Ilustrasi functional fragrance. (Sumber: Freepik)

Functional Fragrance, Tren Wewangian untuk Suasana Hati dan Kenyamanan Diri

09 September 2025   |   16:00 WIB
Image
Luh Muni Wiraswari Mahasiswa Universitas Padjadjaran

Bagi sebagian orang, parfum atau wewangian adalah salah satu cara untuk mengekspresikan kepribadian. Selain mengekspresikan diri, ada juga beberapa orang yang menggunakan wewangian untuk menciptakan suasana tertentu. Wewangian yang biasanya dimanfaatkan pada saat me time ini disebut functional fragrance. 

Functional fragrance biasanya dapat memengaruhi respons emosional ataupun fisiologis dengan cara menenangkan, memberi energi, hingga memperbaiki suasana hati. Meski memiliki konsep yang sama, yakni wangi aromatik, tetapi functional fragrance berbeda dari parfum ataupun wewangian aromaterapi biasa. 

Baca juga: 4 Tips Belanja Parfum Online, Wajib Tahu Tingkatan Aroma

Anna Persaud, CEO This Works dalam British Vogue mengatakan bahwa functional fragrance dapat memengaruhi sistem saraf pusat. Functional fragrance dibuat dari bahan-bahan spesifik pada konsentrasi tertentu. Setiap item dirancang untuk memiliki dampak pada suasana hati hingga energi kita.

Functional fragrance berkaitan dengan sistem limbik, area otak yang mengatur emosi, perilaku, motivasi, dan ingatan. Beberapa aroma dapat menciptakan rasa nyaman, sedangkan aroma lain bisa jadi menimbulkan kegelisahan. 

Oleh karenanya, Persaud menjelaskan bahwa cara kerja functional fragrance adalah berinteraksi dengan sistem limbik. Aroma yang timbul dapat merangsang sistem simpatik (fight or flight) atau parasimpatis (rest and digest).

Jika dilihat dari segi historis, mulanya wewangian seperti parfum dijual untuk kebutuhan penampilan eksternal. Ada beberapa parfum yang dirancang untuk digunakan perempuan saat kencan pertama, parfum pria untuk menarik perhatian perempuan, dan lainnya. 

Namun, seiring berkembangnya zaman, kini makna parfum dan wewangian bergeser ke arah yang lebih personal. Carina Chaz, founder DedCool dalam Cosmopolitan setuju bahwa poin dari functional fragrance bukan tentang kemewahan, melainkan kenyamanan. 

Oleh karenanya, alih-alih bertujuan untuk menarik perhatian orang lain, wewangian justru berkembang menjadi elemen yang membuat kita merasa nyaman. Perkembangan ini membuat functional fragrance menjadi salah satu tren perawatan diri yang diminati, terutama bagi penggemar wewangian.

Functional fragrance memiliki berbagai varian yang menawarkan aroma dengan tujuan berbeda-beda. Dimulai dari aroma lavender, sandalwood, hingga musk yang dapat mengatasi stres, hingga aroma lavender dan vanila yang dapat meningkatkan kualitas tidur.

Selain itu, aroma eucalyptus dan rosemary dapat membantu untuk fokus. Ada juga aroma bergamot yang menambah energi sehingga merasa semangat sepanjang hari.

Parfum dan wewangian sifatnya sangat personal. Maka tak heran jika kita membutuhkan waktu yang lama untuk menentukan aroma yang cocok bagi tubuh. Sama seperti parfum pada umumnya, functional fragrance dapat digunakan dan dieksplorasi dengan bebas. 

Tujuan functional fragrance yang pasti adalah memberikan kenyamanan pada penggunanya. Setiap orang dapat memilih aroma yang sesuai dengan kenyamanan hati untuk digunakan sehari-hari, bahkan menggantinya di hari lain. Bahkan, kita dengan bebas bisa mencampurkan setiap aroma jika perlu.

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News) 

SEBELUMNYA

5 Film di TIFF 2025 dengan Rating Tertinggi & Paling Ditunggu Sinefil

BERIKUTNYA

Film Terbaru Joe Taslim & Yayan Ruhian World Premiere di TIFF 2025

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga