Momen 123 Tahun Sekali, Cek Tur Eksklusif untuk Melihat Gerhana Matahari Total
23 July 2025 |
15:30 WIB
Gerhana matahari total terpanjang yang tidak akan terulang selama 123 tahun diprediksikan segera terjadi pada 2 Agustus 2027. Pada hari itu, bulan akan menutupi matahari selama 6 menit 23 detik yang membuat beberapa bagian bumi terlihat gelap.
Fenomena alam yang langka ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi orang-orang di seluruh dunia, terutama untuk mengamati serta mengeksplorasi sains dan astronomi, fotografi, bahkan bagi aspek pariwisata. Gerhana matahari akan dimulai dari Samudra Atlantik dan bergerak ke arah timur melewati Benua Eropa, Afrika, dan daerah di Timur Tengah.
Menurut Space, gerhana total hanya akan terlihat di beberapa belahan dunia, seperti beberapa area di Spanyol bagian Selatan, Afrika Utara, dan Semenanjung Arab. Libya dan Mesir diprediksi akan menjadi lokasi yang paling strategis untuk menikmati fenomena tersebut.
Baca juga: Daftar Fenomena Gerhana Sepanjang 2025, Kapan Jadwalnya di Indonesia?
Kemudian, gerhana akan berhenti di atas Samudra Hindia. Oleh karena itu, ada beberapa tempat yang tidak akan dilewati gerhana, seperti Asia Selatan dan Asia Timur, Australia, serta Amerika Utara dan Amerika Selatan. Sementara itu, beberapa wilayah kemungkinan besar dapat melihat gerhana matahari sebagian, misalnya di Berlin, London, Oslo, Paris, dan beberapa kota lain dengan persentase yang bervariasi.
Wilayah Indonesia tidak akan dilewati oleh gerhana matahari pada tahun 2027 nanti. Namun, apabila ingin melihat gerhana matahari total secara langsung, Genhype bisa melakukan perjalanan ke Luxor, Mesir. Luxor akan menjadi wilayah terpanjang yang terpapar gerhana matahari total, selama 6 menit 21 detik. Selain itu, ada beberapa tur yang menawarkan pengalaman melihat gerhana matahari total.
Astro Trails menawarkan ekspedisi gerhana matahari selama 9 hari, dimulai dari 27 Juli hingga 4 Agustus 2027. Tur seharga US$3.795 atau Rp61.858.500 per orang ini akan membawa Genhype menuju Kairo, seperti mengunjungi Piramida Giza dan Museum Grand Egyptian, berwisata ke Alexandria, El Alamein, dan War Cemeteries, serta tentunya menikmati gerhana matahari di Siwa Oasis.
Biaya yang dibayarkan untuk tur ini sudah termasuk layanan antar-jemput saat kedatangan dan keberangkatan dari Kairo, akomodasi selama tur dimulai hingga check-out, sarapan di hotel, biaya wisata lokal, dan kamar bersama yang akan diisi oleh dua orang dengan jenis kelamin sama. Informasi lebih lengkap dapat diakses di situs resmi Astro Trails.
Archaeological Paths menawarkan pengalaman mengeksplorasi Mesir bersama arkeolog dan tokoh-tokoh dalam bidang ilmu arkeologi. Tur ini akan mengajak Genhype untuk menelusuri the lost golden city di Aten yang telah berusia 3000 tahun. Kota kuno ini ditemukan oleh Zahi Hawass, arkeolog terkenal di dunia, dan mantan menteri pariwisata dan barang antik Mesir di tahun 2020.
Kota yang sebelumnya tertutup untuk wisatawan ini bisa kamu kunjungi dengan membayar US$13.985 atau Rp227.955.500 per orangnya. Tur mewah ini sudah termasuk kamar untuk dua orang. Jadi, selain melihat gerhana matahari total, Genhype juga bisa mengambil kesempatan untuk menjadi tamu VIP di kota yang hilang.
SEKEM memadukan keajaiban kuno dan astronomi melalui tur seharga Rp65.066.037. Tur selama 10 hari ini akan mengunjungi Piramida Kairo, museum hingga Oasis Bahariya, tempat untuk melihat gerhana matahari total. Selain itu, melalui tur ini, Genhype bisa mengunjungi Valley of the Golden Mummies yang terkenal.
Tur yang diinisiasi oleh SEKEM juga akan memperlihatkan bagaimana proyek pertanian dan pendidikan biodinamis yang telah diakui di Mesir. Melalui tur ini, Genhype juga akan mendapatkan pengalaman mengenai edukasi sustainability.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Fenomena alam yang langka ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi orang-orang di seluruh dunia, terutama untuk mengamati serta mengeksplorasi sains dan astronomi, fotografi, bahkan bagi aspek pariwisata. Gerhana matahari akan dimulai dari Samudra Atlantik dan bergerak ke arah timur melewati Benua Eropa, Afrika, dan daerah di Timur Tengah.
Menurut Space, gerhana total hanya akan terlihat di beberapa belahan dunia, seperti beberapa area di Spanyol bagian Selatan, Afrika Utara, dan Semenanjung Arab. Libya dan Mesir diprediksi akan menjadi lokasi yang paling strategis untuk menikmati fenomena tersebut.
Baca juga: Daftar Fenomena Gerhana Sepanjang 2025, Kapan Jadwalnya di Indonesia?
Kemudian, gerhana akan berhenti di atas Samudra Hindia. Oleh karena itu, ada beberapa tempat yang tidak akan dilewati gerhana, seperti Asia Selatan dan Asia Timur, Australia, serta Amerika Utara dan Amerika Selatan. Sementara itu, beberapa wilayah kemungkinan besar dapat melihat gerhana matahari sebagian, misalnya di Berlin, London, Oslo, Paris, dan beberapa kota lain dengan persentase yang bervariasi.
Wilayah Indonesia tidak akan dilewati oleh gerhana matahari pada tahun 2027 nanti. Namun, apabila ingin melihat gerhana matahari total secara langsung, Genhype bisa melakukan perjalanan ke Luxor, Mesir. Luxor akan menjadi wilayah terpanjang yang terpapar gerhana matahari total, selama 6 menit 21 detik. Selain itu, ada beberapa tur yang menawarkan pengalaman melihat gerhana matahari total.
1. Siwa Oasis Eclipse bersama Astro Trails
Astro Trails menawarkan ekspedisi gerhana matahari selama 9 hari, dimulai dari 27 Juli hingga 4 Agustus 2027. Tur seharga US$3.795 atau Rp61.858.500 per orang ini akan membawa Genhype menuju Kairo, seperti mengunjungi Piramida Giza dan Museum Grand Egyptian, berwisata ke Alexandria, El Alamein, dan War Cemeteries, serta tentunya menikmati gerhana matahari di Siwa Oasis.Biaya yang dibayarkan untuk tur ini sudah termasuk layanan antar-jemput saat kedatangan dan keberangkatan dari Kairo, akomodasi selama tur dimulai hingga check-out, sarapan di hotel, biaya wisata lokal, dan kamar bersama yang akan diisi oleh dua orang dengan jenis kelamin sama. Informasi lebih lengkap dapat diakses di situs resmi Astro Trails.
2. Lost Golden City bersama Archaeological Paths
Archaeological Paths menawarkan pengalaman mengeksplorasi Mesir bersama arkeolog dan tokoh-tokoh dalam bidang ilmu arkeologi. Tur ini akan mengajak Genhype untuk menelusuri the lost golden city di Aten yang telah berusia 3000 tahun. Kota kuno ini ditemukan oleh Zahi Hawass, arkeolog terkenal di dunia, dan mantan menteri pariwisata dan barang antik Mesir di tahun 2020.Kota yang sebelumnya tertutup untuk wisatawan ini bisa kamu kunjungi dengan membayar US$13.985 atau Rp227.955.500 per orangnya. Tur mewah ini sudah termasuk kamar untuk dua orang. Jadi, selain melihat gerhana matahari total, Genhype juga bisa mengambil kesempatan untuk menjadi tamu VIP di kota yang hilang.
3. Mumi dan Sustainability bersama SEKEM
SEKEM memadukan keajaiban kuno dan astronomi melalui tur seharga Rp65.066.037. Tur selama 10 hari ini akan mengunjungi Piramida Kairo, museum hingga Oasis Bahariya, tempat untuk melihat gerhana matahari total. Selain itu, melalui tur ini, Genhype bisa mengunjungi Valley of the Golden Mummies yang terkenal. Tur yang diinisiasi oleh SEKEM juga akan memperlihatkan bagaimana proyek pertanian dan pendidikan biodinamis yang telah diakui di Mesir. Melalui tur ini, Genhype juga akan mendapatkan pengalaman mengenai edukasi sustainability.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.