Lineup Lengkap Hari 1-3 di Synchronize Fest 2025, Banyak Kolaborasi Langka
10 September 2025 |
20:30 WIB
1
Like
Like
Like
Salah satu festival musik terbesar di Indonesia, Synchronize Fest, akhirnya mengumumkan lineup penuhnya untuk tahun ini. Gelaran yang kini telah memasuki edisi ke-10 tersebut akan berlangsung selama tiga hari berturut-turut, dari 3–5 Oktober 2025, di Gambir Expo, Kemayoran, Jakarta.
Mengangkat tema Saling Silang, edisi kali ini berusaha menampilkan bagaimana musik, seni, dan budaya dapat saling bertemu dan berpadu satu sama lain di sebuah festival. Semangat ini juga membawa harapan akan keberagaman ekosistem antarmedium seni di Indonesia.
Baca juga: Synchronize Fest 2025 Angkat Tema Saling Silang, Gaet Demajors & Ruangrupa
Ratusan musisi dengan berbagai warna musik, era, dan latar budaya siap tampil meramaikan setiap panggung. Seperti tahun-tahun sebelumnya, konsep special show bakal kembali menjadi daya tarik utama di festival ini.
Salah satu yang paling ditunggu adalah special show A Tribute To Gusti Irwan Wibowo. Pertunjukan ini akan mempertemukan musisi papan atas seperti Ardhito Pramono, Bilal Indrajaya, Danilla, Hindia, Iga Massardi, Kunto Aji, Pamungkas, Sal Priadi, hingga komedian Adjisdoaibu dan GJLS, dengan iringan musik dari Konco Kongkow.
Tidak hanya itu, di segmen ini, kelompok Jakarta Movin & RAPOT juga siap menghadirkan pertunjukan Putar Kembali: OST Film Indonesia. Ada pula program OTW Onar Fest yang menghadirkan Laze, Abim, Ayub Jonn, Areyoustilllife, serta Shotgundre dengan sejumlah kolaborator tamu. Festival ini juga mempertemukan dua ikon musik religi, Haddad Alwi dan Opick, dalam satu panggung.
Synchronize tahun ini turut mencatat sejarah dengan kehadiran mahakarya legendaris GURUH GIPSY. Formasi yang melibatkan Guruh Sukarno Putra, Keenan Nasution, Abadi Soesman, hingga Bubi Sutomo bersama gamelan Saraswati siap memberikan pengalaman langka kepada penonton.
Bagi yang ingin sesuatu lebih unik, warna eksperimental juga akan mengisi festival ini lewat penampilan Jatiwangi Art Factory, komunitas warga penggerak musik dan seni berbahan genteng asal Jatiwangi. Sementara itu, dua kelompok musik emak-emak, Nasida Ria dan Mother Bank, dipastikan juga tampil sepanggung.
Tahun ini, Synchronize Fest turut berkolaborasi dengan tiga kolektif untuk kuratorial musisi di berbagai panggung. Lamunai Records dipercaya mengisi Oleng Upuk, Kobra Musik menghadirkan program di Panggung Getarrr, sementara Extreme Moshpit akan menghadirkan deretan penampil di Gigs Stage.
Lantas, siapa saja lineup para musisi yang akan tampil pada edisi satu dekade Synchronize Fest ini, berikut adalah ulasan lengkapnya:
Mengangkat tema Saling Silang, edisi kali ini berusaha menampilkan bagaimana musik, seni, dan budaya dapat saling bertemu dan berpadu satu sama lain di sebuah festival. Semangat ini juga membawa harapan akan keberagaman ekosistem antarmedium seni di Indonesia.
Baca juga: Synchronize Fest 2025 Angkat Tema Saling Silang, Gaet Demajors & Ruangrupa
Ratusan musisi dengan berbagai warna musik, era, dan latar budaya siap tampil meramaikan setiap panggung. Seperti tahun-tahun sebelumnya, konsep special show bakal kembali menjadi daya tarik utama di festival ini.
Salah satu yang paling ditunggu adalah special show A Tribute To Gusti Irwan Wibowo. Pertunjukan ini akan mempertemukan musisi papan atas seperti Ardhito Pramono, Bilal Indrajaya, Danilla, Hindia, Iga Massardi, Kunto Aji, Pamungkas, Sal Priadi, hingga komedian Adjisdoaibu dan GJLS, dengan iringan musik dari Konco Kongkow.
Tidak hanya itu, di segmen ini, kelompok Jakarta Movin & RAPOT juga siap menghadirkan pertunjukan Putar Kembali: OST Film Indonesia. Ada pula program OTW Onar Fest yang menghadirkan Laze, Abim, Ayub Jonn, Areyoustilllife, serta Shotgundre dengan sejumlah kolaborator tamu. Festival ini juga mempertemukan dua ikon musik religi, Haddad Alwi dan Opick, dalam satu panggung.
Synchronize tahun ini turut mencatat sejarah dengan kehadiran mahakarya legendaris GURUH GIPSY. Formasi yang melibatkan Guruh Sukarno Putra, Keenan Nasution, Abadi Soesman, hingga Bubi Sutomo bersama gamelan Saraswati siap memberikan pengalaman langka kepada penonton.
Bagi yang ingin sesuatu lebih unik, warna eksperimental juga akan mengisi festival ini lewat penampilan Jatiwangi Art Factory, komunitas warga penggerak musik dan seni berbahan genteng asal Jatiwangi. Sementara itu, dua kelompok musik emak-emak, Nasida Ria dan Mother Bank, dipastikan juga tampil sepanggung.
Tahun ini, Synchronize Fest turut berkolaborasi dengan tiga kolektif untuk kuratorial musisi di berbagai panggung. Lamunai Records dipercaya mengisi Oleng Upuk, Kobra Musik menghadirkan program di Panggung Getarrr, sementara Extreme Moshpit akan menghadirkan deretan penampil di Gigs Stage.
Lantas, siapa saja lineup para musisi yang akan tampil pada edisi satu dekade Synchronize Fest ini, berikut adalah ulasan lengkapnya:
Day 1
- Ambon Jazz Rock by Barry Likumahuwa feat. Teddy Adhitya, Matthew Sayersz, Patton Otlivio, Audrey Tapiheru
- Anisa Bahar x Juwita Bahar
- Asa Kusumah
- Barasuara
- Bujang Orgen Lampung
- Discus
- D’Masiv
- Final Attack
- Hinda
- Hivi!
- Indra7 feat. Digun
- Iron Voltage
- Jatiwangi Art Factory
- K3ibi
- Kunto Aji x Yogyakarta Hadroh Clan
- Lamunai Music Service
- Letto
- Love As Punishment
- Mr Dymz & Omemi
- MTAD
- Nada Seroja
- NDX AKA
- Negatifa
- Olsam
- Om KPR
- Pamungkas & Strings Ensemble Balada Pamungkas
- Pasangan Baru
- Pasukan Hura Hura
- Peach
- Push/Pull
- Raissa Febriani
- Rounder
- Rumahsakit
- Seperti Plastik
- Silampukau
- Scrubs
- Stadium All-Star (Bobby Suryadi, Jacky, Zaldy Garcia)
- Symphoni Polyphonic Geng X White Chorus
- The Cottons
- The Jansen
- The Lantis
- Tipe-X
- Vieratale
- Whisnu Santika x Dipha Barus
- White Shoes & The Couples Company “Album Vakansi” feat. Oele Pattiselanno
Day 2
- Alkateri
- Andien: Return to Kinanti
- Arumtala
- Asep Balon
- Aura Sumringah
- Avhath & Kuntari
- Baxlaxb0y x Om Lawan
- Bejtigs
- Bilal Indralaya
- Biru Baru
- Cul de Sac Collective
- Diskoria Orchestra (Alvin Witarsa & Alchestra, Andien, Afifah Yusuf, BCL, Bandung Jazz Orchestra, Dira Sugandi, Neida)
- Drizzly
- Dubyouth
- .Feast
- Feel Koplo
- Fever Soundsystem
- Guruh Gipsy (Guruh Soekarno Putra, Keenan Nasution, Abadi Soesman, Bubi Sutomo, Yoes Jf, Randy Noor, Warman Nasution, Andi/Rif, Irang Arkad, Karisk, Daryl Nasution, Biko Nasution, Peter Nl, Kompiang Raka, Gamelan Saraswati, Harry Murti)
- Huru Hara by Preachja
- Idgtaf Ngamen Sore-Sore
- Irama Nusantara
- Jakarta Movin & Rapot present Putar Kembali: OST. Film Indonesia
- Jamrud
- JKT48
- Kodim Sound
- Maff Tasi
- Musik Dari Rangga & Cinta (Andien, Bilal Indralaya, Hindia, Sal Priadi, Rara Sudirman, Leya Princy, El Putra Sarira, Jasmine Nadya, Kyandra Sembel, Katayana Mawira, Daniella Tumiwa, Rafi Sudirman)
- Nasida Ria & Mother Bank
- Om Kacau Balau
- Om PMS (Semua Akan Orkes Pada Waktunya)
- Ompldr
- Orkes Nunung OS
- Orkes Shaggydog
- OTW Onar Fest (Abim, Areyoustilllife, Ayub Jonn, Laze, Shotgundre with Ardy Minaj, Fury, Isseysan, Pierre Lynx, Quest, Riski Inrahim, Southbe, Tsabat, Vander)
- Pak Chandra & Pak Coki
- Parade Hujan
- Pee Wee Gaskins & Friends
- Perunggu
- Polka Wars feat. Alahad
- Poris
- Primasuara
- Ran
- Teenage Death Star: Thunder Boarding School (with Dila Lipsi, Hendrarnrm, Indra7, Luthfi Tabaraklari, Namoy Budaya, Pamungkas, Sukatani)
- Sal Priadi
- Satu Per Empat
- Souljah
- Sukses Lancar Rejeki
- The Changcuters
- The Paps
- Wali
- Yella Sky Sound
- 510
Day 3
- AAA Clan WIB (Waktunya Indonesia Berubah). Salah! Maksud Kami, Waktunya Indonesia Breakbeat.
- A Tribute to Gusti Irwan Wibowo (Adjisdoaibu, Ardhito Pramono, Bilal Indralaya, Bunga Nafisa, Danilla, GJLS, Hindia, Iga Massardi, Jebung, Kunto Aji, Morad, Nehru Rindra, Pamungkas, Sal Priadi, Teddy Adhitya) Music by Konco Kongkow
- Babon
- Batdd
- Bernadya
- Candei
- Centil Era: Astrid, Aura Kasih, Citra Scholastika, Shanty, She, Sinta dan Jojo, T2, Duo Maia, Naykilla (Music by Oomleo Berkaraoke)
- Dongker
- Dr. Yez
- Efek Rumah Kaca
- Elvy Sukaesih x Tokyo Ska Paradise Orchestra
- Failtrylagi
- Feby Putri
- Give It To Me Harder (Oschie & Sihk)
- Gledeg
- Haddad Alwi & Opick
- Jason Ranti
- Kangen Band
- Kasimyn
- Kelompok Penerbang Roket
- Kenya
- Kicuy Audy dan Benang Kenur
- Lomba Sihir: Obrolan Jam 3 Pagi Show
- Maliq & D’Essentials
- Ministry Of
- Morad
- Morfem
- Nidji
- Normm Radio
- Orkes Nakal
- Orkes Pensil Alis
- Orkes PJM
- Padi Reborn
- Pats Angels
- Prontaxan
- Proto Animalia Project
- Reality Club
- Riffilmister: The Legacy of Ricky Sjahalam (Amerta, Burgerkill, Komunal, Stepforward) Host: Arian13, Sammy Bramantyo, Edy Khemod, Soleh Solihun, Jill Van Disst, Fadli Aat
- Syarikat Idola Remaja
- Skandal
- SRM
- Superman Is Dead: 30 Tahun
- The Adams & Hornstarr Big Band
- The City Crypts (Denisa, Peletaras, Morgensoll)
- The Panturas
- The Trees & The Wild
- Tikkoii
- Toxicdev!
- White Chorus
- Wijaya 80
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.