Hanya Ada Satu di Dunia, Kamera Leica Milik Paus Fransiskus Akan Dilelang
11 September 2025 |
08:00 WIB
Leica, merek kamera legendaris asal Jerman, mengumumkan akan melelang salah satu koleksi uniknya pada ajang Leitz Photographica Auction musim gugur 2025. Kamera tersebut bukan sembarang Leica, melainkan sebuah Leica M-A berlapis putih dengan lensa Noctilux-M 50mm f/1.2 yang sebelumnya dimiliki mendiang Paus Fransiskus.
Kamera ini diberikan kepada Paus pada tahun 2024 sebagai hadiah istimewa, dengan nomor seri eksklusif no. 5000000 yang menandai sebuah tonggak sejarah baru bagi Leica. Perusahaan memang memiliki tradisi panjang untuk menyimpan kamera dengan nomor seri bulat khusus, yang biasanya hanya diberikan kepada sosok-sosok terkemuka.
Baca juga: Basilika Santa Maria Maggiore Jadi Tempat Peristirahatan Terakhir Paus Fransiskus
Tak heran, kamera dengan nomor semacam ini selalu menjadi incaran kolektor dan sering mencuri perhatian ketika dilelang oleh Leitz Photographica Auction dalam beberapa dekade terakhir.
Secara desain, kamera ini tampil sangat berbeda dari Leica pada umumnya. Bodi utamanya berlapis krom perak dengan sentuhan putih pada base plate, pintu belakang, dan sejumlah tombol.
Penutup flash diukir simbol Keys of Peter, sementara bagian belakang top plate menampilkan motto Paus Fransiskus, “Miserando atque eligendo” yang berarti “hina tetapi terpilih”. Ukiran-ukiran istimewa ini dilapisi cat berwarna putih, emas, dan hitam, menambah detail elegan yang jarang ditemui.
Lensa Noctilux-M 50mm f/1.2 yang menyertainya juga mendapatkan perlakuan khusus. Finishing krom dipadukan dengan ukiran emas dan putih, sementara penutup bodi dan penutup lensa menampilkan lambang resmi Vatikan. Baik kamera maupun lensa diukir dengan tahun pemberian, ditulis dalam angka Romawi: A.D. MMXXIV.
Seluruh set ini disimpan dalam kotak presentasi eksklusif, lengkap dengan kunci yang serasi serta foto Paus Fransiskus saat menerima hadiah tersebut dari Leica AG sebagai bentuk penghargaan.
Menurut Leica, keputusan Paus untuk melelang kamera unik ini sejalan dengan dedikasinya terhadap kegiatan amal dan isu-isu sosial. Seluruh hasil lelang akan disalurkan untuk membantu mereka yang membutuhkan. Rumah lelang menetapkan harga awal 30.000 euro atau sekitar Rp540 juta, dengan perkiraan penawaran bisa melesat hingga dua kali lipat.
Namun, para kolektor Leica terkenal memiliki antusiasme tinggi terhadap barang langka, sehingga peluang kamera ini menembus angka enam digit euro sangat terbuka.
Leica sendiri sudah lebih dari 100 tahun dikenal sebagai ikon dunia fotografi, menghasilkan perangkat yang tak hanya berfungsi sebagai alat, tapi juga simbol prestise dan sejarah. Dengan nilai historis yang melekat pada kamera Paus Fransiskus, lelang ini diyakini akan menjadi salah satu peristiwa penting tahun ini.
Bagi kolektor, memiliki kamera dengan kisah luar biasa semacam ini bukan hanya tentang estetika, tetapi juga tentang membawa potongan sejarah yang tak ternilai.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Kamera ini diberikan kepada Paus pada tahun 2024 sebagai hadiah istimewa, dengan nomor seri eksklusif no. 5000000 yang menandai sebuah tonggak sejarah baru bagi Leica. Perusahaan memang memiliki tradisi panjang untuk menyimpan kamera dengan nomor seri bulat khusus, yang biasanya hanya diberikan kepada sosok-sosok terkemuka.
Baca juga: Basilika Santa Maria Maggiore Jadi Tempat Peristirahatan Terakhir Paus Fransiskus
Tak heran, kamera dengan nomor semacam ini selalu menjadi incaran kolektor dan sering mencuri perhatian ketika dilelang oleh Leitz Photographica Auction dalam beberapa dekade terakhir.
Secara desain, kamera ini tampil sangat berbeda dari Leica pada umumnya. Bodi utamanya berlapis krom perak dengan sentuhan putih pada base plate, pintu belakang, dan sejumlah tombol.
Penutup flash diukir simbol Keys of Peter, sementara bagian belakang top plate menampilkan motto Paus Fransiskus, “Miserando atque eligendo” yang berarti “hina tetapi terpilih”. Ukiran-ukiran istimewa ini dilapisi cat berwarna putih, emas, dan hitam, menambah detail elegan yang jarang ditemui.
Lensa Noctilux-M 50mm f/1.2 yang menyertainya juga mendapatkan perlakuan khusus. Finishing krom dipadukan dengan ukiran emas dan putih, sementara penutup bodi dan penutup lensa menampilkan lambang resmi Vatikan. Baik kamera maupun lensa diukir dengan tahun pemberian, ditulis dalam angka Romawi: A.D. MMXXIV.
Seluruh set ini disimpan dalam kotak presentasi eksklusif, lengkap dengan kunci yang serasi serta foto Paus Fransiskus saat menerima hadiah tersebut dari Leica AG sebagai bentuk penghargaan.
Menurut Leica, keputusan Paus untuk melelang kamera unik ini sejalan dengan dedikasinya terhadap kegiatan amal dan isu-isu sosial. Seluruh hasil lelang akan disalurkan untuk membantu mereka yang membutuhkan. Rumah lelang menetapkan harga awal 30.000 euro atau sekitar Rp540 juta, dengan perkiraan penawaran bisa melesat hingga dua kali lipat.
Namun, para kolektor Leica terkenal memiliki antusiasme tinggi terhadap barang langka, sehingga peluang kamera ini menembus angka enam digit euro sangat terbuka.
Leica sendiri sudah lebih dari 100 tahun dikenal sebagai ikon dunia fotografi, menghasilkan perangkat yang tak hanya berfungsi sebagai alat, tapi juga simbol prestise dan sejarah. Dengan nilai historis yang melekat pada kamera Paus Fransiskus, lelang ini diyakini akan menjadi salah satu peristiwa penting tahun ini.
Bagi kolektor, memiliki kamera dengan kisah luar biasa semacam ini bukan hanya tentang estetika, tetapi juga tentang membawa potongan sejarah yang tak ternilai.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.