Film Tukar Takdir Tayang 2 Oktober, Drama Petaka Pesawat Dibintangi Nicholas Saputra
26 August 2025 |
21:36 WIB
Starvision kembali berkolaborasi dengan Cinesurya menghadirkan karya film anyar sutradara Mouly Surya berjudul Tukar Takdir. Dibintangi Nicholas Saputra, Marsha Timothy dan Adhisty Zara, film ini merupakan hasil adaptasi dari novel best seller Tukar Takdir karya Valiant Budi yang terbit pada 2019.
Tukar Takdir merupakan film drama petaka pesawat yang kisahnya bermula ketika penerbangan Jakarta Airways 79 hilang kontak. Ketika ditemukan, Rawa (diperankan oleh Nicholas Saputra) adalah satu-satunya penumpang yang selamat membawa pulang luka-luka dan trauma.
Selain menjadi saksi dalam investigasi jatuhnya pesawat, Rawa juga menjadi penyambung duka maupun amarah putri tunggal dari pilot, Zahra (Adhisty Zara) dan istri penumpang, Dita (Marsha Timothy) yang mempertanyakan kenapa yang selamat bukan suaminya?
Baca juga: Rangga & Cinta Bakal Tayang Perdana di Festival Film Internasional Busan 2025
Jelang perilisannya, teaser film Tukar Takdir pun diluncurkan. Klip berdurasi 1 menit 38 detik itu dibuka dengan adegan pesawat Airways 79 yang mengalami kecelakaan dan terjun bebas dari ketinggian. Di pesawat itu, ada Rawa yang diceritakan sering naik pesawat bolak-balik tujuan Jakarta-Palu untuk urusan pekerjaan.
Dengan penuh luka di wajahnya, Rawa memberikan keterangan dalam proses investigasi kecelakaan pesawat tersebut. Teaser juga menampilkan turbulensi dahsyat yang terjadi di dalam pesawat, hingga akhirnya jatuh di Gunung Halau-halau, Kalimantan Selatan. Dari 132 penumpang, hanya Rawa yang selamat.
Hal itu membuat Rawa harus menghadapi sederet proses investigasi yang panjang, lantaran menjadi satu-satunya saksi yang bisa memberikan penjelasan kejadian kecelakaan tersebut. Dia juga harus hidup menanggung bayang-bayang sebuah petaka, rasa bersalah, dan luka batin yang mungkin tak pernah hilang.
Saat Rawa memeluk Zahra, dan Zahra bersandar pada Rawa, memberi petunjuk hubungan romansa yang terjalin di antara keduanya. Akan tetapi, pada bagian akhir, Rawa juga terlihat memberikan perhatiannya pada Dita, istri pilot yang menjadi korban di pesawat tersebut. Rawa mengusap air mata Dita ketika keduanya berdua di dalam mobil. Adegan itu pun memunculkan pertanyaan akan teka-teki cerita film Tukar Takdir.
Sutradara Mouly Surya mengatakan Tukar Takdir akan membawa kisah yang sangat relevan dengan isu sosial masyarakat Indonesia. Menurutnya, masih banyak orang yang ingin bepergian baik untuk berlibur maupun bekerja menggunakan pesawat low-cost carrier (LCC) meski dengan berbagai kekurangannya.
Mouly menuturkan film ini akan memberikan refleksi tentang apa yang terjadi di kehidupan sosial saat ini secara spesifik lewat dunia penerbangan. Setiap karakter di film Tukar Takdir, katanya, membawa luka dan penyesalan yang berbeda. Akan tetapi, mereka merasa bisa mencegah tragedi, atau menanggung "takdir" orang yang seharusnya pergi.
"Kami ingin menghadirkan sebuah potret emosional tentang beban yang tak terlihat. Namun, di sisi lain juga ingin menghadirkan sebuah harapan di balik setiap duka kehilangan dan bagaimana sebagai manusia, kita bisa saling bertahan bersama-sama," katanya dalam keterangan resminya, Selasa (26/8/2025).
Film Tukar Takdir turut dibintangi sederet aktor dan aktris kenamaan seperti Meriam Bellina, Marcella Zalianty, Hannah Al Rashid, Teddy Syach, Tora Sudiro, Ringgo Agus Rahman, Devi Permatasari, Ariyo Wahab, Roy Sungkono, Revaldo, Bagus Ade Saputra, dan Ayez Kassar.
Tukar Takdir menjadi kolaborasi terbaru Mouly bersama Marsha Timothy setelah Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak (2017), serta kolaborasi Mouly dengan Nicholas Saputra setelah Yang Tidak Dibicarakan Ketika Membicarakan Cinta (2013). Sementara itu, film ini sekaligus menandai kolaborasi kedua Mouly Surya dan produser Chand Parwez Servia pada tahun ini setelah film Perang Kota (2025).
Nicholas Saputra mengatakan setiap tokoh di film Tukar Takdir menyimpan cerita namun semua terhubung oleh satu kenyataan pahit. Rawa, yang selamat dari tragedi petaka pesawat, bertemu dengan orang-orang yang harus kehilangan orang terdekat dan tercinta di hidup mereka.
"Penonton akan melihat bagaimana resiliensi yang dimiliki oleh para karakter yang kehilangan orang-orang terdekat mereka,” ujarnya.
Produser Starvision Chand Parwez menambahkan film ini akan menghadirkan kisah yang penuh luka, menegangkan, namun juga menyegarkan untuk perfilman Indonesia. Menghadirkan drama petaka pesawat yang masih jarang dieksplorasi oleh sineas Indonesia.
"Mouly Surya dengan baik mampu menampilkan spektrum drama dalam sebuah insiden yang akan mengguncang batin kita, dan tentang bagaimana menyembuhkan trauma,” imbuhnya.
Film Tukar Takdir akan tayang 2 Oktober 2025 di bioskop Indonesia.
Baca juga: 13 Film Indonesia Siap Tayang September 2025 di Bioskop
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Tukar Takdir merupakan film drama petaka pesawat yang kisahnya bermula ketika penerbangan Jakarta Airways 79 hilang kontak. Ketika ditemukan, Rawa (diperankan oleh Nicholas Saputra) adalah satu-satunya penumpang yang selamat membawa pulang luka-luka dan trauma.
Selain menjadi saksi dalam investigasi jatuhnya pesawat, Rawa juga menjadi penyambung duka maupun amarah putri tunggal dari pilot, Zahra (Adhisty Zara) dan istri penumpang, Dita (Marsha Timothy) yang mempertanyakan kenapa yang selamat bukan suaminya?
Baca juga: Rangga & Cinta Bakal Tayang Perdana di Festival Film Internasional Busan 2025
Jelang perilisannya, teaser film Tukar Takdir pun diluncurkan. Klip berdurasi 1 menit 38 detik itu dibuka dengan adegan pesawat Airways 79 yang mengalami kecelakaan dan terjun bebas dari ketinggian. Di pesawat itu, ada Rawa yang diceritakan sering naik pesawat bolak-balik tujuan Jakarta-Palu untuk urusan pekerjaan.
Dengan penuh luka di wajahnya, Rawa memberikan keterangan dalam proses investigasi kecelakaan pesawat tersebut. Teaser juga menampilkan turbulensi dahsyat yang terjadi di dalam pesawat, hingga akhirnya jatuh di Gunung Halau-halau, Kalimantan Selatan. Dari 132 penumpang, hanya Rawa yang selamat.
Hal itu membuat Rawa harus menghadapi sederet proses investigasi yang panjang, lantaran menjadi satu-satunya saksi yang bisa memberikan penjelasan kejadian kecelakaan tersebut. Dia juga harus hidup menanggung bayang-bayang sebuah petaka, rasa bersalah, dan luka batin yang mungkin tak pernah hilang.
Saat Rawa memeluk Zahra, dan Zahra bersandar pada Rawa, memberi petunjuk hubungan romansa yang terjalin di antara keduanya. Akan tetapi, pada bagian akhir, Rawa juga terlihat memberikan perhatiannya pada Dita, istri pilot yang menjadi korban di pesawat tersebut. Rawa mengusap air mata Dita ketika keduanya berdua di dalam mobil. Adegan itu pun memunculkan pertanyaan akan teka-teki cerita film Tukar Takdir.
Sutradara Mouly Surya mengatakan Tukar Takdir akan membawa kisah yang sangat relevan dengan isu sosial masyarakat Indonesia. Menurutnya, masih banyak orang yang ingin bepergian baik untuk berlibur maupun bekerja menggunakan pesawat low-cost carrier (LCC) meski dengan berbagai kekurangannya.
Mouly menuturkan film ini akan memberikan refleksi tentang apa yang terjadi di kehidupan sosial saat ini secara spesifik lewat dunia penerbangan. Setiap karakter di film Tukar Takdir, katanya, membawa luka dan penyesalan yang berbeda. Akan tetapi, mereka merasa bisa mencegah tragedi, atau menanggung "takdir" orang yang seharusnya pergi.
"Kami ingin menghadirkan sebuah potret emosional tentang beban yang tak terlihat. Namun, di sisi lain juga ingin menghadirkan sebuah harapan di balik setiap duka kehilangan dan bagaimana sebagai manusia, kita bisa saling bertahan bersama-sama," katanya dalam keterangan resminya, Selasa (26/8/2025).
Film Tukar Takdir turut dibintangi sederet aktor dan aktris kenamaan seperti Meriam Bellina, Marcella Zalianty, Hannah Al Rashid, Teddy Syach, Tora Sudiro, Ringgo Agus Rahman, Devi Permatasari, Ariyo Wahab, Roy Sungkono, Revaldo, Bagus Ade Saputra, dan Ayez Kassar.
Tukar Takdir menjadi kolaborasi terbaru Mouly bersama Marsha Timothy setelah Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak (2017), serta kolaborasi Mouly dengan Nicholas Saputra setelah Yang Tidak Dibicarakan Ketika Membicarakan Cinta (2013). Sementara itu, film ini sekaligus menandai kolaborasi kedua Mouly Surya dan produser Chand Parwez Servia pada tahun ini setelah film Perang Kota (2025).
Nicholas Saputra mengatakan setiap tokoh di film Tukar Takdir menyimpan cerita namun semua terhubung oleh satu kenyataan pahit. Rawa, yang selamat dari tragedi petaka pesawat, bertemu dengan orang-orang yang harus kehilangan orang terdekat dan tercinta di hidup mereka.
"Penonton akan melihat bagaimana resiliensi yang dimiliki oleh para karakter yang kehilangan orang-orang terdekat mereka,” ujarnya.
Produser Starvision Chand Parwez menambahkan film ini akan menghadirkan kisah yang penuh luka, menegangkan, namun juga menyegarkan untuk perfilman Indonesia. Menghadirkan drama petaka pesawat yang masih jarang dieksplorasi oleh sineas Indonesia.
"Mouly Surya dengan baik mampu menampilkan spektrum drama dalam sebuah insiden yang akan mengguncang batin kita, dan tentang bagaimana menyembuhkan trauma,” imbuhnya.
Film Tukar Takdir akan tayang 2 Oktober 2025 di bioskop Indonesia.
Baca juga: 13 Film Indonesia Siap Tayang September 2025 di Bioskop
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.