Indonesia Bawa 10 Perusahaan Gim Lokal ke Gamescom 2025
21 August 2025 |
21:11 WIB
Indonesia kembali berpartisipasi dalam pameran dagang video game terbesar di dunia, Gamescom 2025. Berlangsung di Cologne, Jerman, sebanyak 10 perusahaan gim lokal menjadi delegasi dalam acara yang mempertemukan developer dan publisher tingkat global tersebut.
Tepatnya sebanyak 9 perusahaan gim dan satu situs web gim yang hadir dalam ajang ini. Keterlibatan Indonesia dalam Gamescom 2025 dianggap menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekosistem gim nasional sekaligus memperluas akses pasar global.
Adapun perusahaan pengembang gim yang menjadi peserta Gamescom 2025 diantaranya Agate, Busy Beaver, Digital Happiness, Gambir Studio, GU Studio, Kumagema Studio, Rizero Studio, Separuh Interactive, dan SLAB. Sementara situs gaming yang hadir yaitu Lapak Gaming.
Menteri Ekonomi Kreatif (Menteri Ekraf) Teuku Riefky Harsya mengatakan, partisipasi di Gamescom 2025 membuka peluang besar untuk menjalin jejaring internasional, memperluas pasar ekspor, dan menarik minat investasi. "Momentum ini harus dimanfaatkan untuk memperkuat fondasi industri gim nasional yang berdaya saing, inklusif, dan berkelanjutan,” ujarnya, dikutip Hypeabis.id, Kamis (21/8/2025).
Riefky meneyebut, pertumbuhan industri gim menunjukkan tren positif. Saat ini terdapat lebih dari 150 juta pemain aktif, sebagian besar di platform mobile.
Industri ini juga menyerap lebih dari 180 ribu tenaga kerja dengan nilai pasar mencapai Rp 30 triliun atau setara 1,9 miliar dolar AS pada 2024. "Angka tersebut menempatkan Indonesia sebagai pasar gim terbesar di Asia Tenggara dan peringkat 15 dunia," tuturnya.
Oleh karena itu, Kementerian Ekraf menegaskan komitmennya untuk terus mendukung penguatan ekosistem gim nasional, termasuk melalui kebijakan dan regulasi yang berpihak pada pelaku industri. Menurut Riefky, penyusunan kebijakan berbasis data sangat penting agar arah pengembangan industri lebih tepat sasaran.
Dia berharap para pelaku industri dapat menyampaikan hasil pertemuan bisnis dan masukan strategis. Data dan rekomendasi ini katanya akan menjadi pijakan bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan yang lebih responsif dan mendukung pertumbuhan industri gim nasional.
Dalam kesempatan itu, Menteri Ekraf Teuku Riefky juga mengundang perusahaan gim Jerman untuk hadir dalam Indonesia Game Developer eXchange (IGDX) yang akan diselenggarakan di Bali pada 9–11 Oktober 2025. Ajang ini diharapkan menjadi sarana kolaborasi strategis sekaligus memperkenalkan potensi ekosistem gim Indonesia kepada dunia
Pada tahun lalu, 10 perusahaan gim lndonesia yang ikut serta dalam Gamescom 2024 adalah Agate, Berangin Creative, Fat Raccoon Games, Frame Rats Digital. Kemudian, Gambir Studio, Gingersun, Glory Jam, Klapanom, Niji Games, dan Plexus Studio & Oray Studio.
Baca juga: Daftar Pemenang Bafta Games Awards 2025, Astro Bot Borong 5 Piala
Baca juga: Daftar Pemenang Bafta Games Awards 2025, Astro Bot Borong 5 Piala
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.