Ilustrasi orang mengenakan tas ransel. (Sumber gambar: Freepik)

Tas Ransel Terlalu Berat Bisa Ganggu Postur hingga Saraf, Ini Tips Pencegahannya

19 August 2025   |   07:33 WIB
Image
Aisyah Putri Maulidina Mahasiswa Universitas Padjadjaran

Tas ransel kerap digunakan oleh banyak orang, terutama para pekerja yang merasa lebih nyaman menggunakan tas ransel saat perjalanan pulang dan pergi bekerja. Namun, masih banyak orang yang tidak sadar bahwa penggunaan tas ransel dengan muatan yang terlalu berat akan berbahaya untuk tubuh.

Melansir Well-Balanced Family Chiropractic, penggunaan tas ransel dengan muatan yang terlalu berat ternyata bisa membawa dampak kesehatan yang cukup serius jika dilakukan terus-menerus. Masalah yang paling umum terjadi adalah sakit punggung.

Baca juga: Begini Cara Jitu Mengatasi Nyeri Punggung dan Pinggang yang Jadi Keluhan Anak Kantoran

Beban berat yang ditopang setiap hari akan menimbulkan rasa nyeri dan ketidaknyamanan, bahkan bisa berkembang menjadi masalah kronis bila dibiarkan tanpa penanganan. Selain itu, postur tubuh juga bisa ikut berubah. Untuk mengimbangi berat tas, seseorang cenderung membungkuk ke depan atau miring ke salah satu sisi, sehingga perlahan-lahan postur tubuh menjadi buruk dan terlihat tidak seimbang. Kondisi ini bukan hanya berdampak pada penampilan, tetapi juga pada kesehatan tulang dan otot jangka panjang.

Tak berhenti di situ, beban ransel yang terlalu berat juga membuat otot-otot di bahu, leher, dan punggung harus bekerja lebih keras. Akibatnya, timbul ketegangan otot yang membuat tubuh terasa pegal, kaku, bahkan bisa memicu sakit kepala karena area leher dan bahu terus-menerus dalam kondisi tegang. Dalam kasus tertentu, tekanan ransel yang berat dapat memengaruhi saraf pada lengan dan tangan.

Hal ini biasanya ditandai dengan rasa kesemutan atau bahkan mati rasa yang tentu saja mengganggu aktivitas sehari-hari. Lebih jauh lagi, tulang belakang juga bisa ikut terdampak. Posisi beban yang tidak seimbang dan berlebihan berpotensi membuat tulang belakang bergeser keluar dari posisi sejajarnya. Jika hal ini tidak segera diperbaiki, maka bisa menimbulkan masalah kesehatan yang jauh lebih serius di kemudian hari.

Berbagai dampak kesehatan fisik maupun saraf dapat terganggu jika penggunaan tas ransel dengan beban yang terlalu berat dilakukan secara rutin dalam jangka waktu yang lama. Sebelum mengalami isu kesehatan di atas, anda dapat melakukan pencegahan dengan cara-cara seperti berikut:

- Pilih ransel yang tepat
Sebelum membeli ransel, pilihlah ransel yang dilengkapi tali bahu yang empuk, jika perlu pilih jenis tas ransel yang juga memiliki sabuk pinggang untuk mendukung keseimbangan tubuh dalam membawa beban berat.
- Kemas barang secukupnya
Jika menggunakan tas ransel untuk bekerja, anda dapat memilih barang-barang yang paling diperlukan untuk dibawa. Tinggalkan barang-barang pendukung di kantor agar tidak sulit bolak-balik membawa barang tersebut setiap hari.
- Distribusikan beban berat dengan merata
Hal ini dapat dilakukan dengan mengenakan kedua tali bahu tas ransel sekaligus sabuk pinggang tambahan untuk mendistribusikan beban berat secara merata ke seluruh tubuh anda.
- Atur tata letak barang di Tas
Anda dapat meletakkan barang paling berat di dekat punggung untuk meminimalkan ketegangan.
- Rutin olahraga
Lakukan berbagai jenis olahraga yang mendukung untuk melatih tubuh anda menahan beban ransel yang dibawa.

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News) 

SEBELUMNYA

Cek Deretan Anime Ufotable, Rumah Produksi Demon Slayer: Infinity Castle

BERIKUTNYA

Bingung Pilih Tumbler? Cek Rekomendasi Tumbler Lokal Stylish dan Fungsional

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga