Ilustrasi merancang perjalanan wisata. (Sumber gambar: Freepik)

AI Bantu Traveler Rencanakan Wisata, Tapi Risiko Salah Info Masih Mengintai

04 September 2025   |   19:00 WIB
Image
Desyinta Nuraini Jurnalis Hypeabis.id

Kecerdasan buatan (AI) membantu banyak masyarakat dalam mencari dan memverifikasi informasi, memudahkan para traveler menyusun agenda perjalanan wisata. Mereka percaya teknologi ini untuk mencari tempat wisata yang tepat hingga menemukan akomodasi dan kuliner yang sesuai selera juga budget. 
 
Dalam survei terbaru Kaspersky, sebanyak 76 persen responden menggunakan AI untuk penelitian, 45 persen untuk bekerja, 40 persen untuk belajar. Kemudian, 39 untuk hiburan, 39 persen bereksperimen dengan teknologi, dan 28 persen perencanaan perjalanan atau travel planning.

Baca juga: Intip Inovasi Kecerdasan Buatan Samsung Electronics di Ajang Welcome to Bespoke AI

Dalam menerapkan AI untuk perencanaan perjalanan, 96 persen responden mengaku puas dengan pengalaman ini dan 44 persen menyatakan sempurna, sementara 52 persen menyatakan baik. Dari jumlah ini, 84 persen respnden mengonfirmasi bahwa mereka berencana menggunakan AI saat mempersiapkan perjalanan di masa mendatang.

Survei Kaspersky juga mencatat 70 persen responden yang telah menggunakan AI dalam perencanaan perjalanan mempercayai teknologi ini untuk mengidentifikasi acara dan aktivitas lain bagi mereka. Contohnya, mencari tempat wisata yang cocok, rute wisata populer, maupun toko suvenir. 

Kemudian, 66 persen menggunakan AI untuk memilih akomodasi, 60 persen membuat daftar restoran dengan bantuannya, dan 58 persen bahkan menugaskan kecerdasan buatan ini untuk mencari tiket. Menariknya, keluarga dengan anak-anak lebih aktif menggunakan berbagai fungsi AI dalam mempersiapkan perjalanan dibandingkan audiens yang tidak memiliki anak.

Dibandingkan dengan riset informasi, pemesanan yang didukung AI kurang populer di semua kelompok. Menurut survei, 45 persen responden memesan hotel melalui layanan AI, 43 persen memesan tiket, dan hanya 38 persen yang memesan restoran dengan bantuan AI. 

Adapun 45 persen peserta menyatakan bahwa mereka menggunakan bantuan AI untuk menjawab pertanyaan seputar visa dan migrasi. Hal ini menurut Vladislav Tushkanov, manajer grup di Kaspersky AI Technology Research Center, menimbulkan beberapa kekhawatiran. 

Baru-baru ini, kisah tentang seorang penulis Australia yang tidak dapat terbang ke konferensi di Chili karena saran visa yang salah dari ChatGPT menunjukkan bahwa risiko halusinasi AI lebih besar daripada manfaat penghematan waktu untuk hal yang paling penting. 

“Layanan bertenaga AI menjadi alat yang semakin diminati untuk menyelesaikan berbagai tugas, termasuk perencanaan perjalanan. Namun, kita harus tetap ingat bahwa keputusan ada di tangan kita,” tegas Tushkanov.

Adapun studi ini dilakukan oleh pusat riset pasar Kaspersky bekerja sama dengan penyedia riset Toluna pada musim panas 2025. Survei ini melibatkan 3.000 responden dari 15 negara, diantaranya Argentina, Chili, Tiongkok, Jerman, India, Indonesia, Italia, Malaysia, Meksiko, Arab Saudi, Afrika Selatan, Spanyol, Turki, Inggris, dan Uni Emirat Arab.

Semetara itu, untuk memastikan keamanan perjalanan, ada beberapa saran dari Kaspersky. Pertama, selalu periksa kembali informasi yang diberikan AI. Jangan melakukan pembelian atau memesan di situs web sebelum memverifikasi keasliannya secara independen.

Kedua, saat merencanakan perjalanan ke luar negeri, jangan lupakan internet seluler. Pertimbangkan untuk menggunakan eSIM agar selalu terhubung dengan keluarga dan teman.

Ketiga, selalu periksa kembali jaringan Wi-Fi sebelum terhubung, gunakan VPN, dan hindari bergabung secara otomatis ke hotspot yang tidak dikenal. Keempat, lindungi perangkat, jangan meninggalkannya tanpa pengawasan di tempat ramai, tetapkan kata sandi yang kuat, dan pasang solusi keamanan yang andal, yang akan membantu melindunginya dari berbagai ancaman siber.

Baca juga: Cek Cara Bikin Gambar & Karakter Kecerdasan Buatan Pribadi Pakai Meta AI

SEBELUMNYA

Musikal Perempuan Punya Cerita Angkat Isu Perundungan dan Keteguhan Wanita

BERIKUTNYA

Sewa Kios Blok M Melonjak, Gubernur DKI Gratiskan 2 Bulan

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga