Produser Yulia Eviana Bhara Dipilih Jadi Juri Kompetisi utama di BIFF 2025
10 September 2025 |
13:00 WIB
Produser film Indonesia dari rumah produksi KawanKawan Media, Yulia Eviana Bhara, kembali menorehkan prestasi di panggung internasional. Perempuan yang karib disapa Ebe tersebut terpilih menjadi juri kompetisi utama Busan International Film Festival edisi ke-30 yang akan berlangsung pada 17-26 September 2025.
Tahun ini, BIFF memperkenalkan program kompetisi baru beserta penghargaan terbaru bernama ‘Busan Award’. Ebe ditunjuk sebagai juri yang akan memilih pemenang dari kompetisi tersebut.
Ebe tidak bertugas sendirian sebagai juri dalam kompetisi baru ini. Dia akan bekerja bersama Na Hong-Jin, sutradara sekaligus produser film terkenal Korea Selatan, yang juga menjabat sebagai ketua juri. Selain itu, jajaran juri lainnya mencakup aktor Han Hyo-joo, Tony Leung Ka-fai, Nandita DAS, serta dua sutradara, Koganada dan Marziyeh Meshkiny.
Baca Juga: Film Esok Tanpa Ibu yang Dibintangi Dian Sastrowardoyo Terseleksi di BIFF 2025
"Big news! Yulia Evina Bhara menjadi juri Festival Film Internasional Busan ke-30 (@busanfilmfest), bergabung dengan enam sineas Asia hebat lainnya," bunyi pengumuman resmi PH KawanKawan Media.
Dalam beberapa satu dekade terakhir, Yulia Eviana Bhara menjadi salah satu sineas Indonesia yang cukup mendapatkan perhatian di sirkuit festival film global. Namanya kerap muncul sebagai representasi Indonesia dan Asia di berbagai ajang internasional.
Sebelum ini, Ebe juga dipercaya menjadi juri di Critic's Week ke-64 Festival Film Cannes 2025. Critic's Week, atau Pekan Kritik, merupakan program paralel Cannes yang fokus menemukan talenta baru. Dalam kesempatan itu, ia bergabung dengan empat juri lain dari berbagai negara, dipimpin oleh sineas, penulis skenario, dan produser asal Spanyol, Rodrigo Sorogoyen.
Sebagai produser, kiprah Ebe juga mentereng. Dia turut terlibat dalam membidani banyak film penting, dimulai dari film pendek On the Origin of Fear (2016), yang sukses diputar di Venice International Film Festival, bersaing di Toronto, serta Clermont-Ferrand. Film ini juga meraih penghargaan Special Mention di Singapore International Film Festival.
Nama Ebe makin dikenal luas melalui film panjang Solo, Solitude (Istirahatlah Kata-kata, 2016), yang disutradarai Yosep Anggi Noen. Film ini juga berhasil ditayangkan di Locarno Film Festival untuk memperkenalkan kisah aktivis Wiji Thukul kepada publik internasional.
Karya-karya berikutnya seperti Hiruk-Pikuk Si Al-Kisah (2019), You and I (2020), serta Autobiography (2023) terus menembus berbagai festival internasional dan makin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu produser papan atas Indonesia. Perlahan, konsistensi Ebe dalam melahirkan film-film berkualitas membuat namanya semakin diperhitungkan di tingkat global.
Baru-baru ini, Yulia juga ikut terlibat sebagai ko-produser film Renoir, salah satu dari 21 film yang terpilih untuk kompetisi utama Cannes 2025. Film ini disutradarai Chie Hayakawa dari Jepang dan merupakan produksi kolaboratif antara Jepang, Prancis, Singapura, Filipina, dan Indonesia, menegaskan kemampuan Yulia untuk bekerja dalam proyek internasional berskala besar.
Baca Juga: 25 Besar Film Cerita Panjang Terbaik FFI 2025 Resmi Diumumkan
Tahun ini, BIFF memperkenalkan program kompetisi baru beserta penghargaan terbaru bernama ‘Busan Award’. Ebe ditunjuk sebagai juri yang akan memilih pemenang dari kompetisi tersebut.
Ebe tidak bertugas sendirian sebagai juri dalam kompetisi baru ini. Dia akan bekerja bersama Na Hong-Jin, sutradara sekaligus produser film terkenal Korea Selatan, yang juga menjabat sebagai ketua juri. Selain itu, jajaran juri lainnya mencakup aktor Han Hyo-joo, Tony Leung Ka-fai, Nandita DAS, serta dua sutradara, Koganada dan Marziyeh Meshkiny.
Baca Juga: Film Esok Tanpa Ibu yang Dibintangi Dian Sastrowardoyo Terseleksi di BIFF 2025
"Big news! Yulia Evina Bhara menjadi juri Festival Film Internasional Busan ke-30 (@busanfilmfest), bergabung dengan enam sineas Asia hebat lainnya," bunyi pengumuman resmi PH KawanKawan Media.
Dalam beberapa satu dekade terakhir, Yulia Eviana Bhara menjadi salah satu sineas Indonesia yang cukup mendapatkan perhatian di sirkuit festival film global. Namanya kerap muncul sebagai representasi Indonesia dan Asia di berbagai ajang internasional.
Sebelum ini, Ebe juga dipercaya menjadi juri di Critic's Week ke-64 Festival Film Cannes 2025. Critic's Week, atau Pekan Kritik, merupakan program paralel Cannes yang fokus menemukan talenta baru. Dalam kesempatan itu, ia bergabung dengan empat juri lain dari berbagai negara, dipimpin oleh sineas, penulis skenario, dan produser asal Spanyol, Rodrigo Sorogoyen.
Sebagai produser, kiprah Ebe juga mentereng. Dia turut terlibat dalam membidani banyak film penting, dimulai dari film pendek On the Origin of Fear (2016), yang sukses diputar di Venice International Film Festival, bersaing di Toronto, serta Clermont-Ferrand. Film ini juga meraih penghargaan Special Mention di Singapore International Film Festival.
Nama Ebe makin dikenal luas melalui film panjang Solo, Solitude (Istirahatlah Kata-kata, 2016), yang disutradarai Yosep Anggi Noen. Film ini juga berhasil ditayangkan di Locarno Film Festival untuk memperkenalkan kisah aktivis Wiji Thukul kepada publik internasional.
Karya-karya berikutnya seperti Hiruk-Pikuk Si Al-Kisah (2019), You and I (2020), serta Autobiography (2023) terus menembus berbagai festival internasional dan makin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu produser papan atas Indonesia. Perlahan, konsistensi Ebe dalam melahirkan film-film berkualitas membuat namanya semakin diperhitungkan di tingkat global.
Baru-baru ini, Yulia juga ikut terlibat sebagai ko-produser film Renoir, salah satu dari 21 film yang terpilih untuk kompetisi utama Cannes 2025. Film ini disutradarai Chie Hayakawa dari Jepang dan merupakan produksi kolaboratif antara Jepang, Prancis, Singapura, Filipina, dan Indonesia, menegaskan kemampuan Yulia untuk bekerja dalam proyek internasional berskala besar.
Baca Juga: 25 Besar Film Cerita Panjang Terbaik FFI 2025 Resmi Diumumkan
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.