Kopi. (Sumber: Unsplash/Nathan Dumlao)

Jadi Minuman Favorit, Kenali Efek Samping Konsumsi Kopi Berlebihan

13 August 2025   |   16:00 WIB
Image
Luh Muni Wiraswari Mahasiswa Universitas Padjadjaran

Apakah Genhype termasuk orang yang tidak bisa menjalani hari tanpa kopi? Rasanya, jika tidak menyeruput kopi sekali saja dalam sehari, seperti ada yang kurang. Menurut penelitian dalam Tarumanagara Medical Journal, kopi yang mengandung stimulan kafein paling banyak dikonsumsi di dunia.

Gaya hidup yang aktif serta tuntutan tugas dan pekerjaan memicu seseorang untuk mencari sumber energi alternatif yang cepat dalam keseharian. Kopi menawarkan pemenuhan kebutuhan ini. Di Indonesia sendiri, kopi menjadi minuman dengan kandungan kafein yang paling banyak dikonsumsi oleh remaja dan dewasa muda.

Baca juga: Berapa Lama Kafein Bertahan dalam Tubuh? Ketahui Durasi dan Faktor yang Mempengaruhinya

Selain meningkatkan energi dan membuat kita melek seharian, ternyata kafein juga memiliki beberapa manfaat bagi kesehatan. Mengonsumsi kafein dapat memberikan efek pada sistem metabolisme sehingga berjalan lebih cepat, bahkan juga dapat mengurangi risiko kondisi kronis, seperti diabetes, penyakit jantung, serta penyakit Alzheimer.

Mengonsumsi 400 mg kafein setiap harinya tidak menimbulkan dampak negatif bagi tubuh, tetapi kopi yang menggunakan gula berlebihan tentu akan memiliki efek samping yang tidak baik jika dikonsumsi terlalu sering. Selain itu, konsumsi kafein yang berlebihan (lebih dari 400 mg per hari) menimbulkan beberapa efek pada tubuh kita.


Serangan Panik dan Gangguan Tidur

Kafein memberikan lonjakan energi pada tubuh kita, tetapi juga menstimulasi hormon “fight or flight” alias adrenalin dan noradrenalin. Stimulasi ini dapat meningkatkan rasa cemas, gugup, stres, jantung yang berdegup-degup, hingga panic attack. 

Sleep Medicine Review pada 2023 juga mengatakan bahwa mengonsumsi kafein di siang hari dapat mengganggu waktu dan mengurangi kualitas tidur. Tidur yang tidak baik dapat menyebabkan rasa kantuk di siang hari sehingga kita bisa terjebak dalam siklus konsumsi kafein yang tidak sehat.


Penyerapan Nutrisi dan Kesehatan Gigi

Kafein mengandung zat tanin yang menghambat penyerapan zat besi, kalsium, vitamin B, dan zinc. Oleh karenanya, mengonsumsi kopi setelah makan tidak direkomendasikan agar serat-serat yang dibutuhkan oleh tubuh dapat diserap dengan baik. 

Minuman yang mengandung kafein juga dapat menodai gigi sehingga menyebabkan gigi terlihat berubah warna, biasanya kekuningan. Kafein yang memiliki kandungan asam juga dapat menimbulkan pengikisan pada enamel atau lapisan terluar gigi.
 

Ketidakseimbangan Hormon

Selain memicu hormon adrenalin dan noradrenalin, kafein juga memberikan dampak perubahan hormon estrogen pada perempuan produktif. Perubahan kadar estrogen dapat meningkatkan risiko penyakit endometriosis, kanker payudara, serta kanker ovarium. Kafein juga dapat memperburuk gejala menstruasi.

Tak hanya itu, asupan kafein juga berkaitan dengan penurunan hormon testosteron. Hormon ini ditemukan pada tubuh pria, juga pada perempuan meski kadarnya lebih sedikit. Hormon ini berperan amat penting dalam pertumbuhan otak, otot, dan tulang.

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News) 
 

SEBELUMNYA

Review Nobody 2: Sentuhan Brutal Timo Tjahjanto di Panggung Hollywood

BERIKUTNYA

Klaim Kode Promo Roblox Terbaru dan Cek Panduan Penukarannya

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: