Naomi Julia Soegianto (tengah) bersama Alberthiene Endah (kiri) dan Teuku Jordan Zacky Azwar (kanan) (sumber : NJS Gold)

Dari Percakapan Sederhana, Naomi Julia Soegianto Jadi Perancang Mahkota Miss Universe

10 September 2025   |   22:00 WIB
Image
Dewi Andriani Jurnalis Hypeabis.id

Naomi Julia Soegianto tak pernah membayangkan dirinya akan menjadi desainer mahkota Miss Universe. Namun, sebuah percakapan sederhana dengan Teuku Jordan Zacky Azwar, National Director Miss Universe Indonesia 2024, menjadi titik balik yang mengubah arah perjalanan hidupnya.

Saat itu, Jordan tengah mencari sosok desainer dari Indonesia yang mampu merancang mahkota dengan visi sejalan dengan Miss Universe Indonesia yakni mengenai women empowerment.

Baca juga: Filosofi di Balik Tiga Mahkota Miss Universe 2025 Rancangan Naomi Julia Soegianto

Beberapa nama sempat dia ajak untuk diskusi tetapi ketika bertemu dengan Naomi, Jordan merasakan sesuatu yang berbeda. “Dari semua kandidat, Bu Naomi yang paling kuat. Bukan hanya dari desainnya, tapi juga dari visinya. Karena Bu Naomi juga sudah lama konsen pada isu perempuan, bahkan tanpa platform apapun,” ungkap Jordan.

Visi itu tidak hanya terlihat pada kepedulian Naomi terhadap perempuan, tetapi juga dalam desainnya. Menurut Jordan, sebuah mahkota tidak bisa hanya sekadar cantik tetapi harus membawa makna. Filosofi itulah yang membuat Naomi akhirnya dipilih.

Bagi Naomi, penunjukan itu adalah kejutan besar. Dia mengaku sempat tidak menyangka bisa diberi mandat sebesar itu. “Saya bukan orang yang terbiasa mengejar glamor atau ketenaran. Namun ketika diberi kepercayaan, saya merasa ini harus saya coba, meskipun awalnya ragu,” ujarnya.

Dalam waktu hanya dua minggu, Naomi berhasil menuntaskan mahkota pertamanya untuk Miss Universe Indonesia 2024. Pengalaman itu menjadi titik balik yang membuka pintu bagi kesempatan lebih besar baginya.

Keberhasilan Naomi merancang mahkota Indonesia membuat namanya dilirik lebih jauh. Tahun ini, bukan hanya Miss Universe Indonesia yang kembali mempercayainya, tetapi juga Miss Universe Asia yang menunjuknya merancang mahkota untuk Singapura dan Hong Kong.

Naomi menyebut, setiap negara memiliki filosofi tersendiri. Untuk Indonesia ia menghadirkan Jiwanta, mahkota dengan inspirasi batik sebagai simbol ketenangan jiwa. Untuk Singapura ia membuat The Lumina Orchid Crown dengan 60 ornamen anggrek, memperingati 60 tahun kemerdekaan.

Sementara untuk Hong Kong, Naomi memilih desain simpel dan modern, mencerminkan perempuan yang gesit, mandiri, dan efisien. Dalam mendesain mahkota Hong Kong ini, dia juga mendapatkan inspirasi dan masukan dari putrinya.

Bagi Naomi, setiap mahkota bukan sekadar karya perhiasan, melainkan legacy. Dia ingin setiap desain membawa pesan bahwa perempuan, di manapun berada, memiliki kekuatan untuk memberi pengaruh positif. “Saya ingin karya ini menambah value seorang perempuan, bukan sekadar mempercantik,” kata Naomi.

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News) 
 

SEBELUMNYA

Lineup Lengkap Hari 1-3 di Synchronize Fest 2025, Banyak Kolaborasi Langka

BERIKUTNYA

Dari Majapahit ke Masa Kini: Seni Terakota Hidup di Pameran Terra Motion

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga