7 Cara Bikin Kamar Tetap Wangi dan Tidak Bau Apek
13 August 2025 |
22:00 WIB
Kamar tidur merupakan salah satu ruangan yang penting dalam rumah. Setiap orang akan mencari kenyamanan di kamar tidur untuk beristirahat dan relaksasi setelah seharian beraktivitas. Salah satu cara untuk menciptakan kenyamanan di kamar tidur ialah dengan memastikan ruangannya tetap wangi dan terhindar dari bau apek.
Udara yang segar dan wangi tentunya akan membuat penghuni rumah nyaman, sehingga bisa rileks menghabiskan waktu istirahat di kamar tidur. Sebaliknya, jika kamar tidur banyak debu dan bau apek tidak cuma mengganggu kenyamanan tapi juga bisa memicu berbagai masalah kesehatan, seperti alergi, sakit kepala hingga gangguan pernapasan.
Baca juga: 5 Barang yang Sebaiknya Jangan Ada di Kamar Tidur, Biar Istirahat Nyaman dan Tenang
Oleh karena itu, penting untuk membuat kamar tidur tetap wangi dan terhindar dari bau apek. Berikut adalah beberapa caranya sebagaimana dihimpun dari Homes & Gardens dan The Spruce.
Ventilasi menjadi elemen penting yang harus hadir di kamar tidur, untuk membuat sirkulasi udara di ruangan terjaga. Untuk membuat udara di kamar tidur tetap bersih dan segar, buka lah jendela secara rutin. Biarkan sinar matahari dan udara masuk ke dalam kamar, yang dapat meningkatkan suasana hati dan energi.
Pakar kebersihan Beth McCallum mengatakan penting juga untuk memeriksa tingkat kelembapan di kamar tidur. Usahakan tingkat kelembapan kamar harus di bawah 55 persen dengan memastikan ventilasi yang baik. Jika tingkat kelembapan terlalu tinggi, dapat menyebabkan jamur, bakteri, dan bau tak sedap.
"Membuka jendela adalah cara gratis dan mudah untuk menyegarkan ruangan dan menghilangkan bau. Jika kalian tidak dapat membuka jendela karena cuaca, gunakan dehumidifier," katanya.
Sprei yang bersih dan lembut juga bisa membuat kamar terasa nyaman. Oleh karena itu, penting untuk membersihkan tempat tidur dan mencuci seprai setidaknya seminggu sekali. Jika kalian punya hewan peliharaan, disarankan untuk membersihkannya lebih sering untuk terhindar dari alergi.
Selain itu, ganti sarung bantal dua hari sekali agar kamar tetap wangi dan kesehatan kulit tetap terjaga. Jika jarang dicuci, seprai bisa menyerap banyak minyak dan cairan tubuh serta partikel kulit yang mengelupas setiap malam, sehingga seprai akan bau apek.
Untuk kenyamanan terbaik, gunakan sprei berkualitas tinggi dengan tingkat sirkulasi udara yang baik. Sprei ini tidak hanya memberikan nuansa mewah, tetapi juga melancarkan sirkulasi udara sehingga mencegah bau tak sedap sehingga tetap nyaman dipakai.
Tak hanya sprei, penting juga untuk membersihkan kasur secara rutin. Manajer Operasional di Super Cleaning Service, Elizabeth Shields, mengatakan membersihkan kasur merupakan kunci untuk menghilangkan bau tak sedap di kamar dan menjadi salah satu cara cepat untuk membuat kamar tetap bersih.
"Menyedot debu kasur dan bantal menggunakan alat tambahan untuk membersihkan pelapis adalah tugas yang sering kali diabaikan, tetapi sangat efektif dalam menghilangkan debu dan bau," ujarnya.
Membersihkan debu di ruangan memang susah-susah gampang. Kalian bisa menggunakan beberapa peralatan seperti kemoceng, penyedot debu, dan pembersih udara untuk menghilangkan debu sebanyak mungkin sehingga kamar bersih dan terasa nyaman.
Pastikan untuk membersihkan debu di semua permukaan kamar, termasuk kipas di langit-langit ruangan dan lampu. Pakai pembersih udara juga untuk menyaring kotoran dan alergen untuk hasil yang maksimal.
Karpet memang bisa menambah kenyamanan di kamar tidur. Tetapi, karpet juga menjadi tempat bertumbuhnya bakteri, jamur, serbuk sari, dan kotoran dari kaki dan sepatu. Seiring waktu, kotoran yang tertinggal dapat menimbulkan bau tak sedap di kamar. Oleh karena itu, penting untuk memastikan karpet terhindar dari bau apek.
Alih-alih menggunakan bahan kimia, kalian bisa menggunakan soda kue untuk menghilangkan bau pada karpet. Caranya, taburkan seluruh permukaan karpet dengan soda kue lalu diamkan setidaknya selama satu jam. Setelah itu, sedot bubuk soda kue dengan penyedot debu untuk menghilangkan bau pada karpet.
Pakar Kebersihan Elizabeth Shields mengatakan aroma produk pembersih dapat memberi dampak besar pada aroma akhir ruangan. Oleh karena itu, penting untuk menggunakan produk pembersih beraroma alami misalnya ketika mengepel lantai, agar menciptakan aroma ringan, tidak terlalu kuat atau memicu alergi.
"Untuk produk pembersih, pilihlah yang organik dan alami karena dapat membersihkan tanpa meninggalkan bau kimia. Anda juga dapat membuat semprotan pembersih sendiri menggunakan air, cuka putih, dan beberapa tetes minyak esensial untuk pembersih alami yang tidak mahal," ujarnya.
Untuk membantu menambahkan aroma segar ke dalam ruangan, disarankan untuk menggunakan minyak esensial alih-alih pengharum ruangan beraroma buatan seperti yang terpasang secara elektrik ataupun aerosol. Menurut pakar kebersihan Muffetta Krueger, bahan-bahan tersebut dapat memicu alergi atau bau yang terlalu kuat.
Sebagai gantinya, gunakan diffuser minyak esensial dengan aroma lembut seperti jeruk, lavender, atau pepermin yang dapat menciptakan suasana menenangkan. Pastikan untuk menggunakan minyak esensial yang ramah untuk penderita alergi.
"Pilihlah aroma alami yang lembut seperti lavender atau ranting eukaliptus kering. Ini bisa menambahkan aroma yang menyenangkan tanpa membuat penghuni rumah tidak nyaman karena aroma yang kuat," ujarnya.
Baca juga: 8 Kebiasaan Kecil yang Bikin Rumah Jadi Berbau Tak Sedap
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Udara yang segar dan wangi tentunya akan membuat penghuni rumah nyaman, sehingga bisa rileks menghabiskan waktu istirahat di kamar tidur. Sebaliknya, jika kamar tidur banyak debu dan bau apek tidak cuma mengganggu kenyamanan tapi juga bisa memicu berbagai masalah kesehatan, seperti alergi, sakit kepala hingga gangguan pernapasan.
Baca juga: 5 Barang yang Sebaiknya Jangan Ada di Kamar Tidur, Biar Istirahat Nyaman dan Tenang
Oleh karena itu, penting untuk membuat kamar tidur tetap wangi dan terhindar dari bau apek. Berikut adalah beberapa caranya sebagaimana dihimpun dari Homes & Gardens dan The Spruce.
1. Rutin Membuka Jendela
Ventilasi menjadi elemen penting yang harus hadir di kamar tidur, untuk membuat sirkulasi udara di ruangan terjaga. Untuk membuat udara di kamar tidur tetap bersih dan segar, buka lah jendela secara rutin. Biarkan sinar matahari dan udara masuk ke dalam kamar, yang dapat meningkatkan suasana hati dan energi.Pakar kebersihan Beth McCallum mengatakan penting juga untuk memeriksa tingkat kelembapan di kamar tidur. Usahakan tingkat kelembapan kamar harus di bawah 55 persen dengan memastikan ventilasi yang baik. Jika tingkat kelembapan terlalu tinggi, dapat menyebabkan jamur, bakteri, dan bau tak sedap.
"Membuka jendela adalah cara gratis dan mudah untuk menyegarkan ruangan dan menghilangkan bau. Jika kalian tidak dapat membuka jendela karena cuaca, gunakan dehumidifier," katanya.
2. Mencuci Sprei
Sprei yang bersih dan lembut juga bisa membuat kamar terasa nyaman. Oleh karena itu, penting untuk membersihkan tempat tidur dan mencuci seprai setidaknya seminggu sekali. Jika kalian punya hewan peliharaan, disarankan untuk membersihkannya lebih sering untuk terhindar dari alergi.Selain itu, ganti sarung bantal dua hari sekali agar kamar tetap wangi dan kesehatan kulit tetap terjaga. Jika jarang dicuci, seprai bisa menyerap banyak minyak dan cairan tubuh serta partikel kulit yang mengelupas setiap malam, sehingga seprai akan bau apek.
Untuk kenyamanan terbaik, gunakan sprei berkualitas tinggi dengan tingkat sirkulasi udara yang baik. Sprei ini tidak hanya memberikan nuansa mewah, tetapi juga melancarkan sirkulasi udara sehingga mencegah bau tak sedap sehingga tetap nyaman dipakai.
3. Membersihkan Kasur
Tak hanya sprei, penting juga untuk membersihkan kasur secara rutin. Manajer Operasional di Super Cleaning Service, Elizabeth Shields, mengatakan membersihkan kasur merupakan kunci untuk menghilangkan bau tak sedap di kamar dan menjadi salah satu cara cepat untuk membuat kamar tetap bersih."Menyedot debu kasur dan bantal menggunakan alat tambahan untuk membersihkan pelapis adalah tugas yang sering kali diabaikan, tetapi sangat efektif dalam menghilangkan debu dan bau," ujarnya.
4. Bersihkan Debu di Kamar
Membersihkan debu di ruangan memang susah-susah gampang. Kalian bisa menggunakan beberapa peralatan seperti kemoceng, penyedot debu, dan pembersih udara untuk menghilangkan debu sebanyak mungkin sehingga kamar bersih dan terasa nyaman.Pastikan untuk membersihkan debu di semua permukaan kamar, termasuk kipas di langit-langit ruangan dan lampu. Pakai pembersih udara juga untuk menyaring kotoran dan alergen untuk hasil yang maksimal.
5. Menghilangkan Bau Karpet
Karpet memang bisa menambah kenyamanan di kamar tidur. Tetapi, karpet juga menjadi tempat bertumbuhnya bakteri, jamur, serbuk sari, dan kotoran dari kaki dan sepatu. Seiring waktu, kotoran yang tertinggal dapat menimbulkan bau tak sedap di kamar. Oleh karena itu, penting untuk memastikan karpet terhindar dari bau apek.Alih-alih menggunakan bahan kimia, kalian bisa menggunakan soda kue untuk menghilangkan bau pada karpet. Caranya, taburkan seluruh permukaan karpet dengan soda kue lalu diamkan setidaknya selama satu jam. Setelah itu, sedot bubuk soda kue dengan penyedot debu untuk menghilangkan bau pada karpet.
6. Gunakan Produk Pembersih Alami
Pakar Kebersihan Elizabeth Shields mengatakan aroma produk pembersih dapat memberi dampak besar pada aroma akhir ruangan. Oleh karena itu, penting untuk menggunakan produk pembersih beraroma alami misalnya ketika mengepel lantai, agar menciptakan aroma ringan, tidak terlalu kuat atau memicu alergi."Untuk produk pembersih, pilihlah yang organik dan alami karena dapat membersihkan tanpa meninggalkan bau kimia. Anda juga dapat membuat semprotan pembersih sendiri menggunakan air, cuka putih, dan beberapa tetes minyak esensial untuk pembersih alami yang tidak mahal," ujarnya.
7. Pakai Minyak Esensial
Untuk membantu menambahkan aroma segar ke dalam ruangan, disarankan untuk menggunakan minyak esensial alih-alih pengharum ruangan beraroma buatan seperti yang terpasang secara elektrik ataupun aerosol. Menurut pakar kebersihan Muffetta Krueger, bahan-bahan tersebut dapat memicu alergi atau bau yang terlalu kuat.Sebagai gantinya, gunakan diffuser minyak esensial dengan aroma lembut seperti jeruk, lavender, atau pepermin yang dapat menciptakan suasana menenangkan. Pastikan untuk menggunakan minyak esensial yang ramah untuk penderita alergi.
"Pilihlah aroma alami yang lembut seperti lavender atau ranting eukaliptus kering. Ini bisa menambahkan aroma yang menyenangkan tanpa membuat penghuni rumah tidak nyaman karena aroma yang kuat," ujarnya.
Baca juga: 8 Kebiasaan Kecil yang Bikin Rumah Jadi Berbau Tak Sedap
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.