Pendiri Apple, Steve Jobs (Sumber: Wikimediacommons)

Jalan Kaki 10 Menit, Kebiasaan Sederhana di Balik Kejeniusan Steve Jobs

15 September 2025   |   14:14 WIB
Image
Bianca Wanda Zakia Mahasiswa Universitas Bina Nusantara

Steve Jobs dikenal sebagai sosok jenius dengan banyak ide besar yang mengubah dunia teknologi. Namun, di balik kejeniusannya, ada kebiasaan sederhana yang ia lakukan: berjalan kaki 10 menit. Menurut Financial Express, kebiasaan ini bukan sekadar gaya unik Jobs, melainkan terbukti secara ilmiah dapat membuat otak lebih segar dan kreatif.

Prinsipnya sederhana. Jika sudah duduk di depan meja selama 10 menit dan masih belum menemukan solusi untuk sebuah masalah, tinggalkan sejenak pekerjaan itu lalu berjalanlah. Dengan bergerak, tubuh dan pikiran mendapat ruang bernapas sehingga ide baru lebih mudah muncul.

Baca juga: Mulai dari Usia 20-an, Begini 10 Tips Jaga Kesehatan Sejak Muda dari Ahli Nutrisi

Kebiasaan ini juga tercermin dalam kisah Jony Ive, desainer sekaligus sahabat Jobs di Apple. Ive pernah bercerita bahwa banyak ide besar mereka justru lahir saat berjalan bersama, bukan ketika terjebak di balik meja kerja.

Dari situ terlihat bahwa rahasia kecil Jobs bukan hanya teori, melainkan praktik nyata yang menjadi bagian kesehariannya. Jalan kaki singkat bisa jadi cara sederhana untuk menyalakan kembali kreativitas, dan barangkali itu pula yang bisa kita tiru dalam rutinitas sehari-hari.

Menurut neuroscientist Mithu Storoni dari Universitas Cambridge, berjalan singkat bisa menjadi semacam “reset” bagi otak. Financial Express mencatat beberapa alasan penting di balik manfaat ini. Pertama, gerakan tubuh membantu mengubah suasana hati sehingga otak tetap waspada dan tidak cepat lelah.

Kedua, berjalan memberi kesempatan bagi pikiran untuk terlepas dari masalah karena perhatian ikut terbagi pada hal-hal di sekitar, seperti jalan, pemandangan, atau suara. Terakhir, kebiasaan ini mampu menghentikan overthinking dan mencegah kita terus terjebak dalam lingkaran pikiran yang berulang tanpa solusi.

Manfaat berjalan kaki juga bukan sekadar pengalaman pribadi Steve Jobs. Sejumlah penelitian menunjukkan hasil serupa. Studi dari Stanford pada 2014 menemukan bahwa berjalan kaki dapat meningkatkan output ide kreatif hingga 60 persen dibandingkan hanya duduk diam.

Selain itu, penelitian lain mengenai micro-breaks atau istirahat singkat mengungkap bahwa berjalan sebentar bisa menurunkan tingkat stres, memperbaiki suasana hati, serta membuat seseorang lebih bersemangat untuk kembali bekerja.

Dengan kata lain, meskipun terdengar sederhana, kebiasaan berjalan kaki sebentar terbukti memberi dampak nyata bagi kreativitas, kesehatan mental, hingga produktivitas sehari-hari.

Ingin mencoba aturan 10 menit ala Steve Jobs? Metodenya sederhana dan bisa dipraktikkan siapa saja.
  1. Jika sudah memeras otak selama 10 menit tanpa hasil, jangan paksa diri untuk terus duduk. Bangkit dan bergerak. Berjalanlah sebentar di koridor kantor, menuju pantry, atau keluar ruangan bila memungkinkan. Udara luar biasanya memberi efek lebih segar.
  2. Nikmati langkahmu. Biarkan pikiran rileks, alihkan perhatian pada sekitar: suara, pemandangan, atau sekadar ritme langkah.
  3. Kembali dengan energi baru. Setelah 5–10 menit, duduk lagi di meja kerja. Sering kali ide segar muncul tanpa harus dipaksakan.
Kebiasaan ini menjadi pengingat bahwa ide besar tak selalu lahir dari jam kerja panjang atau rapat yang padat. Justru, ruang singkat untuk bernapas kerap melahirkan solusi. Steve Jobs hanyalah satu contoh; banyak penulis, seniman, hingga ilmuwan juga mengandalkan jalan kaki singkat untuk memantik inspirasi.

SEBELUMNYA

Cetak Sejarah! Owen Cooper Jadi Aktor Termuda Peraih Penghargaan Emmy

BERIKUTNYA

Sinopsis & Link Nonton Adolescence, Serial yang Raih 8 Piala di Emmy Awards 2025

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga