Belanja online sebagai salah satu kemungkinan yang dapat diketahui oleh Genhype (Sumber gambar/ilustrasi: Pexels/ Nataliya Vaitkevich)

Daftar Transaksi yang Kemungkinan Dapat Diintip Bank Indonesia Lewat Payment ID

11 August 2025   |   14:00 WIB
Image
Yudi Supriyanto Jurnalis Hypeabis.id

Payment ID merupakan sistem identitas transaksi nasional yang akan segera meluncur pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Indonesia, 17 Agustus 2025. Namun, sistem yang memiliki cita-cita untuk meningkatkan transparansi ini akan memantau segala aktivitas transaksi masyarakat di dalam negeri.

Dirangkum dari berbagai sumber, Payment ID akan berbentuk kode unik 9 karakter alfanumerik yang berasal dari nomor Induk Kependudukan atau NPWP. Namun, telah mengalami perubahan agar tidak menampilkan data pribadi secara langsung.

NIK atau NPWP itu akan mengalami proses hashing untuk menghasilkan kode unik tersebut. Proses ini memastikan bahwa identitas asli pengguna tetap terlindungi, karena hasil hash tidak dapat dikembalikan ke bentuk awal.

Baca Juga: Jurus Mal Menjaga Transaksi Tetap Tinggi di Tengah Fenomena Rohana dan Rojali

Kode unik tersebut akan menjadi identitas pembayaran tunggal bagi setiap orang untuk melakukan transaksi digital. Dengan begitu, pengguna yang melakukan transaksi keuangan dari berbagai platform akan terhubung dengan sistem Payment ID pada masa yang akan datang.

Dengan begitu, Bank Indonesia (BI) dapat memantau seluruh transaksi digital masyarakat dengan terintegrasinya beberapa platform tersebut. Berikut daftar transaksi masyarakat yang kemungkinan dapat diintip oleh BI lewat Payment ID.
 

Perbankan


Trasaksi pertama yang dapat terlihat oleh Bank Indonesia melalui sistem Payment ID adalah transaksi perbankan Genhype, seperti transfer, pemasukan, dan pengeluaran. Platform perbankan merupakan salah satu yang akan diintegrasikan dengan Payment ID. Tidak hanya itu, Bank Sentral juga dapat mengetahui jumlah rekening perbankan yang dimiliki oleh seseorang.
 

Multifinance


Transaksi lain yang dapat dilihat oleh Bank Sentral adalah riwayat pinjaman atau pembiayaan, seperti cicilan kredit kendaraan, elektronik, atau kredit konsumsi. Selain itu, Genhype yang memiliki pembiayaan perumahan seperti KPR juga dapat terlihat dengan sistem yang akan dirilis pada 17 Agustus 2025.
 

E-Wallet


Dompet digital atau e-wallet merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari masyarakat pada saat ini mengingat bayak transaksi pembayaran atau pembelian dapat dilakukannya melaluinya. Semua transaksi dengan dompet digital akan terlihat oleh Bank Indonesia dengan terintegrasinya platform tersebut dan Payment ID.
 

Judi online


Genhype yang kerap bermain judi secara daring juga dapat diketahui oleh Bank Sentral ketika deposit atau penarikan dana menggunakan metode pembayaran seperti transfer bank, kartu kredit atau debit, dan sebagainya yang dapat teridentifikasi dalam sistem pembayaran.
 

Belanja online


Aktivitas belanja secara daring atau belanja online juga menjadi salah satu kegiatan yang dapat diketahui oleh bank sentral ketika Genhype melakukan pembayaran melalui sistem yang telah terintegrasi dengan Payment ID. 

Baca Juga: Begini Cara Reaktivasi Rekening Bank yang Diblokir Sementara oleh PPATK
 

SEBELUMNYA

5 Pohon yang Tidak Merusak Bangunan dan Aman Ditanam di Pekarangan Rumah

BERIKUTNYA

Menyusuri Perjalanan Sastra di Media Massa dalam Pameran Ruang Sastra Bicara

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga