luar negeri.
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.