Produser Chand Parwez, sutradara Mouly Surya, dan jajaran pemain film Tukar Takdir (Sumber foto: Chelsea Venda/Hypeabis.id)

Chand Parwez Pede Tukar Takdir Jadi Film Paling Ambisius Starvision

10 September 2025   |   16:30 WIB
Image
Chelsea Venda Jurnalis Hypeabis.id

Setelah mencuri publik berkat teaser yang menggugah, film Tukar Takdir produksi Starvision dan Cinesurya ini akhirnya merilis official trailer-nya pada hari ini, Rabu, (10/9/2025). Trailer berdurasi 2 menit 13 detik tersebut menampilkan beberapa adegan tak kalah menarik yang membuat penonton makin penasaran.

Tukar Takdir merupakan film tentang kecelakaan pesawat yang diadaptasi dari novel best seller karya Valiant Budi. Film ini disutradarai oleh Mouly Surya, sineas perempuan yang dikenal karya-karya yang menggugah pikiran, kompleks, dan punya daya tarik sinematik yang berbeda.

Baca juga: Film Tukar Takdir Tayang 2 Oktober, Drama Petaka Pesawat Dibintangi Nicholas Saputra

Sementara itu, di bangku produser, film ini diisi oleh Chand Parwez. Chand mengatakan film Tukar Takdir bakal menjadi karya yang berbeda dari judul-judul lain yang pernah diproduksinya. 

Di film ini, dirinya memang berusaha membawa Starvision keluar dari zona zaman dan menemukan ruang sinematik baru yang lebih berani untuk penonton. Film ini tak hanya membawa sisi dramatik yang lebih kuat, tetapi skala produksinya pun lebih rumit dan menantang.

"Ini adalah sebuah karya yang menurut saya ambisius," ungkap Chand Parwez

Parwez mengatakan ide menggarap film ini telah ada sejak lama. Kala itu, sebelum pandemi Covid-19, Parwez mencoba mengontak Mouly Surya untuk membaca buku Tukar Takdir karya Valiant Budi yang berisi 12 cerita. Dirinya berharap, ada satu cerita yang menarik yang mau disutradarai oleh Mouly.

Saat itu, secara simultan, Mouly juga tengah menggarap film Perang Kota, yang juga menggandeng Starvision sebagai koproduksinya. Setelah melalui diskusi panjang, akhirnya mereka memutuskan untuk mengadaptasi cerita pertama dari buku tersebut yang mengeksplorasi tentang kecelakaan sebuah pesawat.

"Cerita pertama tentang kecelakaan pertama memang jadi satu cerita yang menarik. Namun, di sisi lain, proses produksinya juga jadi sangat panjang," imbuhnya.

Secara umum, kata Parwez, film ini akan membahas secara dalam tentang kecelakaan sebuah pesawat dan proses investigasi untuk mengungkap hal tersebut. Sebab, satu kecelakaan pesawat memang mesti diteliti secara detail agar penyebab terjadinya tidak terulang di kemudian hari.

Namun, film ini tak hanya membahas hal-hal teknis. Tukar Takdir juga akan menggali sisi psikologis orang-orang yang terlibat di dalamnya. Dimulai dari korban yang selamat, keluarga yang ditinggal pergi, hingga para pemangku kepentingan yang berkelindan di dalamnya. Semuanya akan jadi sajian dramatik yang menarik.

"Jadi, sebenarnya susah sekali waktu itu membayangkan. Karena ini tema baru, apalagi kita banyak mengekspos cerita di balik layarnya. Semoga, film ini bisa jadi satu tawaran baru yang disambut oleh penonton Indonesia," jelasnya.

Sementara itu, produser Rama Adi mengatakan salah satu yang menarik dari penggarapan film ini ialah riset panjangnya sebelum menulis naskah. Sebab, film ini akan cukup banyak berbicara mengenai investigasi sebuah kecelakaan pesawat.

Untuk memperdalam naskah, pihaknya pun mendatangi Komite Nasional Keselamatan Transportasi. Di sana, timnya mencari tahu lebih dalam soal penyebab-penyebab kecelakaan pesawat mayoritasnya karena apa, proses investigasi untuk mencapai kesimpulan, dan metode-metode yang digunakan.

Sementara itu, sutradara Mouly Surya mengatakan selain menyuguhkan teknis produksi yang menarik berkaitan dengan kecelakaan pesawat, filmnya juga akan tetap menonjolkan sisi drama yang tak kalah apik. Setiap karakter di film akan membawa luka dan penyesalan berbeda.

"Kami ingin menghadirkan sebuah potret emosional tentang beban yang tak terlihat. Namun, di sisi lain juga ingin menghadirkan sebuah harapan di balik setiap duka kehilangan dan bagaimana sebagai manusia kita bisa saling bertahan bersama-sama,” imbuhnya.
 

Film ini akan mengikuti kehidupan Rawa (Nicholas Saputra) yang selamat dari kecelakaan pesawat. Dia diceritakan naik penerbangan Jakarta Airways 79 yang tiba-tiba hilang kontak.

Ketika akhirnya berhasil ditemukan, Rawa rupanya menjadi satu-satunya penumpang yang selamat. Namun, alih-alih bersyukur, selamatnya dia di pesawat ini justru membawa banyak pertanyaan batin. Peristiwa tersebut membuat Rawa trauma dan mempertanyakan mengapa harus dirinya seorang yang selamat dan yang lain meninggal.

Film Tukar Takdir turut dibintangi sederet aktor dan aktris kenamaan seperti Meriam Bellina, Marcella Zalianty, Hannah Al Rashid, Teddy Syach, Tora Sudiro, Ringgo Agus Rahman, Devi Permatasari, Ariyo Wahab, Roy Sungkono, Revaldo, Bagus Ade Saputra, dan Ayez Kassar. Film ini dijadwalkan tayang 2 Oktober 2025.

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News) 

SEBELUMNYA

8 Destinasi Wisata Favorit Dunia 2025 dengan Spot Foto Terbaik

BERIKUTNYA

Amanda Seyfried Konfirmasi Mamma Mia! 3 Sedang Dikembangkan

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga