Pembalap Visa Cash App Racing Bulls F1 Team Isack Hadjar. (Sumber foto: X/F1)

Oscar Piastri Juara F1 GP Belanda, Verstappen Runner-up dan Hadjar Bersinar

31 August 2025   |   22:55 WIB
Image
Nirmala Aninda Manajer Konten Hypeabis.id

Oscar Piastri tampil gemilang di Sirkuit Zandvoort dengan merebut kemenangan pada Grand Prix Belanda 2025, Minggu (31/8/2025). Pembalap Australia itu sukses mengendalikan jalannya balapan, sekaligus mempersembahkan kemenangan penting untuk McLaren di tengah persaingan ketat musim ini. 

Bintang tuan rumah, Max Verstappen, harus puas finis di posisi kedua. Juara dunia tiga kali itu sebenarnya tampil kuat di depan penonton Belanda, tapi tidak mampu mengejar kecepatan Piastri di paruh akhir balapan. Hasil ini tetap membuat penonton tuan rumah bersorak, meski harapan akan kemenangan Verstappen di kandang kembali tertunda.

Di belakang keduanya, kejutan besar datang dari pembalap rookieRookie Formula 1 asal Prancis, Isack Hadjar, mencatat sejarah manis di Sirkuit Zandvoort. Membela Racing Bulls, Hadjar finis ketiga dan meraih podium perdananya di ajang Formula 1 pada Grand Prix Belanda 2025. Capaian ini sekaligus menobatkannya sebagai peraih podium termuda kelima sepanjang sejarah Formula 1. 

Baca juga: Monster Rookie F1: Siapa Saja yang Layak Diwaspadai Musim Ini? 
 

“Rasanya agak tidak nyata,” ucap Hadjar penuh suka cita usai berlari ke pelukan para mekanik Racing Bulls. “Yang paling mengejutkan adalah saya bisa mempertahankan posisi keempat begitu lama. Sayangnya Lando harus tersingkir, tapi kami bisa memanfaatkan itu tanpa membuat kesalahan. Mobil saya benar-benar luar biasa sepanjang akhir pekan, dan saya bangga sudah memaksimalkan semuanya. Tidak ada kesalahan, dan kami pulang dengan podium. Saya bahagia sekali untuk tim," ujarnya. 

Hadjar mengaku pencapaian ini adalah mimpi masa kecil yang akhirnya terwujud. “Sejak kecil, target saya memang ini: podium pertama. Semoga ini baru langkah awal dan akan ada banyak lagi yang menyusul.”

Hasil impresif ini semakin memperkuat reputasi Hadjar sebagai salah satu talenta paling menjanjikan di grid Formula 1 saat ini. Dia bahkan disebut sebagai kandidat kuat untuk promosi ke Red Bull Racing pada 2026, bersaing dengan Yuki Tsunoda dan Liam Lawson yang juga tengah dievaluasi oleh tim induk.
 

Sementara itu, balapan berlangsung penuh drama. Harapan McLaren untuk meraih double podium pupus setelah Lando Norris mengalami masalah mesin hanya tujuh lap menjelang finis. Saat itu Norris berada di posisi kedua dan berpeluang besar menutup akhir pekan dengan hasil sempurna.

Namun asap tipis terlihat keluar dari bagian belakang mobilnya sebelum akhirnya dia berhenti dan keluar dari balapan. Kegagalan mesin tersebut langsung mengubah jalannya lomba, membuka jalan bagi Hadjar untuk naik ke podium.

Lewis Hamilton juga mengalami nasib sial. Juara dunia tujuh kali itu kehilangan kendali dan menabrak barrier di tikungan cepat, membuat mobilnya hancur dan memaksanya tersingkir lebih awal. Ini merupakan DNF pertama Hamilton sejak bergabung dengan Ferrari. Insiden tersebut sempat memicu periode safety car dan mengacaukan strategi beberapa tim.

Sementara itu, Charles Leclerc mengalami balapan penuh frustrasi. Ferrari andalannya dua kali beradu dengan mobil Mercedes: pertama dengan George Russell, dan kemudian dengan Kimi Antonelli. Kontak kedua membuat Ferrari itu berputar dan terpaksa berhenti—DNF juga untuk Leclerc. Antonelli menerima penalti 10 detik karena menyebabkan insiden tersebut.

Liam Lawson juga tersingkir dari perebutan poin usai bersenggolan dengan Carlos Sainz. Adapun, Yuki Tsunoda hanya mampu finis kesembilan meski banyak pembalap lain gagal mencapai garis finis.

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)  
Editor:

SEBELUMNYA

Koleksi Desainer École Duperré Paris: Estetika Memori, Anjing, sampai Mafia dalam Busana

BERIKUTNYA

Eliano Reijnders Gabung Persib Bandung, Susul Thom Haye

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga