Princess Mononoke. (Sumber foto: Studio Ghibli)

Princess Mononoke Tayang di Indonesia 27 Agustus 2025 dalam Format IMAX & 4K 2D

12 August 2025   |   10:15 WIB
Image
Yudi Supriyanto Jurnalis Hypeabis.id

Bagi para pencinta Studio Ghibli dan karya Hayao Miyazaki, inilah momen yang tidak boleh dilewatkan. Salah satu mahakarya klasik paling berpengaruh sang maestro, Princess Mononoke, akan kembali menghiasi layar lebar Indonesia. Kali ini, film epik fantasi yang pertama kali dirilis pada 1997 tersebut hadir dalam balutan format IMAX dan 4K 2D.

Kabar ini disampaikan melalui akun Instagram resmi @featpictures. “Princess Mononoke kembali ke layar lebar! Rasakan kembali mahakarya Hayao Miyazaki dalam format IMAX dan 4K 2D yang memukau. Tayang terbatas mulai 27 Agustus — jangan lewatkan kesempatan langka ini!,” tulis Feat Pictures.

Baca juga: Ghibli hingga Conjuring, 6 Film Lawas Kembali Hadir di Bioskop Indonesia Agustus 2025

Pengumuman tersebut langsung mendapat sambutan positif dari para penggemar film animasi di Tanah Air. Kolom komentar dipenuhi ungkapan antusiasme, banyak yang mengaku tak sabar untuk menyaksikan kembali film tersebut di bioskop.

Dirilis pertama kali pada 1997, Princess Mononoke disutradarai oleh Hayao Miyazaki dan diproduseri Toshio Suzuki, dengan durasi tayang 133 menit. Film ini menampilkan pengisi suara ternama seperti Yoji Matsuda, Yuriko Ishida, Yuko Tanaka, Kaoru Kobayashi, Masahiko Nishimura, Tsunehiko Kamijo, Akihiro Miwa, Mitsuko Mori, dan Hisaya Morishige.

Versi yang akan tayang kembali di Indonesia adalah remaster dari film aslinya, mempertahankan arahan sutradara serta pengisi suara asli.
 

Secara garis besar, cerita mengikuti perjalanan Ashitaka, seorang pangeran muda dari suku Ainu yang hampir punah. Ia terkena kutukan dari dewa babi hutan yang berubah menjadi iblis, memaksanya melakukan perjalanan ke barat untuk mencari obat.

Dalam perjalanannya, Ashitaka terseret dalam konflik antara penduduk Iron Town dan Putri Mononoke—seorang gadis yang dibesarkan oleh serigala raksasa. Putri Mononoke berjuang keras melindungi hutan tempat tinggalnya dari eksploitasi manusia.

Princess Mononoke dikenal sebagai salah satu karya paling ambisius Studio Ghibli, menggabungkan elemen fantasi epik dengan isu-isu lingkungan, moralitas, dan hubungan antara manusia dan alam.

Ketika dirilis, film ini menjadi salah satu film terlaris di Jepang dan mengubah peta perfilman animasi dunia, membuka jalan bagi karya-karya Ghibli selanjutnya seperti Spirited Away dan Howl’s Moving Castle.

Menurut laman IMDb, Princess Mononoke meraih berbagai penghargaan, termasuk Saturn Award dari Academy of Science Fiction, Fantasy & Horror Films untuk kategori Best Home Video Release. Film ini juga kerap dipuji karena kualitas animasinya yang detail, musik garapan Joe Hisaishi yang megah, dan narasi yang kompleks namun menyentuh.

Dengan kembalinya Princess Mononoke ke layar lebar dalam format IMAX dan 4K 2D, penonton di Indonesia berkesempatan menikmati kembali—atau bahkan untuk pertama kalinya—salah satu karya paling berpengaruh dalam sejarah animasi modern.

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News

SEBELUMNYA

The BFF Festival 2025 Hadirkan 200 Lebih Brand Kecantikan, Fashion, dan Parfum

BERIKUTNYA

Mau Jadi Petugas Damkar Jakarta? Ini Kuota, Gaji, dan Syarat Lengkapnya

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga