ArtMoments Jakarta 2025 Resmi Dibuka, Hadirkan Karya New Master hingga Perupa Kontemporer Asia Tenggara
07 August 2025 |
21:28 WIB
Pameran seni ArtMoments Jakarta (AMJ) 2025 resmi dibuka pada hari ini, Kamis (7/8/2025). Salah satu bursa seni terbesar di Indonesia itu dihelat selama empat hari berturut-turut pada 7-10 Agustus 2025, di lokasi baru, yakni AGORA Exhibition Hall, kawasan Jakarta Pusat.
Ini merupakan gelaran ke-8 sejak ArtMoments Jakarta dihelat pertama kali pada 2018. Bursa seni rupa itu tahun ini juga akan menampilkan deretan karya dari galeri di dalam dan luar negeri, mulai dari karya seni modern, kontemporer, hingga new media art.
Baca juga: Gabungkan Seni & Sains, Heri Dono Buka Art Moments Jakarta 2024 dengan Performance Art
Co-Founder & Fair Director ArtMoments Jakarta, Sendy Widjaja mengatakan, AMJ kali ini dirancang dengan tajuk Restoration. Tema tersebut merupakan momen refleksi bersama seni rupa Indonesia, salah satunya dengan menghadirkan karya para maestro seni lukis modern Indonesia.
Salah satu sorotan utama dalam pameran ini adalah persembahan khusus untuk empat tokoh penting seni rupa modern Indonesia, yakni Sudjana Kerton, Ahmad Sadali, S. Sudjojono, dan Fadjar Sidik. Karya-karya para seniman tersebut dapat dinikmati di sejumlah galeri dengan tema yang beragam.
Sendy menjelaskan tahun ini pihaknya juga kembali menambah jumlah galeri yang mengikuti bursa seni ini, dari yang sebelumnya berjumlah 40, akan tetapi tahun ini menjadi 60 galeri. Dia berharap, gelaran AMJ kali ini juga dapat menyemarakkan pasar seni di Asia Tenggara.
"Kami berharap terus agar kualitas AMJ ini bisa terus meningkat, termasuk kuantitas galeri yang mengikuti serta kolektor di dalamnya," katanya dalam acara pembukaan AMJ 2025 di Jakarta, Kamis, (7/8/2025).
Sudjud menjelaskan, meski 2025 menjadi tahun yang menantang imbas adanya perang dan kondisi geopolitik global yang memanas. Oleh karena itu tema Restoration dapat mewakili keadaan tersebut, di mana seni rupa bisa memiliki peran penting terhadap realitas.
"Jadi dari tema Restorasi ini kita ingin menumbuhkan kepercayan masyarakat tentang banhsa kita sendiri. Misalnya dengan mengambil contoh seniman Sudjojono yang pada dekade 1940-an sudah berangkat ke Prancis belajar seni rupa," katanya.
Untuk meningkatkan partisipasi publik, pameran ini juga akan menghadirkan sesi khusus bertajuk "Art and Embodiment". Sesi ini akan membuka ruang dialog mengenai hubungan antara tubuh, memori, identitas, dan ekspresi bentuk. Program ini dirancang untuk mendorong pengalaman seni yang lebih terbuka dan mendalam.
Ada pula pameran khusus bertajuk NUDE: Sex, Gender & Eroticism in Indonesian Art akan menghadirkan kajian lintas generasi dan disiplin terhadap tubuh tanpa busana dalam budaya visual Indonesia. Dikuratori oleh Natasha Doroshenko Murray, pameran ini memecah batasan tabu dan mengundang percakapan yang berani.
Dari kancah internasional, ArtMoments Jakarta turut menampilkan karya seniman Filipina Gerardo Tan yang dihadirkan oleh Drawing Room Manila. Karya-karyanya yang pernah dipamerkan di Venice Biennale menunjukkan komitmen pameran ini dalam memperluas jangkauan wacana seni global.
Baca juga: Bursa Seni Art Moments Bali Libatkan 100 Seniman dari 15 Galeri Seni di Dalam & Luar Negeri
Ini merupakan gelaran ke-8 sejak ArtMoments Jakarta dihelat pertama kali pada 2018. Bursa seni rupa itu tahun ini juga akan menampilkan deretan karya dari galeri di dalam dan luar negeri, mulai dari karya seni modern, kontemporer, hingga new media art.
Baca juga: Gabungkan Seni & Sains, Heri Dono Buka Art Moments Jakarta 2024 dengan Performance Art
Co-Founder & Fair Director ArtMoments Jakarta, Sendy Widjaja mengatakan, AMJ kali ini dirancang dengan tajuk Restoration. Tema tersebut merupakan momen refleksi bersama seni rupa Indonesia, salah satunya dengan menghadirkan karya para maestro seni lukis modern Indonesia.
Salah satu sorotan utama dalam pameran ini adalah persembahan khusus untuk empat tokoh penting seni rupa modern Indonesia, yakni Sudjana Kerton, Ahmad Sadali, S. Sudjojono, dan Fadjar Sidik. Karya-karya para seniman tersebut dapat dinikmati di sejumlah galeri dengan tema yang beragam.
Sendy menjelaskan tahun ini pihaknya juga kembali menambah jumlah galeri yang mengikuti bursa seni ini, dari yang sebelumnya berjumlah 40, akan tetapi tahun ini menjadi 60 galeri. Dia berharap, gelaran AMJ kali ini juga dapat menyemarakkan pasar seni di Asia Tenggara.
"Kami berharap terus agar kualitas AMJ ini bisa terus meningkat, termasuk kuantitas galeri yang mengikuti serta kolektor di dalamnya," katanya dalam acara pembukaan AMJ 2025 di Jakarta, Kamis, (7/8/2025).

Pengunjung menikmati sejumlah karya yang dipamerkan di ArtMoments Jakarta 2025, Jakarta, Kamis (7/8/2025), di AGORA Exhibition Hall di Jakarta Pusat. (Sumber gambar: Hypeabis.id/Himawan L Nugraha)
Selaras, Artistic Director ArtMoments Jakarta Sujud Dartanto mengatakan, ArtMoments Jakarta 2025 akan menampilkan koleksi dari berbagai galeri dunia. Mereka, nantinya akan memacak beragam karya seni modern, kontemporer, dan seni media baru dalam bursa seni ini.
"Jadi dari tema Restorasi ini kita ingin menumbuhkan kepercayan masyarakat tentang banhsa kita sendiri. Misalnya dengan mengambil contoh seniman Sudjojono yang pada dekade 1940-an sudah berangkat ke Prancis belajar seni rupa," katanya.
Untuk meningkatkan partisipasi publik, pameran ini juga akan menghadirkan sesi khusus bertajuk "Art and Embodiment". Sesi ini akan membuka ruang dialog mengenai hubungan antara tubuh, memori, identitas, dan ekspresi bentuk. Program ini dirancang untuk mendorong pengalaman seni yang lebih terbuka dan mendalam.
Ada pula pameran khusus bertajuk NUDE: Sex, Gender & Eroticism in Indonesian Art akan menghadirkan kajian lintas generasi dan disiplin terhadap tubuh tanpa busana dalam budaya visual Indonesia. Dikuratori oleh Natasha Doroshenko Murray, pameran ini memecah batasan tabu dan mengundang percakapan yang berani.
Dari kancah internasional, ArtMoments Jakarta turut menampilkan karya seniman Filipina Gerardo Tan yang dihadirkan oleh Drawing Room Manila. Karya-karyanya yang pernah dipamerkan di Venice Biennale menunjukkan komitmen pameran ini dalam memperluas jangkauan wacana seni global.
Baca juga: Bursa Seni Art Moments Bali Libatkan 100 Seniman dari 15 Galeri Seni di Dalam & Luar Negeri
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.