Sinopsis & Link Nonton Adolescence, Serial yang Raih 8 Piala di Emmy Awards 2025
15 September 2025 |
11:30 WIB
Serial orisinal Netflix berjudul Adolescence terus mencuri perhatian publik sejak tayang perdana pada 13 Maret 2025. Drama kriminal asal Inggris yang digarap sutradara Philip Barantini tersebut baru-baru ini kembali mendapat sorotan besar setelah mendominasi kemenangan di ajang bergengsi Emmy Awards 2025.
Adolescence menjadi salah satu pemenang terbesar tahun ini dengan meraih delapan penghargaan Emmy, termasuk kategori bergengsi Outstanding Limited or Anthology Series, Outstanding Lead Actor untuk Stephen Graham, serta Outstanding Supporting Actor yang diraih Owen Cooper. Tidak hanya itu, Erin Doherty juga membawa pulang piala sebagai Outstanding Supporting Actress.
Baca juga: Cetak Sejarah! Owen Cooper Jadi Aktor Termuda Peraih Penghargaan Emmy
Prestasi gemilang serial ini semakin lengkap dengan kemenangan Philip Barantini di kategori Outstanding Directing. Sementara itu, Jack Thorne bersama Stephen Graham turut mengukir prestasi lewat penghargaan Outstanding Writing. Dengan capaian tersebut, Adolescence kini dipandang sebagai salah satu serial berpengaruh sepanjang tahun ini.
Secara cerita, Adolescence memang menawarkan sinopsis yang menarik. Serial ini menceritakan kisah tentang bagaimana dunia sebuah keluarga berubah ketika Jamie Miller (Owen Cooper) yang berusia 13 tahun ditangkap atas pembunuhan seorang gadis remaja yang bersekolah di sekolahnya. Sebab, penangkapan tersebut berimbas pada tanggung jawab sang orang tua, Eddie Miller dan Manda Miller.
Pihak keluarga kemudian melakukan berbagai cara, termasuk meminta bantuan terapis hingga penyelidik untuk menangani kasus ini dan mengetahui apa yang sebenarnya terjadi. Mereka berusaha untuk mendapatkan pemahaman menyeluruh tentang kasus tersebut, khususnya tentang motif yang dilakukan.
Tak hanya punya sinopsis yang menggugah, serial makin menarik karena lahir dari kolaborasi para kreator ternama yang memberi warna khas pada setiap bagiannya. Naskahnya digarap oleh Stephen Graham bersama Jack Thorne, sementara kursi sutradara dipegang Philip Barantini yang sebelumnya pernah meraih nominasi BAFTA dan BIFA 2021 berkat kepiawaiannya menghadirkan teknik one shot.
Keterlibatan Nial Shamma sebagai produser eksekutif serta Jo Johnson sebagai produser juga menambah bobot produksi. Deretan aktor papan atas turut memperkaya cerita dalam Adolescence. Owen Cooper tampil sebagai tersangka, Stephen Graham memerankan Eddie Miller, Ashley Walters berperan sebagai inspektur detektif Luke Bascombe, Erin Doherty hadir sebagai Briony Ariston, sementara Faye Marsay juga ikut melengkapi jajaran pemeran utama.
Elemen lain paling mencuri perhatian di serial ini ialah penggunaan teknik one take atau oner di setiap episodenya. Teknik ini sebelumnya beberapa kali digunakan di sejumlah karya, seperti True Detective (2014) hingga The Bear 2022). Akan tetapi, yang dilakukan Adolescence cukup berani karena menerapkan teknik ini pada keempat episodenya.
One take memiliki tingkat kesulitan yang tinggi karena kamera akan terus merekam hingga satu adegan tersebut selesai. Untuk membuatnya, perlu persiapan matang, kesabaran, dan kerja sama yang baik antara sutradara, seluruh kru produksi, hingga para aktor.
Kendati demikian, efek yang diciptakan dari pilihan kreatif ini cukup penting, yakni membuat penonton seolah-olah menjadi bagian dari film dan ikut merasakan emosi yang dialami pemeran utamanya.
Tak mengherankan bila serial empat episode yang mengusung genre drama psikologis dan thriller kriminal ini mendapat sambutan yang baik, tidak hanya dari kritikus maupun festival penghargaan, tetapi juga dari penonton.
Serial ini meraih rating apik dengan 8,1/10 bintang di laman IMDb. Penilaian itu didapat dari 231.000 ulasan tentang serial tersebut. Tak jauh berbeda, di laman Rotten Tomatoes, serial ini mendapatkan rating 98 persen Tomatometer dan 74 persen Pocornmeter.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Kalau Genhype tertarik menyaksikan serial ini, Adolescence masih tersedia di platform Netflix. Akses tayangan resminya bisa dilihat melalui tautan berikut: Netflix.
Adolescence menjadi salah satu pemenang terbesar tahun ini dengan meraih delapan penghargaan Emmy, termasuk kategori bergengsi Outstanding Limited or Anthology Series, Outstanding Lead Actor untuk Stephen Graham, serta Outstanding Supporting Actor yang diraih Owen Cooper. Tidak hanya itu, Erin Doherty juga membawa pulang piala sebagai Outstanding Supporting Actress.
Baca juga: Cetak Sejarah! Owen Cooper Jadi Aktor Termuda Peraih Penghargaan Emmy
Prestasi gemilang serial ini semakin lengkap dengan kemenangan Philip Barantini di kategori Outstanding Directing. Sementara itu, Jack Thorne bersama Stephen Graham turut mengukir prestasi lewat penghargaan Outstanding Writing. Dengan capaian tersebut, Adolescence kini dipandang sebagai salah satu serial berpengaruh sepanjang tahun ini.

Serial Netflix Adolescence (Sumber gambar: Netflix)
Secara cerita, Adolescence memang menawarkan sinopsis yang menarik. Serial ini menceritakan kisah tentang bagaimana dunia sebuah keluarga berubah ketika Jamie Miller (Owen Cooper) yang berusia 13 tahun ditangkap atas pembunuhan seorang gadis remaja yang bersekolah di sekolahnya. Sebab, penangkapan tersebut berimbas pada tanggung jawab sang orang tua, Eddie Miller dan Manda Miller.
Pihak keluarga kemudian melakukan berbagai cara, termasuk meminta bantuan terapis hingga penyelidik untuk menangani kasus ini dan mengetahui apa yang sebenarnya terjadi. Mereka berusaha untuk mendapatkan pemahaman menyeluruh tentang kasus tersebut, khususnya tentang motif yang dilakukan.
Tak hanya punya sinopsis yang menggugah, serial makin menarik karena lahir dari kolaborasi para kreator ternama yang memberi warna khas pada setiap bagiannya. Naskahnya digarap oleh Stephen Graham bersama Jack Thorne, sementara kursi sutradara dipegang Philip Barantini yang sebelumnya pernah meraih nominasi BAFTA dan BIFA 2021 berkat kepiawaiannya menghadirkan teknik one shot.
Keterlibatan Nial Shamma sebagai produser eksekutif serta Jo Johnson sebagai produser juga menambah bobot produksi. Deretan aktor papan atas turut memperkaya cerita dalam Adolescence. Owen Cooper tampil sebagai tersangka, Stephen Graham memerankan Eddie Miller, Ashley Walters berperan sebagai inspektur detektif Luke Bascombe, Erin Doherty hadir sebagai Briony Ariston, sementara Faye Marsay juga ikut melengkapi jajaran pemeran utama.
Elemen lain paling mencuri perhatian di serial ini ialah penggunaan teknik one take atau oner di setiap episodenya. Teknik ini sebelumnya beberapa kali digunakan di sejumlah karya, seperti True Detective (2014) hingga The Bear 2022). Akan tetapi, yang dilakukan Adolescence cukup berani karena menerapkan teknik ini pada keempat episodenya.
One take memiliki tingkat kesulitan yang tinggi karena kamera akan terus merekam hingga satu adegan tersebut selesai. Untuk membuatnya, perlu persiapan matang, kesabaran, dan kerja sama yang baik antara sutradara, seluruh kru produksi, hingga para aktor.
Kendati demikian, efek yang diciptakan dari pilihan kreatif ini cukup penting, yakni membuat penonton seolah-olah menjadi bagian dari film dan ikut merasakan emosi yang dialami pemeran utamanya.
Tak mengherankan bila serial empat episode yang mengusung genre drama psikologis dan thriller kriminal ini mendapat sambutan yang baik, tidak hanya dari kritikus maupun festival penghargaan, tetapi juga dari penonton.
Serial ini meraih rating apik dengan 8,1/10 bintang di laman IMDb. Penilaian itu didapat dari 231.000 ulasan tentang serial tersebut. Tak jauh berbeda, di laman Rotten Tomatoes, serial ini mendapatkan rating 98 persen Tomatometer dan 74 persen Pocornmeter.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Kalau Genhype tertarik menyaksikan serial ini, Adolescence masih tersedia di platform Netflix. Akses tayangan resminya bisa dilihat melalui tautan berikut: Netflix.
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.