Aktris Marissa Anita dalam A Normal Woman. (Sumber gambar: Netflix)

Penjelasan Ending Film A Normal Woman, Realita atau Mimpi Milla?

29 July 2025   |   20:28 WIB
Image
Luke Andaresta Jurnalis Hypeabis.id

A Normal Woman menjadi film yang kini tengah populer di Netflix. Film yang dibintangi Marissa Anita itu menduduki posisi nomor 1 dalam daftar Top 10 Movies in Indonesia. A Normal Woman unggul dari film-film lainnya dari berbagai negara yang tayang di layanan streaming asal AS tersebut.
 
Menurut data dari Flix Patrol per 29 Juli 2025, A Normal Woman berada di puncak daftar Top 10 Movies in Indonesia alias film-film Netflix yang paling banyak ditonton oleh pemirsa di Indonesia. Film besutan Lucky Kuswandi itu unggul dari beberapa film lainnya dari berbagai negara yang juga masuk dalam daftar.

Baca juga: Trending di Netflix, Simak 5 Fakta Menarik Film A Normal Woman
 
Mulai dari film Jepang Monster Island, film animasi Amerika Serikat KPop Demon Hunters, film Korea Selatan yang dibintangi Kang Ha-neul, Wall to Wall, hingga film thriller Jerman berjudul Brick.
 
Dari segi cerita, A Normal Woman berkisah tentang Milla (diperankan oleh Marissa Anita), seorang ibu rumah tangga dan sosialita yang hidup dalam kesempurnaan. Milla hidup bersama mertuanya, Liliana (Widyawati), seorang martriark yang memegang kendali di rumah sekaligus kehidupannya bersama sang suami, Jonathan (Dion Wiyoko).
 
Di balik kehidupannya yang mapan dan bergelimang harta, Milla perlahan tidak bisa lagi membendung tekanan demi tekanan yang dihadapinya. Hidupnya yang penuh tuntutan perlahan berdampak pada hidupnya baik secara fisik maupun mental. Hidupnya mulai goyah saat dia harus mengidap penyakit misterius yang tak bisa disembuhkan. 
 
Penyakit itu membuat kehidupan rumah tangga Milla dan Jonathan mulai retak. Begitu pun hubungannya dengan Liliana, sang mertua, yang semakin jauh. Perlahan diketahui bahwa penyakit yang dialami Milla berkaitan dengan masa lalunya yang gelap yang terus menghantui dirinya.
 
Saat kondisi tersebut mulai membuat hidupnya kacau, Milla harus mengungkap misteri di balik penyakit itu sebelum semuanya terlambat. Upayanya untuk memecahkan misteri justru membawanya semakin dalam ke masa lalunya yang kelam, dan karakter-karakter baru pun bermunculan menjawab beberapa pertanyaan sekaligus menciptakan lebih banyak pertanyaan lagi.
 

Still photo A Normal Woman. (Sumber gambar: Netflix)

Still photo A Normal Woman. (Sumber gambar: Netflix)

Catatan: tulisan di bawah ini mengandung spoiler!
 

Penjelasan Ending A Normal Woman

A Normal Woman menyuguhkan kisah drama psikologis yang kental dengan isu perempuan yang terkekang karena berbagai peran dalam hidupnya, standar kecantikan, hingga pencarian jati diri. Semua itu disimbolkan oleh karakter Milla sejak awal hingga akhir cerita.
 
Adegan terakhir A Normal Woman merupakan upaya pembebasan diri yang mendebarkan, saat Milla berusaha kabur dari kediaman keluarga Gunawan dan segala praktik represifnya. Namun, realitas pelariannya dipertanyakan karena sajian visual yang ditampilkan pada bagian akhir film. 
 
Kepergian Milla dibangun di atas serangkaian adegan intens, yang meninggalkan jejak darah dan air mata. Setelah sempat bersitegang dengan sang ibu, Novi (Maya Hasan), Milla mengucapkan selamat tinggal kepada putrinya, Angel (Mima Shafa), dengan penuh air mata dan berlari ke pintu dengan membawa tas berisikan pakaiannya.
 
Sebelumnya, diketahui bahwa dia berencana untuk melarikan diri bersama Hatta, pembantu di rumahnya, ke desa asalnya. Dalam adegan akhir, Milla terlihat naik ke mobil bak yang dikendarai Hatta dan bersembunyi di belakang mobil yang dipenuni tanaman dan bunga. Saat mobil perlahan pergi, Milla menghela napas lega, dan diperlihatkan gambaran kehidupannya di desa, dengan visual yang damai dan bebas.
 

Para pemeran A Normal Woman. (Sumber gambar: Netflix)

Para pemeran A Normal Woman. (Sumber gambar: Netflix)

Meski demikian, ending film tersebut masih menyisakan pertanyaan. Tidak diketahui pasti apakah visual yang dihadirkan merupakan kehidupan Milla di masa depan atau hanya fantasinya. Sebab, gambaran kehidupan desa yang ditampilkan terkesan imajinasi Milla semata, alih-alih menampilkan kisah yang nyata.
 
Dugaan itu juga semakin kuat dengan tidak adanya karakter-karakter lain dalam visual berlatar di desa tersebut. Hanya ada Milla dengan pakaian tradisional, yang tinggal di rumah bilik sederhana dan sesekali pergi ke sawah. Terlebih, tidak diperlihatkan dengan jelas bahwa Milla benar-benar keluar dari rumah.
 
Saat dia keluar dari rumah dan naik ke atas mobil, terdapat transisi putih total yang berlangsung selama beberapa saat. Dalam film, transisi semacam itu sering digunakan untuk menggambarkan karakter masuk ke dalam alam mimpi atau imajinasi. Selain itu, tidak terlihat pula Hatta dan Milla berinteraksi setelah dia keluar, dan posisinya berbaring di mobil justru disampaikan melalui transisi yang tiba-tiba.
 
Dengan semua tanda-tanda tersebut, muncul anggapan bahwa adegan penutup A Normal Woman masih menjadi bagian dari rangkaian halusinasi yang dihadapi Milla. Namun, di sisi lain, mengingat janji Hatta untuk menyelamatkannya, masih memungkinkan bahwa Milla benar-benar berhasil naik ke truk dan memulai hidup baru.
 


Selain Milla, beberapa karakter di A Normal Woman juga masih menyisakan tanda tanya. Belum diketahui tujuan Liliana dan Jonathan pergi dari rumah setelah Milla mengacaukan pesta ulang tahun di rumah, hingga menghancurkan bisnis yang dibangun oleh keluarga Gunawan. Liliana dan Jonathan terlihat pergi menggunakan mobil, namun tidak diketahui kemana perginya mereka, dan apakah keduanya meninggalkan rumah untuk selamanya.
 
Di sisi lain, tidak diketahui juga nasib Angel. Dalam adegan menjelang terakhir, Angel diketahui tidak ingin ikut dengan Milla untuk kabur dari rumah, dan meyakinkan ibunya bahwa dia bisa membangun hidupnya yang lebih baik. Namun, dengan kepergian Jonathan dan Milla, masih dipertanyakan remaja tersebut bisa hidup tanpa orang tua.
 
Lalu, karakter Erika (Gisella Anastasia), teman masa kecil Milla sekaligus makeup artist yang berniat masuk ke dalam keluarga Gunawan juga tidak diketahui kelanjutan kisahnya. Apakah dia berhasil merebut hati Jonathan dan Liliana? Atau dia kembali ke kehidupannya yang penuh tekanan ekonomi di sebuah apartemen sederhana di Jakarta?
 
Termasuk, karakter Novi, ibu dari Milla, yang tidak diketahui akhir kisahnya. Setelah bersitegang sebelum kepergian Milla dari rumah, Novi tampak pingsan. Setelah itu, tidak diketahui apakah dia akhirnya ikut dengan Milla atau kembali ke tempat tinggalnya dan kehidupannya yang hanya mengejar kesenangan materiil.

Baca juga: Sutradara Lucky Kuswandi Bangun Set Rumah di Film A Normal Woman dari Nol di Studio

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News

SEBELUMNYA

11 Pemain Timnas U-23 Indonesia yang Diterjunkan Melawan Vietnam di Piala AFF U-23 2025

BERIKUTNYA

Sejarah Pasar Taman Puring yang Eksis Sejak Tahun 1960

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga