Penyanyi Teddy Adhitya (Sumber gambar: Hypeabis/Abdurachman)

Teddy Aditya Tampil Memukau di The 48th JGTC Margocity Jazz Night Depok

17 August 2025   |   08:30 WIB
Image
Chelsea Venda Jurnalis Hypeabis.id

Like
Penyanyi Teddy Aditya berhasil memikat penonton saat tampil dalam The 48th JGTC Margocity Jazz Night di Plaza The Margo Hotel, Depok, Sabtu (16/8/2025) malam. Dalam penampilanya kali ini, Teddy tak sendiri. Dia membawakan lagu-lagu hitnya dalam format yang berbeda bersama JGTC Community, salah satu program JGTC yang mewadahi talenta jazz muda, khususnya mahasiswa untuk tampil di panggung-panggung profesional.

Penyanyi berpenampilan rapi dengan kemeja cokelat dan celana hitam itu naik ke panggung pukul 20.35 WIB. Teddy memilih lagu 'Let Me' untuk membuka penampilannya, yang langsung membangkitkan atmosfer jazz kuat meski lagu tersebut bertempo pelan.

Baca Juga: Menikmati Keseruan The 48th JGTC Margocity Jazz Night di Depok

Suasana konser langsung hidup. Setlist yang dipersiapkan Teddy tampak dirancang cermat. Sedari awal, dia menyeimbangkan hits populer dengan lagu-lagu bernuansa mellow yang membuat dinamika pertunjukannya asyik diikuti.
 

Penyanyi Teddy Adhitya (Sumber gambar: Hypeabis/Abdurachman)

Penyanyi Teddy Adhitya (Sumber gambar: Hypeabis/Abdurachman)


Setelah Let Me, Teddy membawakan Sumpah Mati dan Won’t Hurt You Tonight yang makin membuat penonton terbawa nuansa emosional. Secara khusus, dia juga membawalan lagu Bayangkan Ku Hilang, single baru yang dirilis Juli 2025 lalu.

"Halo semua, saya Teddy Adhitya. Tepuk tangan dong buat JGTC community. Kita gak latihan sebenarya, tapi mainnya rapi banget," ucap Teddy.

Teddy kemudian melanjutkan penampilannya dengan membawakan Masa Depan dan Kembalikanku. Momen kejutan terjadi saat Teddy membawakan “Why Would I Be”, lagu yang tidak ada di setlist.

Namun, lagu tersebut dibawakan setelah ada permintaan spontan dari penonton. Kemudian, lagu-lagu populernya yang lain, Just You dan Wonderland juga turut dibawakan dengan di panggung ini.

Secara keseluruhan, penampilan Teddy Aditya adalah perpaduan yanh menarik antara vokal yang memikat, act out panggung yang natural, dan kemampuan berinteraksi dengan penonton yang baik. Tak jarang, Teddy juga tak sungkan mengekspresikan lirik lagu melalui gerakan tubuh hingga berdansa ringan di atas panggung.

Pentasnya juga terbilang hidup karena Teddy senang bercerita saat jeda lagu. Di hadapan penonton, dia membahas mulai dari asal lagu hingga hal-hal ringan, termasuk komentar tentang kondisi Indonesia dan bendera One Piece
 

Penyanyi Teddy Adhitya (Sumber gambar: Hypeabis/Abdurachman)

Penyanyi Teddy Adhitya (Sumber gambar: Hypeabis/Abdurachman)


Penampilannya di The 48th JGTC Margocity Jazz Night kemudian ditutup dengan satu lagu hit lain darinya, yakni Langit Favoritku. Para penonton pun mengganjarnya dengan tepuk tangan meriah saat Teddy pamit, tanda penampilannya berkesan.

The 48th JGTC Margocity Jazz Night merupakan pre-event dari Jazz Goes to Campus (JGTC) 2025, festival jazz tertua di Indonesia yang digelar oleh mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia. Acara festival utamanya sendiri akan berlangsung pada 9 November 2025 di FEB UI Campus Ground, Depok.

Teddy juga akan kembali tampil di festival tersebut. Selain itu, sejumlah musisi kenamaan lain juga akan memeriahkan festival, di antaranya Adikara, Monita Tahalea, Rahmania Astrini, Teza Sumendra, Matthew Sayersz, hingga Lomba Sihir. Festival ini juga akan menghadirkan penampilan khusus Tribute to Stevie Wonder oleh Barry Likumahuwa & The Rhythm Service bersama Rega Dauna dan Indra Dauna.

Baca Juga: Menemukan Makna Indonesia dari Alunan Jazz Sri Hanuraga

SEBELUMNYA

Tapak Tilas Proklamasi Kembali Digelar, Ajak Generasi Muda Kenang Perjuangan Kemerdekaan

BERIKUTNYA

Menbud Fadli Zon Beberkan Alasan Buku Sejarah Indonesia Batal Rilis 17 Agustus 2025

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga