Ilustrasi bisnis kuliner (Sumber Foto: Freepik)

5 Ide Bisnis Kuliner Jelang HUT Ke-80 Republik Indonesia, Tumpeng Merah Putih sampai Kue Tradisional

08 August 2025   |   16:30 WIB
Image
Kintan Nabila Jurnalis Hypeabis.id

Menjelang perayaan HUT Ke-80 Kemerdekaan Indonesia, masyarakat di berbagai penjuru daerah mulai mengobarkan semangat merah putih. Setiap rumah mengibarkan bendera, jalanan dipenuhi umbul-umbul dan gapura yang dihias meriah. Tak hanya itu, beragam kegiatan lomba khas 17 Agustusan dan bazaar-bazaar kuliner mulai digelar.

Momen ini menjadi peluang emas bagi para pelaku usaha kuliner untuk menghadirkan menu bertema kemerdekaan yang tidak hanya lezat, tetapi juga menggugah rasa nasionalisme. Mulai dari hidangan tradisional hingga kreasi modern, beragam resep dapat diolah menjadi sajian spesial yang menarik perhatian dan meningkatkan penjualan di bulan Agustus.

Baca juga: 5 Ide Usaha Jelang Hari Kemerdekaan Indonesia, Bisnis Dekorasi sampai Katering

Berikut sejumlah ide bisnis makanan jelang HUT Ke-80 Kemerdekaan Indonesia.
 

1. Paket Tumpeng Merah Putih

Menjual tumpeng dalam tema kemerdekaan bisa menjadi peluang besar karena identik dengan perayaan dan kebersamaan. Nasi tumpeng dibuat dengan dua warna, merah dan putih, menggunakan pewarna alami seperti beras merah, beras putih, atau pewarna dari bit dan santan. Pelengkapnya bisa berupa ayam goreng, urap sayur, tempe orek, sambal goreng kentang, dan telur pindang.

Penjual dapat menawarkan ukuran kecil untuk keluarga atau ukuran besar untuk acara kantor dan lingkungan. Promosi bisa dilakukan dengan menonjolkan konsep “makan bersama untuk merayakan kemerdekaan” dan bonus dekorasi bendera mini di setiap paket.
 

2. Es Merah Putih

Minuman segar bertema merah dan putih akan menarik perhatian, terutama di cuaca panas bulan Agustus. Kombinasinya bisa berupa es kelapa muda dengan sirup rosella atau stroberi untuk warna merah, dan susu kental manis atau santan untuk warna putih.

Penyajian dalam gelas transparan dengan hiasan bendera kecil akan memperkuat nuansa 17 Agustusan. Target pasarnya luas, mulai dari anak sekolah, komunitas olahraga pagi, hingga pengunjung bazar kemerdekaan. Strategi penjualan yang efektif adalah menjual di lokasi acara lomba atau pawai.
 

3. Kue Kering Tema Kemerdekaan

Kue kering atau cupcake yang dihias dengan krim, fondant, atau cokelat bertema merah putih akan laris sebagai hantaran, suguhan tamu, atau hadiah lomba. Motifnya bisa berupa bendera Indonesia, angka “17”, atau ilustrasi pejuang kemerdekaan.

Bahan-bahan sederhana seperti buttercream, cream cheese, dan pewarna makanan aman bisa digunakan untuk membuat variasi visual yang menarik. Penjual juga bisa menawarkan kemasan khusus dengan pita merah putih untuk menambah kesan eksklusif.
 

4. Nasi Bakar atau Lontong Kemerdekaan

Nasi bakar atau lontong yang diberi sentuhan merah putih akan memberikan pengalaman unik. Nasi putih bisa dipadukan dengan isian ayam suwir pedas berwarna merah atau sambal teri kacang untuk memberi warna dan rasa berbeda di setiap gigitan.

Lontong merah putih dapat dibuat dengan membungkus beras putih dan beras merah atau beras putih yang diberi warna alami. Produk ini cocok dijual di acara perlombaan kampung, festival kuliner, atau stand di car free day. Daya tariknya adalah rasa khas nusantara yang dibungkus konsep tematik.
 

5. Cemilan Tradisional Kemerdekaan

Kerupuk, kue cubit, klepon, atau putu ayu bisa dikreasikan kembali dengan tema merah putih. Misalnya, klepon merah putih dengan isian gula merah dan taburan kelapa parut, atau putu ayu dengan lapisan merah dari sirup pandan rosella.

Cemilan ini selain terjangkau juga punya nilai nostalgia yang kuat sehingga cocok untuk memeriahkan lomba dan acara komunitas. Penjual dapat memanfaatkan momen dengan membuat paket hemat berisi aneka jajanan tradisional dalam kemasan cantik yang dihiasi ornamen kemerdekaan.

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News

SEBELUMNYA

Samsung Galaxy Buds Core, TWS Termurah dari Samsung Sudah Bisa Dibeli

BERIKUTNYA

Kisah Kendra Hilty dan Fenomena Transference dalam Proses Terapi

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga