Ilustrasi anak menggunakan tablet. (Sumber: Freepik)

Bukan Cuma Mata Lelah, Screen Time Berlebih Bisa Ganggu Jantung Anak

08 August 2025   |   15:20 WIB
Image
Luh Muni Wiraswari Mahasiswa Universitas Padjadjaran

Waktu yang dihabiskan untuk menonton video, scrolling media sosial, hingga bekerja di depan layar perangkat elektronik—alias screen time—tidak hanya memengaruhi kesehatan mental, tetapi juga berdampak pada kondisi fisik tubuh secara keseluruhan.

Aktivitas ini kerap dilakukan berjam-jam setiap hari, baik untuk hiburan maupun kebutuhan pekerjaan atau sekolah, sehingga tanpa disadari dapat memicu berbagai masalah kesehatan.

Baca juga: Bunda, Begini Kiat Tepat Mengatur Screen Time agar Kesehatan Mata Anak Terjaga

Riset terbaru yang dipublikasikan di Journal of the American Heart Association menemukan bahwa anak-anak dan remaja dengan durasi screen time lebih panjang memiliki risiko lebih tinggi mengalami penyakit kardiometabolik. Penyakit ini berkaitan dengan gangguan jantung, pembuluh darah, dan metabolisme tubuh, yang dapat berkembang seiring waktu jika kebiasaan tersebut tidak diimbangi dengan aktivitas fisik dan pola hidup sehat.

Riset ini mengumpulkan data tentang screen time dan waktu tidur yang dilaporkan sendiri oleh anak-anak dan remaja ataupun orang tua mereka. Data yang diperoleh lebih dari 1.000 partisipan ini dianalisis bersama data kesehatan kardiometabolik yang mengukur kadar kolesterol, kadar gula darah, lingkar pinggang, tekanan darah, serta resistensi insulin yang disesuaikan dengan jenis kelamin dan usia.

Setiap jam tambahan screen time dikaitkan dengan risiko kardiometabolik yang lebih tinggi. Semakin banyak screen time akan meningkatkan skor kardiometabolik yang lebih tinggi dengan deviasi standar sekitar 0,08 pada anak berusia 10 tahun dan 0,13 pada remaja berusia 18 tahun. Artinya, setiap anak yang memiliki screen time 3 jam lebih lama akan mendapatkan risiko seperempat hingga setengah lebih tinggi dari standar deviasi. 

Selain screen time yang berlebih, risiko juga akan meningkat pada anak yang memiliki waktu tidur lebih sedikit. Durasi tidur yang lebih pendek dan tidur lebih malam dapat memperkuat hubungan antara screen time dan risiko kardiometabolik. Anak-anak dan remaja yang kurang tidur menunjukkan risiko yang jauh lebih tinggi dengan durasi screen time yang sama. Selain itu, screen time bisa “mencuri” waktu tidur mereka.

Riset ini juga berhasil mendeteksi bagaimana perubahan metabolisme yang memvalidasi potensi dampak dari screen time. Hal ini berkaitan dengan potensi risiko kardiovaskular di usia dewasa. Oleh karenanya, membatasi screen time di masa anak-anak dan remaja akan berdampak baik pada kesehatan jantung dan metabolisme dalam jangka panjang.

Namun, jika mengurangi screen time dirasa sulit, ahli menyarankan bahwa fokus pada waktu tidur akan menjadi titik awal yang bisa dilakukan. Tidur lebih awal dengan waktu yang lebih lama mungkin akan menjadi awal yang baik untuk mengubah kebiasaan. Orang dewasa juga berperan penting dalam mengawasi screen time pada anak-anak dan remaja.

Orang dewasa bisa memulai dengan menjadi contoh dalam membimbing anak mendapatkan screen time yang sehat. Misalnya, kapan harus menggunakan alat elektronik dan kapan harus menyimpannya, serta menghindari multitasking saat menghabiskan waktu bersama anak.

Akan tetapi perlu diingat bahwa penelitian ini bersifat observasional yang hanya menunjukkan hubungan, bukan penelitian eksperimen yang dapat membuktikan sebab-akibat. Penelitian ini juga memiliki keterbatasan karena pengumpulan data screen time dan waktu tidur melalui laporan pribadi sehingga belum mencerminkan waktu akurat yang digunakan oleh partisipan.

Penelitian ini juga belum bisa membedakan antara screen time yang digunakan untuk keperluan pendidikan dengan screen time yang lebih pasif, seperti aktivitas di media sosial, bertukar pesan, bermain game, atau hiburan lainnya.

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News

SEBELUMNYA

Turis Bule Suka Naik Kereta Api di Indonesia, Ini Kota Tujuan Favoritnya

BERIKUTNYA

Samsung Galaxy Buds Core, TWS Termurah dari Samsung Sudah Bisa Dibeli

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga