Dampak Gempa Bekasi, Operasional Commuter Line Berhenti Sementara
20 August 2025 |
20:36 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mencatat gempa terjadi di Bekasi, Jawa Barat, dengan kekuatan 4,9 skala Ritcher. Gempa yang terasa hingga beberapa daerah di sekitarnya ini membuat perjalanan kereta commuter lintas Cikarang berhenti sementara.
Kereta rel listrik lintas Cikarang yang dinaiki Hypeabis.id harus berhenti sebelum stasiun Klender Baru karena belum mendapatkan sinyal untuk jalan. Dalam keterangan masinis kepada pelanggan, kereta menunggu sinyal jalan lantaran terjadi gempa yang cukup kencang.
Baca juga: Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Bekasi, Terasa Sampai Jakarta dan Sekitarnya
Akibat gempa tersebut, kereta commuter mengalami berhenti luar biasa. Kereta akan jalan ketika jalur dinyatakan aman untuk dilalui. "Kami memohon maaf," demikian bunyi pengumuman.
Pada saat ini, masinis menunggu informasi jalur sudah aman untuk dilalui sebelum kereta bisa diberangkatkan kembali.
Dalam informasi yang disampaikan kepada penumpang, gempa bumi berkekuatan 4,9 skala ritcher terjadi di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Lewat akun X, BMKG menginformasikan bahwa gempa berkekuatan 4,9 skala ritcher terjadi pada pukul 19.54.55 WIB. Lokasi gempa terjadi di 6.48LS, 107.24BT atau 14 kilometer tenggara nggara Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. BMKG juga menyebutkan bahwa kedalaman gempa 10 Kilometer.
Sementara itu VP Corporate Communication PT Kereta Commuter Indonesia Joni Martinus mengatakan bahwa petugas sedang melakukan pemeriksaan di sepanjang lintasan operasional commuter line pada saat ini setelah terjadi gempa.
"Untuk memastikan kondisi baik sarana maupun prasarananya karena faktor keamanan menjadi hal yang paling utama," ujarnya.
Dia mengatakan akan mengupdate kembali info selanjutnya terkait dengan operasional commuter line setelah terjadi gempa bumi di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Kereta rel listrik lintas Cikarang yang dinaiki Hypeabis.id harus berhenti sebelum stasiun Klender Baru karena belum mendapatkan sinyal untuk jalan. Dalam keterangan masinis kepada pelanggan, kereta menunggu sinyal jalan lantaran terjadi gempa yang cukup kencang.
Baca juga: Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Bekasi, Terasa Sampai Jakarta dan Sekitarnya
Akibat gempa tersebut, kereta commuter mengalami berhenti luar biasa. Kereta akan jalan ketika jalur dinyatakan aman untuk dilalui. "Kami memohon maaf," demikian bunyi pengumuman.
Pada saat ini, masinis menunggu informasi jalur sudah aman untuk dilalui sebelum kereta bisa diberangkatkan kembali.
#Gempa Mag:4.9, 20-Aug-2025 19:54:55WIB, Lok:6.48LS, 107.24BT (14 km Tenggara KAB-BEKASI-JABAR), Kedlmn:10 Km #BMKG
— BMKG (@infoBMKG) August 20, 2025
Disclaimer:Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data pic.twitter.com/8kzHj1EhVI
Dalam informasi yang disampaikan kepada penumpang, gempa bumi berkekuatan 4,9 skala ritcher terjadi di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Lewat akun X, BMKG menginformasikan bahwa gempa berkekuatan 4,9 skala ritcher terjadi pada pukul 19.54.55 WIB. Lokasi gempa terjadi di 6.48LS, 107.24BT atau 14 kilometer tenggara nggara Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. BMKG juga menyebutkan bahwa kedalaman gempa 10 Kilometer.
Sementara itu VP Corporate Communication PT Kereta Commuter Indonesia Joni Martinus mengatakan bahwa petugas sedang melakukan pemeriksaan di sepanjang lintasan operasional commuter line pada saat ini setelah terjadi gempa.
"Untuk memastikan kondisi baik sarana maupun prasarananya karena faktor keamanan menjadi hal yang paling utama," ujarnya.
Dia mengatakan akan mengupdate kembali info selanjutnya terkait dengan operasional commuter line setelah terjadi gempa bumi di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.